Magnet dan Cara Membuat Magnet

By | August 13, 2017

Uraian materi yang diulas pada halaman ini adalah magnet dan cara membuat magnet sederhana yang terdiri atas 3 cara yaitu elektromagnet, menggosok, dan induksi. Pembahasan materi akan diawali dengan sejarah singkat magnet, karakteristik magnet, dan klasifikasi magnet.

Awalnya, orang Cina menggunakan batu bermuatan (magnet) sebagai alat penunjuk arah (kompas). Hal ini dikarenakan magnet memiliki dua kutub yaitu, kutub selatan dan kutub utara, dan kedua ujung magnet selalu menunjuk arah utara dan selatan.

Sekarang, magnet banyak dimanfaatkan untuk berbagai barang elektronik seperti mikrofon, telepon, dan lain sebagainya. Selanjutnya, mari kita simak materi mengenai magnet dan cara membuat magnet sederhana melalui pembahasan di bawah.

 

Magnet

Magnet merupakan jenis benda yang mampu menarik benda-benda di sekitarnya. Benda yang bersifat magnetik disebabkan adanya mineral Fe_{3}O_{4}. Mineral tersebut terdapat dalam batu-batuan di Magnesia. Kata magnet berasal dari sana, yaiu “magnesia” sebuah tempat di mana pertama kalinya ditemukan batu bermuatan.

Pada bagian awal, sebelumnya telah disinggung sejarah singkat mengenai sejarah magnet. Selanjutnya, materi yang akan disampaikan di sini adalah magnet dan cara membuat magnet sederhana. Ulasan materi pertama akan dimulai dari karakteristik magnet dan klasifikasi bahan magnet.

Banyak magnet yang sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari, dengan aneka bentuk yang beragam. Dari semua bentuk magnet yang kita jumpai, magnet memiliki karakteristi sediri. Karakteristik magnet dapat dilihat pada daftar berikut.

 
Karakteristik Magnet

    Magnet memiliki karakteristik atau sifat-sifat khusus. Beberapa sifat-sifat magnet dapat dilihat pada daftar berikut.

  1. Magnet memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan.
  2. Kutub-kutub sejenis tolak-menolak dan kutub-kutub tidak sejenis tarik-menarik.
  3. Dapat menarik benda logam tertentu.
  4. Gaya tarik magnet terbesar berada pada kutub-kutub magnet.

 
Klasifikasi bahan Magnetik
Berdasarkan daya tarik terhadap suatu benda, magnet dikelompokkan menjadi 3 (tiga) kelompok. Klasifikasi magnet dapat dilihat pada daftar berikut.

  1. Diamagnetik
    Bahan yang tidak dapat ditarik oleh magnet.
    Contoh: emas, bismuth, kayu, kertas
  2.  

  3. Ferromagnetik
    Karakteristik: bahan yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet.
    Contoh: besi, baja, nikel
  4.  

  5. Paramagnetik
    Karakteristik: bahan yang ditarik lemah oleh magnet.
    Contoh: platina, aluminium

 

Berdasarkan bahan peyusunnya, magnet dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu magnet keras dan magnet lunak. Simak uraian lebih lanjut pada pembahasan di bawah.

  1. Magnet Keras
    Karakteristik: sangat sukar dijadikan magnet tapi mampu menyimpan sifat magnetiknya dalam jangka waktu yang lama.
    Contoh: alcomax (logam paduan besi), baja
  2.  

  3. Magnet Lunak
    Karakteristik:lebih mudah dijadikan magnet tetapi sifat magnetiknya mudah hilang.
    Contoh: besi, numetal (logam campuran nikel)

 

Cara Membuat Magnet

Ada 3 cara yang dapat dilakukan untuk membuat magnet. Ketiga cara tersebut adalah elektromagnet, menggosok, dan induksi. Penjelasan lebih lanjut mengenai ketiga cara membuat magnet sederhana dapat disimak pada pembahasan di bawah.

  1. Elektromagnet
    Cara membuat magnet melalui elektromagnet dilakukan dengan mengaliri magnet dengan arus listrik DC/searah. Cara yang dilakukan dapat dilihat pada gambar di bawah.
     
    Cara Membuat Magnet Elektromagnet
     

    Arus listrik mengalir dari kutub positif (+) ke kutub negatif (-). Untuk menentukan letak kutub Utara dan kutub Selatan yang terbentuk dapat menggunakan kaidah tangan kanan.

     

    Berikut ini akan dijelaskan sedikit mengenai kaidah tangan kanan.

     
    Kaidah Tangan Kanan
    Posisikan tangan dengan ketentuan sebagai berikut.

    • Kaidah tangan kanan digunakan untuk menentukan arah kutub.
    • Ibu jari menunjukkan arah utara, empat jari lainnya menunjukkan arah arus listrik.

    Seperti terlihat pada gambar di bawah.
     
    magnet dan cara membuatnya
     
    Baca Juga: Kaidah Tangan Kanan

  2.  

  3. Cara Menggosok

    Cara membuat magnet yang kedua adalah dengan cara menggosok. Caranya adalah dengan menggosokkan magnet pada bahan magnet yang akan dijadikan magnet secara satu arah. Ujung akhir bahan magnet yang digosok akan menjadi kutub yang berlawanan dengan kutub magnet penggosoknya. Perhatikan gambar di bawah.

     
    Cara Membuat Magnet dengan Menggosok
     
    Keterangan: ujung P akan menjadi kutub utara dan Q akan menjadi kutub selatan

  4.  

  5. Cara Induksi

    Cara Induksi adalah cara ketiga yang dapat digunakan untuk membuat magnet. Cara yang dilakukan dengan mendekatkan bahan magnet dengan sebuah magnet. Ujung logam yang didekati magnet akan menjadi kutub magnet yang berlawanan dengan kutub magnet yang mendekati.

     
    Cara Membuat Magnet dengan Induksi
     
    Berdasarkan gambar di atas, ujung X akan menjadi kutub selatan, sedangkan ujung Y akan menjadi kutub utara.

  6.  
     

    Contoh Soal dan Pembahasan

    Contoh 1: Contoh Soal Kaidah Tangan Kanan untuk Menentukan Kutub Magnet
    Perhatikan gambar di bawah!
     
    kaidah tangan kanan
    Letak kutub yang sesuai dengan kondisi pada gambar adalah ….
    A.     X kutub Utara dan Y kutub Selatan
    B.     X kutub Utara dan Y kutub Selatan
    C.     X kutub Selatan dan Y kutub Utara
    D.     X kutub Selatan dan Y kutub Utara
     
    Pembahasan:
    Arus listrik mengalir dari kutub positif (garis panjang) ke kutub negatif (garis pendek). Gambar arus listrik yang diperoleh dapat dilihat seperti gambar di bawah.
     
    Menentukan Arah Arus Litrik
     
    Untuk mengetahui arah kutub, kita dapat menggunakan kaidah tangan kanan. Posisikan tangan kanan sehingga empat jari (selain ibu jari) mengikuti arah arus listrik yang telah ditentukan sebelumnya. Posisi yang benar dapat dilihat seperti gambar di bawah.
     
    Kaidah Tangan Kanan Menentukan Letak Kutub
     
    Ingat! Ibu jari selalu menunjuk letak kutub Utara.
    Berdasarkan gambar di atas, dapat diperoleh informasi bahwa X adalah kutub Selatan sedangkan Y adalah kutub Utara.
    Jadi, kesimpulan yang dapat diambil adalah X adalah kutub Selatan dan Y kutub Utara.
    Jawaban: D

     
    Contoh 2: SOAL UN IPA FISIKA SMP 2016
    Perhatikan gambar pembuatan magnet berikut!
     
    Soal Tentang Elektromagnet
     
    Jika PQ terbuat dari besi, maka ….
    A.    P kutub utara, Q kutub selatan, sifat kemagnetan sememtara
    B.    P kutub utara, Q kutub selatan, sifat kemagnetan tetap
    C.    P kutub selatan, Q kutub utara, sifat kemagnetan sememtara
    D.    P kutub selatan, Q kutub utara, sifat kemagnetan tetap
     
    Pembahasan:
     
    Arus listrik mengalir dari kutub positif ke kutub negatif. Jadi, gambar arus listrik yang benar adalah seperti gambar di bawah.
     
    Arah Arus Listrik
     
    Gunakan kaidah tangan kanan untuk mengetahui letak kutub utara dan selatan. Posisikan tangan kanan dengan empat jari (selain ibu jari) mengikuti arah listrik. Posisi tangan kanan yang benar dapat dilihat seperti gambar berikut.
     
    Kaidah Tangan Kanan Menentukan Kutub
     
    Karena logam terbuat dari besi, maka sifat kemagnetannya sementara.
    Jadi, kesimpulan yang dapat diambil adalah P kutub utara, Q kutub selatan, sifat kemagnetan sememtara.
    Jawaban: A

     
    Sekian pembahasan mengenai magnet dan cara membuat magnet. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

     
    Baca Juga: Muatan Listrik dan Cara Memberi Muatan pada Listrik