Materi Pengantar Dimensi Tiga (R3)

Dimensi tiga merupakan bangun yang memiliki ukuran meliputi panjang, lebar, dan tinggi. Bentuk bangin pada dimensi tiga sering disebut dengan bangun ruang. Ada banyak macam bangun ruang yang terbagi ke dalam 2 kelompok yaitu bangun ruang sisi datar dan bangun ruang sisi lengkung. Contoh bangun ruang sisi datar adalah kubus, balok, prisma, dan limas. Sedangkan contoh bangun ruang sisi lengkung antara lain meliputi tabung, kerucut dan bola.

Suatu bangun ruang memiliki beberapa komponen penyusun yang meliputi titik sudut, rusuk, dan bidang sisi. Misalnya pada bangun ruang berbentu kubus memiliki 8 titik sudut, 12 rusuk sebagai garis, dan 6 persegi sebagai bidang. Selain itu, pada kubus terdapat diagonal ruang, diagonal sisi, bidang frontal, dan bidang diagonal. Penjelasan dari empat unsur dalam kubus tersebut dapat dilihat seperti pada gambar di bawah.

Baca Juga: 4 Macam Bangun Ruang Sisi Datar

Bagaimana kedudukan titik dengan garis dan bidang pada dimensi tiga? Bagaimana kedudukan antara 2 garis dan 2 bidang pada suatu bangun ruang di dimensi tiga? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah.

Table of Contents

Kedudukan Titik dengan Garis dan Bidang

Kedudukan titik dengan garis terdiri dari kedudukan titik terletak pada garis dan titik terletak di luar garis. Begitu juga dengan kedudukan titik pada bidang juga meliputi kedudukan titik pada bidang dan titik di luar bidang. Contoh kedudukan titik dengan garis dan titik pada bidang dijelaskan seperti pada ulasan berikut.

Titik terletak pada garis: tiik A dan garis AB

Titik terletak di luar garis: titik C dan garis AB

Titik terletak pada bidang: titik A dan bidang ABCD

Titik terletak di luar bidang: titik E dan bidang ABCD

Baca Juga: Cara Menghitung Jarak Titik ke Garis pada Suatu Bangun Ruang

Kedudukan Dua Garis

Sebuah bangun ruang disusun oleh beberapa ruas garis yang dapat memiliki kedudukan berimpit, berpotongan, sejajar, dan bersilangan. Kriteria bagaimana kedudukan-kedudukan antara dua garis dijelaskan melalui ulasan berikut.

Berimpit: sebuah garis dikatakan berimpit jika kedua garis saling bersekutu.

Berpotongan: kedua garis dikatakan berpotongan jika mempunyai satu titik persekutuan yang disebut dengan titik potong.

Sejajar: kedua garis dikatakan sejajar jika dua garis itu terletak pada satu bidang dan tidak mempunyai titik persekutuan.

Bersilangan: kedua garis dikatakan bersilangan jika dua garis itu tidak sejajar sekaligus tidak berpotongan.

Baca Juga: Pasang Garis Saling Sejajar, Berpotongan, dan Bersilangan pada Kubus ABCD.EFGH

Kedudukan Antara Garis dan Bidang

Kedudukan antara garis dan bidang meliputi kedudukan garis terletak pada bidang, garis memotong bidang, dan kedudukan garis sejajar bidang. Letak kedudukan garis dan bidang dengan tiga kriteria tersebut dibedakan berdasarkan penjelasan di bawah.

Garis terletak pada bidang: sebuah garis dikatakan terletak pada bidang jika setiap titik pada garis tersebut terletak juga pada bidang.

Garis memotong bidang: sebuah garis dikatakan memotong bidang jika garis dan bidang tersebut mempunyai satu titik persekutuan yang disebut titik potong/titik tembus.

Garis sejajar dengan bidang: garis dikatakan sejajar dengan bidang jika garis dan bidang tersebut tidak mempunyai titik persekutuan atau titik potong.

Baca Juga: Cara Menghitung Jarak Titik ke Bidang

Kedudukan Antara 2 Bidang pada Dimensi Tiga

Berikutnya adalah kedudukan antara dua bidang pada suatu bangun ruang. Di mana kedudukan antara bidang dan bidang pada suatu bangun ruang antara lain meliputi dua bidang yang berimpit, sejajar, dan berpotongan. Untuk lebih jelasnya, simak uraian masing-masing pada pembahasan di bawah.

Berimpit: dua bidang dikatakan berimpit jika kedua bidang tersebut saling bersekutu.

Sejajar: dua bidang dikatakan sejajar jika kedua bidang tersebut tidak bersekutu pada satu titik manapun.

Berpotongan: dua bidang dikatakan berpotongan jika kedua bidang itu mempunyai sebuah garis persekutuan atau garis perpotongan.

Sekian pembahasan mengenai pengantar materi dimensi tiga yang meliputi apa saja komponen penyusunnya dan bagaimana kedudukan antar komponen. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: Dimensi Tiga: Jarak Titik ke Garis

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.