Cara Membuat Kutipan dalam Sebuah Karya Tulis

Ada dua cara yang dapat digunakan untuk menuliskan kutipan yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Cara membuat kutipan Sedangkan penulisan sumber kutipan dapat ditulis dalam tiga bentuk yaitu innote, footnote, dan endnote. Kutipan dalam sebuah karya tulis memiliki peran untuk mendukung gagasa atau topik yang diangkat dalam suatu karya tulis. Suatu karya ilmiah memuat […]

Cara Membuat Kutipan dalam Sebuah Karya Tulis Read More »

Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Berbagai Sumber

Sebuah karya ilmiah biasanya menggunakan banyak jenis sumber untuk dijadikan panduan dalam penulisannya. Berbagai sumber daftar pustaka dari suatu karya ilmiah dapat berasal dari buku, jurnal, majalah/koran, ensiklopedia, halaman website yang dapat dipercaya, dan lain sebagainya. Penulisan daftar pustaka umumnya ditulis urut secara abjad yang memuat informasi nama penulis, tahun penerbit, judul tulisan, lokasi penerbit,

Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Berbagai Sumber Read More »

Penulisan Daftar Pustaka yang Benar dari Sumber Buku

Ada dua aturan dalam penulisan daftar pustaka yang benar yaitu format American Psychological Association (APA) dan Modern Language Association (MLA). Untuk format penulisan daftar pustaka yang benar umunya banyak menggunakan gaya APA. Daftar pustaka memuat informasi-informasi penting dari sebuah referensi yang digunakan. Biasanya, daftar pustakan terletak dihalaman paling belakang dari sebuah karya tulis. Secara umum,

Penulisan Daftar Pustaka yang Benar dari Sumber Buku Read More »

4 Metode Penjumlahan Vektor

Vektor adalah ruas garis berarah yang memiliki nilai panjang dan arah. Besaran vektor merupakan jenis besaran yang memiliki nilai dan arah. Contoh besaran vektor adalah perpindahan, kecepatan, percepatan, dan besaran lain yang memiliki nilai serta arah. Panjang vektor v merupakan jarak dari titik pangkal ke titik ujung dan ditulis dalam simbol |v|. Sebuah besaran vektor

4 Metode Penjumlahan Vektor Read More »

Perbandingan Segitiga Siku-Siku dengan Sudut Istimewa

Segitiga siku-siku adalah jenis segitiga yang memiliki karakteristik salah satu sudutnya sama dengan 90o (besar sudut 90o = sudut siku-siku). Dalam sebuah segitiga, ketiga sudutnya memiliki jumlah sama dengan 180o. Sehingga jumlah dua buah buah sudut lainnya pada segitiga siku-siku adalah 90o. Sudut 90o bersama dengan sudut-sudut 30o, 37o, 45o, 53o, dan 60o merupakan sudut

Perbandingan Segitiga Siku-Siku dengan Sudut Istimewa Read More »

Cara Menghitung Resultan Vektor 3 Arah Secara Analitis

Cara menghitung resultan vektor berbeda dengan penjumlahan biasa karena arah vektor mempunyai pengaruh dalam penjumlahan vektor. Pengertian vektor sendiri adalah jenis besaran yang memiliki nilai dan arah. Contoh besaran vektor adalah kecepatan, percepatan, gaya, momentum, impuls, serta besaran-besaran lainnya yang memiliki nilai dan arah. Resultan vektor merupakan hasil penjumlahan atau pengurangan dua vektor atau lebih.

Cara Menghitung Resultan Vektor 3 Arah Secara Analitis Read More »

3 Cara Perpindahan Kalor/Panas +Contohnya

Panas atau kalor merupakan energi yang dapat berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah. Ada tiga cara perpindahan kalor dari satu benda ke benda yang lain yaitu melalui konduksi, konveksi, dan radiasi. Cara perpindahan kalor dapat diamati dalam berbagai aktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan perpindahan kalor dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan tertentu. Contoh

3 Cara Perpindahan Kalor/Panas +Contohnya Read More »

Penerapan Asas Black untuk Menyelesaikan Masalah Kalor

Penerapan Asas Black terdapat pada permasalahan-permasalahan yang berhubungan panas/kalor. Kalor merupakan energi yang dapat berpindah dari satu benda ke benda lain. Cara perpindahan kalor dapat melalui tiga cara yaitu radiasi, konduksi, atau konveksi. Di mana kalor akan berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah. Adanya perpindahan mengakibatkan terbentuknya suhu akhir yang

Penerapan Asas Black untuk Menyelesaikan Masalah Kalor Read More »

Cara Mengubah Satuan km/jam menjadi m/s dan Sebaliknya

Cara mengubah satuan km/jam menjadi m/s atau sebaliknya dibutuhkan dalam perhitungan yang memiliki besaran-besaran satuan yang berbeda. Di mana sebuah benda yang bergerak mempunyai kecepatan yang biasanya dinyatakan dalam satuan km/jam atau m/s. Satuan kecepatan km/jam digunakan ketika jarak yang ditempuh dinyatakan dalam km dan waktu tempuh dalam jam. Sedangkan satuan m/s digunakan ketika satuan

Cara Mengubah Satuan km/jam menjadi m/s dan Sebaliknya Read More »

Dimensi Besaran Turunan +Contohnya

Dimensi besaran turunan adalah penulisan besaran menggunakan lambang besaran pokok. Ada banyak sekali dimensi besaran turunan. Contoh dimensi besaran turunan adalah [L]2, [L][T]–1, [M][L]–3, [M][L][T]–2, dan lainnya. Cara menentukan dimensi besaran turunan ada dua. Yaitu menggunakan rumus atau menggunakan satuan. Penjelasan lebih lanjut mengenai dimensi besaran turunan ada di bawah. Dimensi Besaran Pokok Besaran pokok

Dimensi Besaran Turunan +Contohnya Read More »