UTBK 2021/Pengetahuan Umum
(1) Stigma pertanian tebang bakar yang berkontribusi pada kehancuran hutan dan pelepasan gas rumah kaca sudah lama melekat dalam metode perladangan tradisional. (2) Namun, menurut studi terbaru, bila dilakukan secara benar, metode perladangan berpindah ini sesungguhnya menciptakan ekosistem alami dengan keanekaragaman hayati tinggi, kaya dengan cadangan karbon, dan risiko erosi tanah yang rendah. (3) Untuk membuktikannya, memang diperlukan pengujian di beberapa lahan yang berbeda dalam wilayah yang cukup luas. (4) Tentu saja ini memerlukan waktu yang cukup lama. (5) Cakupan wilayah yang luas tersebut memungkinkan pengamatan terhadap suatu siklus, mulai dari tanaman pangan, menjadi hutan muda, hingga menjadi hutan sekunder.

(6) Riset lain berhasil membandingkan tingkat keanekaragaman hayati dan jasa ekosistem di hutan tradisional dengan sistem perladangan berpindah di wilayah utara Kalimantan, termasuk penggunaan lahan lain seperti hutan alam dan perkebunan monokultur. (7) Riset ini menemukan bahwa semua jenis penggunaan lahan yang terkait hutan memakai sistem perladangan berpindah mengungguli perkebunan monokultur kelapa sawit dan karet. (8) Keragaman jenis-jenis pohon lebih besar, erosi tanah rendah, dan cadangan karbon di atas permukaan tanah perladangan berpindah dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan perkebunan.

Soal 1

Tujuan penulisan kalimat (3) pada bacaan di atas adalah untuk ….

(A) mengenalkan ide pokok baru paragraf 2

(B) mengusulkan metode penelitian yang digunakan

(C) menguatkan hasil pembuktian studi terbaru

(D) memberikan penekanan bahwa syarat penelitian harus dipenuhi

(E) menjelaskan lebih lanjut informasi tambahan penelitian

Jawab: (D)

Kalimat (3) pada bacaan:
Untuk membuktikannya, memang diperlukan pengujian di beberapa lahan yang berbeda dalam wilayah yang cukup luas.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa studi terbaru mengenai hasil dari metode perladangan berpindah membutuhkan pembuktian. Di mana pembuktian tersebut bertujuan untuk memastikan syarat penelitian harus dipenuhi.

Jadi, tujuan penulisan kalimat (3) pada bacaan di atas adalah untuk memberikan penekanan bahwa syarat penelitian harus dipenuhi.

Soal 2

Frasa keanekaragaman hayati tinggi, kaya dengan cadangan hidrokarbon, dan risiko erosi tanah yang rendah pada kalimat (2) akan menjadi benar bila susunannya ….

(A) keanekaragaman hayati tinggi, cadangan karbon kaya, dan risiko erosi tanah yang rendah

(B) tingginya keanekaragaman hayati, cadangan karbon yang kaya, dan risiko erosi tanah rendah

(C) keanekaragaman hayati yang tinggi, cadangan karbon yang kaya, dan rendahnya risiko erosi tanah

(D) tingginya keanekaragaman hayati, cadangan karbon yang kaya, dan risiko erosi tanah yang rendah

(E) keanekaragaman hayati yang tinggi, cadangan karbon yang kaya, dan risiko erosi tanah yang rendah

Jawab: (E)

Dalam kalimat efektif, bentuk frasa perlu memperhatikan kesejajaran (paralelisme). Frasa bentuk aktif akan bersama dengan frasa bentuk aktif. Begitu juga untuk frasa bentuk pasif akan bersama dengan frasa bentuk pasif.

  • Ada tiga frasa yang perlu diperbaiki yaitu
    • keanekaragaman hayati tinggi,
    • kaya dengan cadangan hidrokarbon, dan
    • risiko erosi tanah yang rendah

Bentuk perbaikan yang dapat dilakukan adalah menjadikan frasa memiliki bentuk … yang … seperti risiko erosi tanah yang rendah. Bentuk perbaikan yang dapat dilakukan untuk dua frasa lainnya adalah keanekaragaman hayati yang tinggi dan cadangan hidrokarbon yang kaya.

Jadi, frasa keanekaragaman hayati tinggi, kaya dengan cadangan hidrokarbon, dan risiko erosi tanah yang rendah pada kalimat (2) akan menjadi benar bila susunannya keanekaragaman hayati yang tinggi, cadangan karbon yang kaya, dan risiko erosi tanah yang rendah.

Soal 3

Gagasan paragraf 1 akan menjadi lebih mudah dipahami apabila urutan kalimatnya adalah ….

(A) 1 – 2 – 4 – 3 – 5

(B) 1 – 2 – 5 – 3 – 4

(C) 1 – 2 – 3 – 5 – 4

(D) 1 – 5 – 2 – 3 – 4

(E) 1 – 5 – 3 – 2 – 4

Jawab: (C)

Kalimat (5) pada paragraf 1 perlu diletakkan setelah kalimat (3) karena menjelaskan mengenai wilayah yang cukup luas. Jadi, gagasan paragraf 1 akan menjadi lebih mudah dipahami apabila urutan kalimatnya adalah 1 – 2 – 3 – 5 – 4.

Soal 4

Kalimat (6) dan (7) dalam bacaan di atas mengandung hubungan ….

(A) penguatan

(B) penegasan

(C) perbandingan

(D) pemerian

(E) penambahan

Jawab: (E)

  • Kalimat (6) dan (7) dalam bacaan:
    • (6) Riset lain berhasil membandingkan tingkat keanekaragaman hayati dan jasa ekosistem di hutan tradisional dengan sistem perladangan berpindah di wilayah utara Kalimantan, termasuk penggunaan lahan lain seperti hutan alam dan perkebunan monokultur.
    • (7) Riset ini menemukan bahwa semua jenis penggunaan lahan yang terkait hutan memakai sistem perladangan berpindah mengungguli perkebunan monokultur kelapa sawit dan karet.

Topik pembahasan pada kalimat (6) mengenai hadil dari riset lain yang dilakukan. Kalimat (7) memberikan tambahan keterangan mengenai hasil riset lain yang dilakukan tersebut.

Jadi, kalimat (6) dan (7) dalam bacaan di atas mengandung hubungan penambahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.