Persilangan Golongan Darah pada Manusia (+Contoh)

Persilangan golongan darah pada manusia dapat menjelaskan bagaimana jenis golongan darah yang dimiliki oleh seseorang. Bahasan mengenai persilangan golongan darah termasuk dalam bidang cabang ilmu genetika. Ada 4 jenis golongan darah pada manusia menurut sistem golongan darah ABO yaitu golongan darah A, B, AB, dan O. Selain itu terdapat juga dua jenis rhesus dari setiap golongan darah yaitu rhesus positif dan rhesus negatif.

Golongan darah seseorang dipengaruhi oleh golongan darah orangtuanya karena adanya persilangan golongan darah. Kedua orangtua dengan golongan darah O akan selalu menghasilkan keturunan dengan golongan darah O.

Namun pada orangtua dengan golongan darah O dan AB dapat menghasilkan keturunan dengan golongan darah A atau B. Kondisi-kondisi tersebut terjadi karena adanya persilangan golongan darah antara ibu dan ayah.

Kemungkinan jenis golongan darah untuk keturunan yang akan dihasilkan seseorang dapat diketahui melalui persilangan golongan darah. Bagaimana proses persilangan golongan darah pada manusha? Sobat idschool dapat mencari tahu bagaimana proses persilangan golongan darah melalui ulasan di bawah.

Table of Contents

4 Jenis Golongan Darah

Ada empat jenis golongan darah pada sistem golongan darah ABO yaitu golongan darah A, B, O, dan AB. Setiap golongan darah dapat terdiri dari dua jenis rhesus, yaitu rhesus positif (Rh+) dan rhesus negatif (Rh–). Jika kedua sistem penggolongan darah tersebut digabung maka akan ada 8 jenis golongan darah.

Setiap sel darah merah memiliki aglutinogen (antigen) yang berbeda pada permukaan sel eritrosit. Jenis antigen yang terdapat dalam darah manusia meliputi antigen A, antigen B, tidak memiliki antigen, atau antigen A dan B.

Selain antigen, komposisi darah juga mengandung aglutinin (antibodi) yang terdiri dari dua jenis. Aglutinin dalam darah manushia dapat berupa aglutinin α, aglutinin β, tidak memiliki aglutinin, serta memiliki aglutinin α dan β.

Komposisi aglutinogen dan aglutinin yang ada dalam darah menjadi penentu jenis golongan darah seseorang. Ringkasan komposisi kombinasi aglutinogen dan aglutinin sebagai penentu jenis golongan darah sesuai dengan tabel berikut.

Empat Jenis Golongan Darah

Seseorang dengan golongan darah A memilki aglutinogen A dan aglutinin β. Sementara orang dengan golongan darah B memiliki aglutinogen B dan aglutinin α.

Pada seseorang dengan golongan darah O memiliki aglutinogen A dan B, tetapi tidak memiliki aglutinin. Sedangkan pada tubuh seseorang yang memiliki golongan darah AB tidak memilki aglutinogen tetapi memilki aglutinin α dan β.

Baca Juga: Sistem Peredaran Darah Manusia

Mengapa golongan darah menjadi penting?

Darah dapat didonorkan kepada seseorang yang membutuhkannya melalui proses transfusi. Proses ini hanya akan dilakukan antar orang dengan golongan darah yang sama. Hal ini dikarenakan untuk menghidari terjadinya penggumpalan darah.

Antigen yang bertemu dengan antobodi akan menyebabkan reaksi antigen–antibodi atau antigen akan dihancurkan oleh antibodi. Sebagai contoh, antigen A (terdapat pada golongan darah A) yang bertemu aglutinin α (terdapat pada golongan darah B) akan menyebabkan terjadinya penggumpalan darah (aglutinasi).

Sehingga, seseorang dengan golongan darah A tidak bisa menerima darah dari seseorang dengan golongan darah B.

Selain memperhatikan golongan darah, dalam proses transfusi juga harus memperhatikan golongan Rhesusnya. Perbedaan rhesus darah pada proses transfusi darah dapat menyebabkan produksi antibodi terhadap antigen yang mengakibatkan hemolisis (hancurnya sel darah merah).

Golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tetapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B. Hal ini memungkinkan seseorang dengan golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya kepada orang dengan semua jenis golongan darah (A, B, AB, atau O). Sehingga, golongan darah O-negatif sering disebut sebagai donor universal.

Golongan darah AB memiliki sel darah merah dengan antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B. Kondisi ini memungkinkan seseorang dengan golongan darah AB-positif dapat menerima darah dari golongan darah apapun. Sehingga, golongan darah AB-positif sering disebut sebagai resipien universal.

Baca Juga: Proses Pembekuan Darah Saat Terjadi Luka

Rumus Persilangan Golongan Darah untuk Menentukan Golongan Darah Anak

Proses persilangan golongan darah untuk menentukan kemungkinan golongan darah anak melibatkan genotipe golongan darah.

Golongan darah A dan B memiliki dua genotipe, sedangkan golongan darah O dan AB masing – masing hanya memiliki satu genotipe. Genotipe untuk jenis golongan darah A dalah IAIA dan IAIO. Genotipe untuk jenis golongan darah B adalah IBIB dan IBIO. Sedangkan untuk jenis golongan darah AB dan O berturut – turut adalah IAIB dan IOIO.

Susunan genotipe untuk masing – masing jenis golongan darah diringkas dalam tabel berikut.

Genotipe IAIO, IBIO, dan IAIB merupakan heterozigot. Genotipe IAIA dan IBIB merupakan homozigot. Sedangkan IOIO merupakan homozigot resesif.

Orangtua dengan golongan darah O dan AB tidak akan memilki keturunan dengan golongan darah O atau AB. Bagaimana hal ini mungkin terjadi?

Penjelasan mengenai bagaimana jenis golongan darah untuk keturunan dari orangtua dengan golongan O dan AB sesuai persilangan golongan darah berikut.

  • Genotipe golongan darah orang tua:
    Golongan darah O: IOIO
    Golongan darah AB: IAIB

Perhatikan persilangan jenis golongan darah berikut.

Fenotipe dari genotipe IAIO adalah golongan darah A, sedangkan fenotipe dari genotipe IBIO adalah golongan darah B. Sehingga, diperoleh hasil kemungkinan golongan darah untuk keturunan dengan golongan darah O dan AB adalah golongan darah A atau B.

Hasil kemungkinan jenis golongan darah anak dari berbagai kombinasi golongan darah orang tua dapat dilihat seperti tabel persilangan golongan darah berikut.

Baca Juga: Apa Itu Homozigot dan Heterozigot?

Contoh Soal Persilangan Golongan Darah dan Pembahasasannya

Beberapa contoh soal di bawah dapat membantu sobat idschool dalam memahamai materi di atas. Setiap contoh soal persilangan golongan darah yang diberikan dilengkapi dengan pembahasannya. Sobat idschool dapat menjadikan pembahasan tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan mengerjakan soal. Selamat Berlatih!

Contoh 1 – Soal Persilangan Golongan Darah

Perhatikan peta silsilah golongan darah berikut!

Individu X memiliki golongan darah ….
A. A heterozigot
B. B heterozigot
C. AB
D. B homozigot
E. O

Pembahasan:
Perhatikan genotipe golongan darah yang digunakan dalam persilangan untuk 4 macam golongan darah berikut.

  • A → IAIA dan IAIO
  • B → IBIB dan IBIO
  • AB → IAIB
  • O → IOIO

Untuk menentukan golongan darah pada posisi X, perlu dianalis dari golongan darah yang pasti terlebih dahulu. Pada keturunan dengan golongan darah O pasti memiliki golongan darah dengan genotipe IOIO. Pada keturunan dengan golongan darah AB pasti memiliki golongan darah dengan genotipe IAIB.

Orang tua dengan golongan darah A dan satu belum diketahui namun diketahui bahwa keturunannya memiliki golongan darah O dan AB pasti memiliki jenis golongan darah IAIO dan IBIO. Hasil persilangan dua jenis golongan darah tersebut akan memungkinkan keturunan dengan hasil golongan darah A, B, AB, dan O.

Bagan persilangan golongan darah yang sesuai dengan kondisi di atas:

Dari soal di atas, persilangan golongan darah A >< X menghasilkan keturunan 4 orang anak dengan golongan darah yang berbeda-beda yakni: A, B, AB, dan O. Kondisi tersebut hanya akan terjadi apabila kedua orang tua dengan ibu golongan darah A heterozigot dan bapak B heterozigot.

Jadi, Individu X memiliki golongan darah B heterozigot.

Jawaban: B

Baca Juga: Kelainan Sistem Peredaran Darah Manusia

Contoh 2 – Soal Persilangan Golongan Darah

Reni adalah anak dari seorang ibu dengan golongan darah B homozigot dan ayah golongan darah AB. Diketahui bahwa darah ibu adalah Rh+ homozigot sedangkan darah ayah adalah Rh– homozigot. Kemungkinan golongan darah yang dimiliki Reni adalah ….
A. B Rh+
B. B Rh
C. A Rh+
D. A Rh
E. AB Rh

Pembahasan:
Dari soal diberikan keterangan golongan orangtua Reni darah dengan genotipe seperti keterangan di bawah.

  • Ibu: B homozigot → IBIO
  • Ayah: AB → IAIB

Perhatikan persilangan golongan darah berikut.

Hasil dari persilangan tersebut menunjukkan bahwa kemungkinan jenis golongan darah Reni adalah AB dan B.

Selanjutnya adalah penentuan jenis rhesus pada darah Reni,

  • Diketahui:
    Ibu: Rh+ homozygot → RR
    Ayah: Rh homozygot → rr

Semua keturunan akan memiliki Rhesus positif (Rh+) heterozygot seperti yang ditunjukkan pada tabel hasil persilangan berikut.

Jadi, kemungkinan salah satu golongan darah yang dimilki Reni adalah B Rh+.

Jawaban: A

Demikianlah tadi ulasan materi persilangan golongan darah yang meliputi bahasan jenis golongan darah dan cara menentukan golongan darah keturunan. Terima kasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: 8 Jenis Jaringan Epitel pada Manusia dan Hewan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 thought on “Persilangan Golongan Darah pada Manusia (+Contoh)”

Exit mobile version