Soal
UTBK 2024/Pengetahuan dan Pemahaman Umum
1Konon, di sebuah hutan ada dua ekor kera yang pada mulanya merupakan sepasang suami istri yang sudah bersumpah setia. 2Ketika sepasang suami istri itu menjelma menjadi kera, mereka pun tetap bersama menanggung duka dan derita. 3Mereka juga menuai sukacita bersama. 4Katanya, mereka berdua sudah menghuni pura sejak mereka dilahirkan oleh induk yang sama. 5Namun, mereka dilahirkan jadi jantan kera yang berbeda. 6Menyesalkah mereka?
7Kelahirannya di halaman pura yang memang penuh dihuni kera itu konon adalah permintaan mereka berdua. 8Harapannya adalah agar mereka diberi kesempatan menyucukan hidup mereka sehingga mereka berdua kembali menjadi manusia, kemudian hidup menjadi makhluk utama dan Kembali ke surga.
Ungkapan yang digunakan penulis untuk memberikan penegasan melalui pengulangan kata lain yang memiliki makna sama pada bacaan di atas adalah ….
(A) bersumpah setia dalam kalimat (1)
(B) suami istri dalam kalimat (2)
(C) duka dan derita dalam kalimat (2)
(D) sukacita bersama dalam kalimat (3)
(E) kembali ke surga dalam kalimat (8)
Kunci Jawaban
Pembahasan
Gaya bahasa penegasan yang menggunakan pengulangan kata atau frasa bersinonim untuk mempertegas maksud tertentu disebut dengan majas tautologi. Contoh ungkapan untuk memberikan penegasan adalah duka dan derita. Duka bermakna kesedihan, kesusahan, atau penderitaan hati. Sedangkan derita bermakna kesengsaraan atau kesusahan yang ditanggung.
Frasa duka dan derita menggabungkan dua kata sinonim secara berdampingan untuk mempertegas rasa kesusahan/kesengsaraan yang ditanggung oleh kedua kera tersebut. Jadi, ungkapan yang digunakan penulis untuk memberikan penegasan melalui pengulangan kata lain yang memiliki makna sama pada bacaan di atas adalah duka dan derita dalam kalimat (2).