Perbedaan Kalimat Utama dan Gagasan Utama Suatu Paragraf

By | January 13, 2021

Sebuah paragraf dibangun dari satu kalimat utama yang dilengkapi dengan beberapa kalimat penjelas. Kalimat-kalimat dalam satu paragraf yang saling menjelaskan satu dengan yang lainnya. Setiap paragraf memiliki kalimat utama dan gagasan utama atau ide pokok. Gagasan utama atau ide pokok suatu paragraf biasanya terdapat terdapat pada kalimat utama dalam suatu paragraf. Perbedaan kalimat utama dan gagasan utama suatu paragraf terletak pada bentuknya.

Kalimat utama dapat dipahami sebagai pengembangan dari gagasan utama.  Letak kalimat utama dapat berada di awal paragraf, tengah paragraf, atau pada sebagian besar paragraf. Paragraf yang memiliki kalimat utama pada awal paragraf disebut paragraf deduktif. Paragraf dengan kalimat utama terletak pada akhir paragraf disebut paragraf induktif. Sedangkan paragraf yang keseluruhannya merupakan kalimat utama disebut paragraf campuran.

Jenis Letak Kalimat Utama pada Paragraf

Bagaimana cara megenali kalimat utama dalam sebuah paragraf? Bagaimana cara menentukan gagasan utama dalam suatu paragraf? Sobat idschool dapat mencari tahu lebih banyak melalui ulasan di bawah.

Baca Juga: 7 Unsur Intrinsik Cerpen dan Tips Bagaimana Menentukan Tiap Unsur Cerpen

Kalimat Utama

Mengenali apa itu kalimat utama dan apa gagasan utama akan membantu sobat idschool menegtahui perbedaan kalimat utama dan gagasan utama suatu paragraf. Kalimat utama disebut juga dengan kalimat pokok yaitu kalimat yang menjadi inti atau dasar suatu paragraf. Kalimat utama memuat poin yang menjadi bagian terpenting dalam paragraf. Jika kalimat tersebut dihilangkan maka paragraf tersebut menjadi tidak mempunyai makna atau isi yang benar. Bahkan, kalimat utama yang berdiri sendiri dapat mewakili bahasan yang sedang diperbincangkan.

Selain kalimat utama, sebuah paragraf diperjelas dan dilengkapi dengan beberapa kalimat penjelas. Keberadaan kalimat penjelas tidak begitu berperan dalam memberikan makna pada suatu paragraf. Hal ini dikarenakan kalimat penjelas berfungsi sebagai penjelas kalimat utama.

Kalimat Utama

Karakteristik kalimat utama dapat dikenali melalui point-point berikut.

  • Mengandung permasalahan yang potensial untuk diuraikan
  • Berupa kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri
  • Mempunyai arti yang jelas tanpa dihubungkan dengan kalimat lain
  • Letak kalimat utama dapat berada di awal paragraf (paragraf deduktif), akhir paragraf (paragraf induktif), serta awal dan akhir (paragraf campuran)

Karakteristik kalimat penjelas dalam suatu paragraf memenuhi point-point berikut.

  • Kalimat tidak dapat berdiri sendiri, makna kalimat penjelas tanpa kalimat utama akan menjadi membingungkan
  • Makna kalimat dapat dimengerti setelah dihubungkan dengan kalimat lain dalam satu alinea
  • Bentuk kalimat penjelas sering mebutuhkan bantuan kata sambung, frasa penghubung, atau kalimat transisi
  • Isi kalimat penjelas berupa rincian, keterangan, contoh, dan data lain yang bersifat mendukung kalimat utama

Contoh Menentukan Kalimat Utama 

Perhatikan paragraf berikut untuk menambah pemahaman sobat idschool.

(1)Kondisi rumah Pak Yoyok sangat memprihatinkan dan tidak layak untuk ditempati. (2)Rumahnya berukuran tiga kali empat meter persegi dengan dinding terbuat dari anyaman bambu yang usang dan banyak lubang. (3)Lantai rumahnya masih berupa tanah dan atap rumahnya bocor di beberapa tempat. (4)Rumah tersebut hanya memiliki sebuah ruangan dengan dipan bambu yang sudah reyot pada salah satu sudut ruangan. (5) Di sisi lai rumah terdapat tungku katu dan beberapa peralatan dapur seperti wajan, piring dan gelas.

Topik bahasan pada paragraf di atas terletak pada kalimat (1) yaitu Kondisi rumah Pak Yoyok sangat memprihatinkan dan tidak layak untuk ditempati. Jika kalimat (1) dalam paragraf tersebut dihilangkan maka ide atau topik bahasan pada paragraf menjadi hilang. Kalimat (1) dapat berdiri sendiri dan memberikan suatu bahasan yang ingin disampaikan.

Keberadaan kalimat (2), (3), (4), dan (5) mendukung pernyataan yang terdapat pada kalimat (1). Jika kalimat (2), (3), (4), dan (5) berdiri sendiri maka akan dapat menimbulkan kebingungan atau pertanyaan. Misalnya, pada kaliamt (5) Di sisi lai rumah terdapat tungku katu dan beberapa peralatan dapur seperti wajan, piring dan gelas. Dari kalimat tersebut akan menimbulkan pertanyaan apa topik apa yang ingin disampaikan.

Sehingga, kalimat (1) pada paragraf di atas merupakan kalimat utama sedangkan kalimat (2), (3), (4), dan (5) merupakan kalimat penjelas.

Baca Juga: Kalimat Efektif (+ Contoh Salah dan Benar)

Gagasan Utama/Ide Pokok

Agar dapat memahami perbedaan kaliat utama dan gagasan utama dengan baik, sobat idschool juga perlu memahami pengertian gagasan utama. Gagasan utama sering disebut juga sebagai gagasan pokok atau ide pokok, ketiganya merupakan bahasan yang sama. Dalam gagasan utama memuat kata-kata kunci yang menjadi dasar pembentukan kalimat utama suatu paragraf. Sehingga, kalimat utama dan kalimat penjelas dalam suatu paragraf berawal dari gagasan utama yang akan disampaikan. Dalam satu paragraf hanya ada satu gagasan utama yang terdapat dalam kalimat utama.

Pernyataan gagasan utama tidak selalu tertulis secara konkret atau tersurat dalam sebuah paragraf. Biasanya, gagasan utama dalam suatu paragraf dinyatakan secara implisit (tidak dinyatakan secara terang-terangan). Dapat dikatakan bahwa gagasan utama merupakan himpunan topik terbesar yang disampaikan dalam suatu paragraf. Atau dapat juga dikatakan bahwa gagasan utama merupakan inti dari kalimat utama.

Gagasan Utama (Ide Pokok)

Contoh Menentukan Gagasan Utama

Untuk mendapatkan gagasan utama suatu paragaf, sobat idschool perlu mencermati suatu paragraf dengan baik. Sebagai contoh perhatikan paragraf berikut.

Problema kurang nafsu makan sering terjadi pada anak. Penyebab anak kurang nafsu makan dan cara mengatasinya dapat dijelaskan secara psikologis. Perilaku dalam makan timbul karen anak meniru atas apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya. Anak yang tumbuh dari keluarga yang enggan makan, lantaran diet misalnya, akan mengembangkan perilaku enggan makan pula. Oleh karena itu, kegiatan makan bagi seorang anak harus dibuat dalam suasana yang menyenangkan. Jangan ada unsur paksaan sehingga timbul kesan saat makan menjadi sesuatu yang menjengkelkan atau merupakan hukuman.

Kalimat utama dari paragraf di atas terletak di awal kalimat yaitu Problema kurang nafsu makan sering terjadi pada anak. Kalimat-kalimat berikutnya menjelaskan dan mendukung kalimat utamanya. Dari kalimat utama paragraf tersebut, dapat diperoleh kata kunci bahwa yang menjadi topik adalah problema kurang nafsu makan pada anak.

Jadi, gagasan utama dari paragraf tersebut adalah Problema kurang nafsu makan pada anak.

Kesimpulannya, kalimat utama dan gagasan utama memiliki hubungan yang sangat erat. Cara menentukan kalimat utama dan gagasan utama dalam sebuah paragraf dapat dilakukan dengan membaca paragraf secara cermat.

Kalimat utama suatu paragraf umumnya lebih mudah ditemukan daripada gagasan utamanya karena tersurat dalam paragraf. Gagasan utama sebuah paragraf akan lebih mudah didapat setelah kalimat utama sudah diperoleh.

Perbedaan Kalimat Utama dan Gagasan Utama Suatu Paragraf

Demikianlah tadi ulasan perbedaan kalimat utama dan gagasan utama atau ide poko dan dari suatu paragraf. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: Cara Cepat Menemukan Ide Pokok Suatu Paragraf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.