Metode Penelitian Kualitatif

Metode penelitian kualitatif adalah jenis metodologi penelitian yang digunakan untuk data penelitan yang tidak terstruktur. Contoh data yang tidak tersetruktur adalah informasi atau data dari hasil observasi, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, tinjauan pustaka, dan catatan lapangan. Metode penelitian kualitatif berangkat dari data dengan memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas hingga menghasilkan sebuah teori. Dalam metode penelitian kualitatif memiliki penekanan terhadap kedalaman data yang diperoleh dan tidak terlalu fokus pada bilangan.

Bagaimana proses analisis yang dilakukan pada metode penelitian kualitatif? Apa saja prosedur kerja yang dilakukan pada metode penelitian kualitatif? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah.

Table of Contents

Pengertian Metode Penelitian Kulitatif

Metode penelitian kualitatif adalah cara memahami fenomena tetang apa yang dialami oleh subyek penelitian secara holistik melalui deskripsi suatu konteks khusus dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Sehingga dapat ditegaskan bahwa dalam metode penelitan kualitatif menggunakan teknik analisis yang tidak terlalu menitik beratkan angka.

Ada beberapa karaktersitik yang menjadi pembeda bagi metode penelitian kualitatif. Beberapa karakteristik pembeda pada metode penelitian kualitatif meliputi beberapa poin berikut.

  • Pengukuran variabel tidak begitu fokus pada angka atau nilai
  • Tidak melakukan suatu pengujian dengan tes-tes statistik
  • Tidak bergantung pengukuran numerik
  • Bersifat elaborativ, yaitu diperbolehkan menggali informasi lebih dalam terhadap obyek penelitian
  • Bentuk data umumnya tidak terstruktur

Tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menjelaskan suatu fenomena dengan sedalam-dalamnya melalui beberapa data yang dapat mendukung penelitian. Pada metode penelitian kualitatif, informasi yang semakin mendalam dari suatu data akan memberikan nilai kualitas penelitian menjadi semakin baik.

Baca Juga: Metode Penelitian Kuantitatif

8 Jenis Penelitian Kualitatif

Setidaknya ada delapan jenis penelitian kualitatif yaitu etnografi, studi kasus, studi dokumen, observasi alam, wawancara terpusat, fenomenologi, grounded theory, dan studi sejarah. Penjelasan setiap jenis penelitian kualitatif terdapat pada masing-masing bahasan berikut.

  1. Etnografi (Penelitian Lapangan):
    merupakan studi yang sangat mendalam mengenai perilaku yang terjadi secara alami. Data diperoleh melalui observasi mendalam, wawancara dengan pihak terkait, mempelajari dokumen (catatan lapangan), dan dapat juga melalui sumber informasi terkait lainnya.
  1. Studi kasus:
    merupakan penelitian dalam waktu tertentu dengan tujuan memperoleh deskripsi utuh dan mendalam dari suatu entitas (keberadaan yang berbeda dan unik).
  1. Studi dokumen:
    merupakan kajian yang menitik beratkan pada analisis atau unterpretasi bahan tertulis berdasar suatu konteks. Bentuk dokumen yang dijadikan sumber data dapat berupa buku, surat kabar, majalah, film, catatan harian, jurnal, dan catatan yang terpublikasikan lainnya.
  1. Pengamatan alami (Natural Observation):
    merupakan jenis penelitian yang dilakukan melalui pengamatan menyeluruh pada sebuah latar tertentu tanpa mengubahnya. Tujuan utama dari pengamatan adalah untuk memahami perilaku suatu obyek penelitian pada kondisi-kondisi tertentu.
  1. Wawancara terpusat:
    merupakan cara mendapatkan informasi secara mendalam dengan cara memberi pertanyaan untuk mendapatkan jawaban dari beberapa sumber.
  1. Fenomenologi:
    merupakan studi tentang pengalaman hidup seseorang. Jenis penelitian kualitatif fenomenologi dilakukan dengan cara melihat dan mendengar lebih dekat, penjelasan, terperinci penjelasan, serta pemahaman pengalaman individual.
  1. Grounded theory: https://dosen.perbanas.id/penelitian-kualitatif-pendekatan-grounded-theory/
    adalah suatu teori yang secara induktif di peroleh dari pengkajian fenomena yang mewakilinya. Penalaran induktif adalah proses berpikir logis yang diawali dengan observasi data, pembahasan, dukungan pembuktian, dan diakhiri dengan kesimpulan umum.
  1. Studi sejarah:
    merupakan kajian dari beberapa peristiwa yang telah terjadi di masa lampau. Dari sejarah dapat diperoleh data berupa fakta-fakta yang dapat dijadikan sebagai salah satu sumber informasi.

Baca Juga: Cara Mengerjakan Statistik Deskriptif dengan Google Spreadsheet

Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif

Meskipun tidak berbentuk angka, namun data yang didapatkan dalam teknik analisis data kualitatif juga cukup besar dan memiliki banyak variasi. Pengolahan data-data tersebut secara baik akan memberikan banyak sekali informasi. Pengolahan data pada metode penelitian kualitatif dapat dilakukan melalui beberapa teknik analisis.

Teknik analisis dalam penelitian kualitatif yang cukup populer adalah analisis konten, naratif, dan wacana.

  • Analisis Konten/Isi: memahami seluruh tema dari data yang dimiliki melalui pembahasan mendalam terhadap isi dari materi yang tertulis atau terdokumentasi.
  • Analisis Naratif: mengomunikasikan ide dengan jelas berdasarkan data-data yang telah ditelaah secara mendalam.
  • Wacana: mengamati interaksi orang atau komunikasi antar orang dalam konteks tertentu

Salah satu teknik analisis lain untuk metode penelitian kualitatif disampaikan James P. Spradley yaitu seorang profesor antropologi asal Amerika Serikat. Di mana James P. Spradley mengemukakan empat tahapan dalam menganalisis data kualitatif yang disebut model atau teknik Spradley. Proses yang dilakukan pada metode penelitian kualitatif dalam teknik Spradley meliputi tahapan-tahapan berikut.

  • Analisis dominan: peneliti harus mendapatkan gambaran umum dari obyek yang diteliti atau dari sebuah isu sosial yang diangkat menjadi tema penelitian. Gambaran umum bisa didapatkan dari banyaknya data yang diperoleh selama proses pengumpulan data. Setiap data nantinya akan memiliki pos atau dominan masing-masing yang akan menjadi panduan dalam melakukan penelitian.
  • Taksonomi: menurut KBBI berarti klasifikasi bidang ilmu, kaidah, dan prinsip yang meliputi pengklasifikasian obyek. Sehingga dapat dikatakan dalam tahapan taksonomi adalah proses menganalisis data dengan cara pengelompokan data yang telah diperoleh. Semua domain dari data yang sudah didapatkan harus ditelaah dan diteliti kembali pada tahap ini. Tujuannya untuk mengetahui unsur apa saja yang membangun domain-domain data penelitian tersebut.
  • Komponensial: bertujuan unutk mengetahui ciri spesifik dari semua unsur yang menyusun domain data penelitian.
  • Tema Kultural: peneliti akan menarik hubungan antardomain data yang sudah diketahui ciri spesifiknya. Hubungan antar domain data itulah yang kemudian menjadi kesimpulan atas semua data penelitian yang diperoleh.

Baca Juga: Langkah Penataan Stabilitas Politik pada Masa Peralihan dari Orde Lama ke Orde Baru

Contoh Penggunaan Metode Penelitian Kualitatif

Seorang peneliti ingin mengetahui pendapat masyarakat atas dibangunnya Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta. Namun peneliti menemukan kesulitan untuk menentukan pernyataan masalah atau tujuan penelitian yang spesifik. Sehingga untuk menyetakan permasalahan dan tujuan penelitian bisa dilakukan melalui metode penelitian kualitatif.

Gambar oleh User Alvin Imanuel Karya sendiri, CC BY-SA 4.0, Pranala

Teknik analisis data kualitatif menjadi kontrol dari suatu fenomena yang dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi. Pada metode penelitian kualitatif menggunakan penekatan yang lebih update (terbaru). Pemahaman yang lebih detail dan mendalam melalui penelitian kualitatif dapat membantu untuk menentukan tujuan penelitian.

Demikianlah tadi ulasan pengertian dan bagaimana prosedur kerja metode penelitian kualitatif. Terima kasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: Contoh Analisis Statistik Deskriptif untuk Eksplorasi Data

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.