Sifat-sifat Cahaya pada Kehidupan Sehari-hari

By | September 21, 2017

Mata dapat melihat dengan jelas benda-benda yang ada di sekitar karena adanya cahaya. Cahaya yang sampai ke mata kita berasal dari sumber cahaya. Pada halaman ini, idschool akan menyampaikan materi tentang sifat cahaya pada kehidupan sehari-hari. Sumber cahaya tersebut dapat berupa api, lampu, senter, matahari, dan lain sebagainya. Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik, yaitu gelombang yang tidak memerlukan medium perantara. Cahaya nampak berwana putih, namun sebenarnya terdiri dari berbagai warna (polikromatis).

Matahari adalah sumber cahaya paling besar yang ada di bumi. Kecepatan cahaya matahari mencapai 3,00 \times 10^{8} \; m/s. Ilmu tentang cahaya yang berkaitan dengan pemantulan dan pembiasan dibahas dalam materi optik geometrik. Pembahasan lebih lanjut mengenai sifat-sifat cahaya pada kehidupan sehaari-hari dapat dilihat pada penjelasan di bawah. Lanjut simak pembahasan sifat cahaya pada kehidupan sehari-hari sampai akhir yaa!

 
Baca Juga: Gelombang Transversal dan Longitudinal
 
 

Cahaya Merambat Lurus

Bukti cahaya merampat lurus dapat dilihat pada cahaya matahari yang melalui jendela atau lubang ventilasi ke dalam rumah. Cahaya tersebut akan membentuk sebuah garis lurus. Pembuktian lainnya dapat dilihat pada lampu senter yang disorotkon ke suatu tembok. Cahaya yang berasal dari lampu senter akan membentuk lintasan lurus.

Cahaya yang merambat lurus dalam kehidupan sehari-hari terlihat pada lampu mobil atau motor. Lampu mobil dan motor dimanfaatkan untuk menerangi perjalanan pada malam hari.

 
Cahaya Merambat Lurus

 
 

Cahaya Dapat Dipantulkan

Cahaya dapat memantul jika mengenai benda yang mengkilap. Cermin memiliki permukaan yang halus dan mengkilap, sehingga dapat memantulkan cahaya dengan paling sempurna. Ada dua jenis pemantulan yaitu pemantulan teratur dan pemantulan baur. Pemantulan teratur terjadi apabila cahaya mengenai benda yang permukaannya rata, licin, atau mengkilap. Pantulan sinar pada pemantulan teratur memiliki arah pantulan yang teratur. Sedangkan Pemantulan baur terjadi apabila cahaya mengenai permukan yang tidak rata atau kasar. Pantulan cahaya atau sinar pada pemantulan baur tidak beraturan.

 
Pemantulan Teratur dan Pemantulan Baur
 
 

Cahaya Menembus Benda Bening

Salah satu sifat cahaya selanjutnya adalah cahaya dapat menembus benda bening. Contoh benda bening adalah kaca, air jernih, plastik bening, dan lain sebagainya. Pembuktian bahwa cahaya dapat menembus benda bening dapat dilihat dari sinar atau cahaya dari lampu senter yang diarahkan pada benda bening. Cahaya tersebut dapat melalui benda bening, sehingga cahaya atau sinarnya terlihat menembus benda bening tersebut.

 
Cahaya menembus benda bening
 
 

Cahaya Dapat Dibiaskan

Jika cahaya merambat melalui dua zat yang memiliki kerapatan yang berbeda maka cahaya tersebut akan dibelokkan. Peristiwa pembelokan cahaya setelah melewati media rambatan yang berbeda itulah yang disebut dengan pembiasan. Pernahkan kalian mengamati pensil yang dimasukkan dalam sebuah gelas berisi air? Sebuah pensil yang dimasukkan ke dalam sebuah gelas akan terlihat patah. Hal ini terjadi karena pensil tersebut melalui dua zat yang berbeda. Zat pertama adalah udara, sedangkan zat kedua adalah air.

 
Sifat Cahaya
 
 

Cahaya dapat Diuraikan

Warna cahaya matahari yang biasa kita lihat tampak berwana putih. Sebenarnya cahaya matahari tersusun dari cahaya dengan berbagai warna (polikromatis). Bukti dari cahaya matahari yang disusun dari berbagai warna dapat dilihat pada terbentuknya pelangi. Biasanya, pelangi akan terlihat sehabis hujan. Pelangi tersebut terbentuk dari cahaya matahari yang mengalami pembiasan oleh titik-titik air hujan. Urutan warna pelangi yang biasa dilihat adalah merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Urutan tersebut terbentuk berdasarkan besar nilai gelombang yang dimiliki oleh tiap-tiap warna.

 
Cahaya Dapat Diuraikan
 
Sekian pembahasan mengenai sifat-sifat cahaya pada kehidupan sehari-hari. Terimakasih telah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!
 
Baca Juga:
Lensa Cembung (Pengertian, Rumus, Contoh Soal, dan Sifat Bayangan Lensa Cembung )