Gerak Benda Jatuh Bebas dan Vertikal ke Atas (GLBB)

Benda yang bergerak lurus dengan arah vertikal (arah atas-bawah) dapat mengalami gerak benda jatuh bebas. Di mana benda yang dilemparkan vertikal ke atas akan mencapai ketinggian maksimal kemudian akan jatuh bebas ke bawah. Gerak benda jatuh bebas dan vertikal ke atas merupakan gerak lurus dengan percepatan tetap. Besarnya percepatan atau perlambatan pada gerak jatuh bebas […]

Gerak Benda Jatuh Bebas dan Vertikal ke Atas (GLBB) Read More »

Rumus Percepatan Rata-Rata dan Sesaat (+Cara Hitung)

Percepatan rata-rata dan sesaat terdapat pada benda yang melaju atau bergerak dengan kecepatan tertentu. Benda bergerak pada umumnyna memiliki kecepatan yang berubah-ubah. Di mana benda kadang bergerak lebih cepat dan kadang lebih lambat. Benda bergerak yang cenderung mempercepat gerakannya memiliki percepatan, sementara benda yang cenderung memperlambat gerakannya memiliki perlambatan. Pembeda percepatan dan perlambatan terdapat pada

Rumus Percepatan Rata-Rata dan Sesaat (+Cara Hitung) Read More »

Rumus Kelajuan dan Kecepatan Sesaat

Kelajuan dan kecepatan sesaat merupakan besaran yang menunjukkan seberapa cepat atau lambat gerakan suatu benda pada waktu t tertentu. Misalkan sebuah mobil bergerak dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam. Keterangan kecepatan mobil tersebut tidak mewakili kecepatan mobil di setiap waktu. Pada selang waktu tertentu, mobil mungkin bergerak lebih cepat atau lebih lambat. Sehingga dalam gerak mobil

Rumus Kelajuan dan Kecepatan Sesaat Read More »

Perbedaan Kelajuan dan Kecepatan Rata-Rata dalam Fisika

Rumus kelajuan dan kecepatan rata-rata dinyatakan dalam persamaan yang sama yaitu panjang lintasan tempuh per waktu. Namun kelajuan dan kecepatan rata-rata dalam bahasan Fisika merupakan dua jenis besaran turunan yang berbeda. Perbedaan kelajuan dan kecepatan rata-rata terletak pada panjang lintasan yang digunakan dalam perhitungan. Di mana panjang lintasan dapat berupa total jarak yang ditempuh atau

Perbedaan Kelajuan dan Kecepatan Rata-Rata dalam Fisika Read More »

Cara Menjumlahkan Pecahan Biasa

Cara menjumlahkan pecahan digunakan untuk mengetahui hasil gabungan dari dua buah pecahan atau lebih. Di mana cara menjumlahkan pecahan biasa dapat dilakukan ketika pecahan memiliki penyebut yang sama. Saat bentuk pecahan memiliki penyebut yang sama, cara menjumlahkan pecahan dilakukan dengan menjumlahkan bilangan dari pembilang pecahan. Contoh cara menjumlahkan pecahan: 7/13 + 2/13 = 7 +

Cara Menjumlahkan Pecahan Biasa Read More »

Persamaan Efek Doppler

Persamaan Efek Doppler menyatakan hubungan antara besar frekuensi sumber bunyi (fs) dengan besar frekuensi bunyi yang didengar oleh pengamat (fp). Sumber bunyi berasal dari benda yang menghasilkan bunyi karena bergetar sehingga menghasilkan frekuensi. Bunyi yang dapat didengar oleh manusia memiliki frekuensi antara 20 Hz sampai dengan 20.000 Hz. Bunyi dapat terdengar oleh pendengar karena merambat

Persamaan Efek Doppler Read More »

Cara Menghitung Perbesaran yang Dihasilkan Mikroskop

Rumus yang digunakan untuk menghitung perbesaran yang dihasilkan mikroskop (M) adalah perkalian perbesaran yang dihasilkan oleh lensa okuler (Mok) dan obyektif (Mob). Lensa okuler pada mikroskop adalah bagian lensa yang dekat dengan pengamat. Sementara lensa obyektif pada mikroskop adalah bagian lensa yang dekat dengan benda. Lensa obyektif pada mikroskop pada umumnya memiliki fokus lensa objektif

Cara Menghitung Perbesaran yang Dihasilkan Mikroskop Read More »

Hubungan Rumus Usaha dan Energi (Potensial dan Kinetik)

Usaha (W) merupakan gaya yang menyebabkan terjadinya perpindahan benda dari satu tempat ke tempat lainnya. Energi (E) adalah kemampuan untuk mengerjakan sesuatu dengan sifat kekal. Benda yang mengalami perubahan energi terjadi karena mendapatkan usaha dari gaya yang bekerja pada benda tersebut, sehingga terdapat hubungan antara rumus usaha dan energi. Dua besaran yaitu usaha dan energi

Hubungan Rumus Usaha dan Energi (Potensial dan Kinetik) Read More »

Cara Menyelesaikan Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen

Eksponen adalah operasi hitung matematika yang berkaitan dengan bilangan berpangkat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa persamaan dan pertidaksamaan eksponen menyatakan fungsi yang melibatkan bentuk bilangan berpangkat. Perbedaan dari persamaan dan pertidaksamaan eksponen terdapat pada tanda hubung yang menghubungkan antar ruas kiri dan kanan. Persamaan eksponen dihubungkan oleh tanda sama dengan (=), sedangkan pertidaksamaan eksponen dihubungkan oleh

Cara Menyelesaikan Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen Read More »