Contoh Soal Listrik – SMP 1

Contoh Soal Listrik – SMP 1 memuat kumpulan soal materi listrik tingkat SMP/MTs/Sederajat untuk level kognitif pengetahuan dan pemahaman berdasarkan kisi – kisi ujian nasional 2020. Bahasan materi listrik, termuat dalam kisi – kisi ujian nasional terbaru dalam tiga level kognitif yaitu pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, serta penalaran. Untuk soal dengan tingkat level kognitif pengetahuan dan pemahaman akan menguji peserta ujian terkait pengetahuan dan pemahaman siswa terkait materi listrik. Berikut ini kumpulan contoh soal listrik untuk level kognitif pengetahuan dan pemahaman berdasarkan kisi – kisi ujian nasional 2020.

Contoh 1 – Soal UN IPA SMP/MTs Tahun 2019

Seorang siswa melakukan percobaan untuk membuktikan adanya listrik statis pada sisir plastik dan batang kaca. Sisir plastik digosokkan ke rambut, dan batang kaca digosokkan ke kain sutra. Proses pemuatan listrik yang terjadi adalah ….

Soal UN IPA SMP 2019
Soal UN IPA SMP 2019
Soal UN IPA SMP 2019

Pembahasan:

Proses perpindahan elektron:

  • Sisir plastik digosokkan ke rambut: elektron pindah dari rambut ke sisir plastik, sisir bermuatan negatif.
  • Batang kaca digosokkan ke sutra: elektron pindah dari batang kaca ke sutra, batang kaca bermuatan negatif.

Kesimpulan:

  • Sisir plastik menerima elektron
  • Rambut kehilangan elektron
  • Batang kaca kehilangan elektron
  • Sutra menerima elektron

Jawaban: C

Contoh 2 – Soal UN IPA SMP/MTs Tahun 2019

Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut!

Kuat arus listrik yang mengalir pada rangkaian adalah ….
A. 6 A
B. 4 A
C. 3 A
D. 2 A

Pembahasan:

Menghitung hambatan pengganti rangkaian listrik:

Mencari Hambatan Pengganti pada Rangkaian Campuran

Baca Juga: Rangkaian Seri dan Rangkaian Paralel

Menghitung kuat arus yang mengalir pada rangkaian listrik:

    \[ I = \frac{V}{R_{total}} \]

    \[ I = \frac{36}{6} \]

    \[ I = 6 \; A \]

Jawaban: A

Contoh 3 – Soal UN IPA SMP/MTs Tahun

Perhatikan gambar!

Soal UN IPA SMP 2018

Jika bagian P pada rheostat digeser ke kiri maka nyala lampu menjadi ….
A. makin redup karena tegangan listrik pada lampu semakin kecil
B. tetap karena sumber tegangan tidak berubah
C. semakin terang karena arus listrik yang mengalir semakin besar
D. makin redup karena hambatan rheostat semakin besar

Pembahasan:

Rheostat adalah salah satu jenis resistor yang dapat diatur nilai resistansinya (nilai hambatannya).

  • Jika rheostat digeser ke kiri akan membuat nilai hambatan semakin kecil
  • Jika rheostat digeser ke kanan maka nilai hambatannya semakin besar.

Nilai hambatan berbanding terbalik dengan nilai arus listrik, seperti terlihat pada persamaan berikut.

    \[ I = \frac{V}{R} \]

Keterangan:

  • I = arus listrik (A)
  • V = tegangan (volt)
  • R = hambatan (ohm)

Jika bagian P pada rheostat digeser ke kiri maka nilai hambatannya akan berkurang yang akan membuat nilai arus menjadi lebih besar. Nilai kuat arus listrik yang besar akan membuat nyala lampu menjadi lebih terang.

Jawaban: C

Contoh 4 – Soal UN IPA SMP/MTs Tahun 2016

Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut ini!

Soal UN IPA SMP 2016

Jika sumber tegangan mempunyai beda potensial 24 volt, kuat arus pada titik cabang I adalah ….
A. 1,2 A
B. 2,0 A
C. 2,4 A
D. 3,0 A

Pembahasan:

Diketahui:

  • Sumber GGL: E = 24 Volt
  • Hambatan dalam: r = 2 Ohm
  • Resistor: R1 = 40 Ω, R2 = 20 Ω, dan R3 = 20 Ω

Ditanya: kuat arus pada titik cabang I

Menghitung hambatan pengganti pada rangkaian listrik.

Cara Mencari Hambatan Pengganti pada Rangkaian Paralel

Menghitung besar tegangan jepit:

V = E – I × r
V = 24 – 2I

Kuat arus pada titik cabang I :

    \[ V = I \times R \]

    \[ 24 - 2I = I \times 8 \]

    \[ 24 = 8I + 2I \]

    \[ 24 = 10I \]

    \[ I = \frac{24}{10} = 2,4 A \]

Jawaban: C

Contoh 5 – Soal UN IPA SMP/MTs Tahun 2015

Soal UN IPA 2015

Batang plastik digosok dengan kain wol, proses pemuatan yang terjadi pada peristiwa tersebut adalah sebagian ….

A. elektron pada kain wol pindah ke plastik, plastik bermuatan negatif
B. elektron pada plastik pindah ke kain wol, wol bermuatan negatif
C. elektron pada wol pindah ke plastik bertukar dengan proton, wol bermuatan negatif
D. elektron pada plastik pindah ke wol dan berganti dengan proton, plastik bermuatan positif

Pembahasan:

Plastik semula dalam keadaan netral (tidak bermuatan listrik) akan bermuatan negatif saat digosok kain wol. Perpindahan elektron terjadi pada kain wol menuju plastik. Sehingga, plastik akan bermuatan negatif karena mendapat sejumlah elektron dari kain wol.

Kesimpulannya, pada saat plastik digosokkan dengan kain wol terjadi perpindahan elektron berpindah dari kain wol ke plastik (elektron dari kain wol pindah ke plastik), sehingga plastik bermuatan negatif.

Jawaban: A

Contoh 6 – Soal UN IPA SMP/MTs Tahun 2015

Perhatikan rangkaian berikut!

Soal UN IPA SMP 2015

Jika pada rangkaian listrik besar kuat arus I1 = 4 A, I2 = 3 A, I4 = 7 A, I5 = 4 A, besar kuat arus listrik pada I3 adalah ….
A. 3 A
B. 4 A
C. 7 A
D. 10 A

Pembahasan:

Hukum I Kirchhoff menyatakan bahwa kuat arus listrik yang memasuki titik cabang sama dengan kuat arus listrik yang keluar dari titik cabang.

I+ I3 = I2 + I4 + I5
4 A + I3 = 3 A + 7 A + 4 A
4 A + I3 = 14 A
I3 = 14 A – 4 A
I3 = 10 A

Jawaban: D

Sekian kumpulan soal listrik tingkat SMP/MTs/Sederajat untuk level kognitif pengetahuan dan pemahaman berdasarkan kisi – kisi UN terbaru. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: