Cara Membuat Kutipan dalam Sebuah Karya Tulis

By | October 26, 2020

Suatu karya ilmiah memuat pernyataan, pendapat, definisi, rumusan masalah, dan bentuk ide pemikiran lainnya. Karya tulis ilmiah biasanya didukung oleh bukti-bukti dari karya tulis lain yang telah terdokumentasikan sebelumnya. Tujuan utama mencantumkan kutipan dalam sebuah karya tulis ilmiah adalah untuk merujuk informasi berupa pendapat atau teori yang dikemukakan oleh para ahli. Informasi tersebut digunakan untuk memperkuat pendapat yang diajukan penulis suatu karya ilmiah. Cara menulis kutipan meliputi dua jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Sedangkan penulisan sumber kutipan dapat ditulis dalam tiga bentuk yaitu innote, footnote, dan endnote.

Bagaimana cara membuat kutipan untuk penulisan suatu karya ilmiah? Bagaimana cara menuliskan sumber pada bagian yang dikutip dalam suatu karya tulis ilmiah? Sobat idschool dapat mencari tahunya melalui ulasan di bawah.

3 Macam Cara Penulisan Sumber Kutipan

Pernyataan atau ide orang lain yang digunakan dalam sebuah karya tulis harus ikut serta dicantumkan. Ada tiga macam bentuk penulisan sumber kutipan yang dapat digunakan dalam menulis suatu karya ilmiah. Tiga macam bentuk penulisan sumber kutipan meliputi innote, footnote, dan endnote. Pemilihan bentuk kutipan biasanya didasarkan pada ketentuan atau kesepakatan instansi atau lembaga penyelenggara.

Innote

Innote atau in text notation adalah pengutipan dan penulisan rujukan yang terletak dalam badan teks suatu karya ilmiah. Sumber kutipan disertakan dalam tanda kurung yang berisi informasi nama akhir penulis sumber, tahun, dan halaman. Selanjutnya, daftar sumber referensi lengkapnya diletakkan pada bagian daftar pustaka. Bentuk kutipan ini banyak digunakan dalam penulisan skripsi atau bentuk tugas akhir lainnya.

Dalam jenis tata pengutipan innote, terdapat dua acara mengutip yakni kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan langsung ditulis dengan meyalin informasi sesuai dengan sumber. Kutipan tidak langsung merupakan penulisan kutipan dengan menyaring informasi sumber rujukan kemudian disajikan dalam bahasa atau pemaparan yang berbeda.

Footnote 

Footnote atau yang lebih akrab disebut sebagai catatan kaki merupakan bentuk kutipan yang sumbernya diletakkan di bagian bawah halaman (kaki halaman). Kutipan yang ditulis dalam bentuk footnote menggunakan kode angka pada bagian kutipan yang dicantumkan. Keterangan kode angka diberikan pada bagian kaki halaman yang memuat informasi lengkap sumber rujukan.

Penulisan sumber pada bentuk kutipan footnote mengikuti urutan berikut.

  • nama lengkap penulis tanpa dibalik
  • judul sumber rujukan dengan huruf miring
  • nama kota penerbit, nama penerbit, dan tahun terbit dengan tanda pisah dan diapit dengan tanda kurung
  • keterangan nomor halaman

Endnote

Endnote atau yang disebut juga catatan akhir adalah bentuk penulisan kutipan yang sama dengan footnote. Kedua bentuk penulisan kutipan untuk footnote dan endnote memanfaatkan kode angka pada kutipan yang dicantumkan. Perbedaan footnote dan endnote terdapat pada letak sumber rujukan. Keterangan identitas sumber rujukan pada endnote berada pada bagian akhir pembahasan sebuah karya tulis ilmiah. Kode angka disusun secara urut sesuai dengan susunan paragraf dan halaman karya ilmiah.

3 Bentuk Penulisan Sumber Kutipan

Baca Juga: Perbedaan Footnote, Bodynote, dan Endnote

2 Jenis Kutipan

Cara mengutip dari suatu sumber untuk penulisan karya ilmiah meliputi dua jenis. Kedua jenis cara mengutip tersebut adalah kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Penulisan kutipan pada dua jenis bentuk ini harus menyertakan keterangan sumber referensi yang digunakan. Masing – masing jenis kutipan diberikan seperti pada bahasan di bawah.

Kutipan Langsung

Penulisan kutipan langsung dari suatu sumber dilakukan dengan cara menyalinnya tanpa mengubah apapun. Sehingga, bentuk kutipan langsung akan sama persis dengan sumber aslinya, baik ejaan maupun bahasanya. Kutipan langsung ditulis beserta informasi sumber dengan mencantumkan nama, tahun penerbitan, dan nomor halaman dari sumber yang dijadikan rujukan.

Kutipan langsung dibedakan menjadi dua yaitu kutipan langsung pendek dan kutipan langsung panjang.

Kutipan Langsung Pendek

Kutipan langsung pendek ditujukan untuk penulisan kutipan untuk jumlah kata yang dikutip kurang dari 40 kata atau pernyataan yang dikutip kurang dari dari empat baris. Cara penulisan kutipan pendek dilakukan dengan mengapit pernyataan kutipan dengan tanda petik dan bergabung dengan badan teks. Pernyataan kutipan langsung yang dikutip disertakan informasi nama akhir penulis, tahun terbit, dan nomor halaman sumber rujukan. Sedangkan keterangan sumber rujukan selengkapnya dituliskan pada akhir pembahasan.

Contoh bentuk kutipan langsung pendek:

Kutipan Langsung Pendek

Kutipan Langsung Panjang

penulisan kutipan untuk jumlah kata yang dikutip lebih dari 40 kata atau pernyataan yang dikutip lebih dari empat baris. Penulisan kutipan langsung panjang memiliki pemisah antara badan paragraf dengan pernyataan yang dikutip. Selain itu, pernyataan kutipan langsung panjang yang dikutip ditulis menjorok ke dalam paragraf dan memiliki spasi baris yang lebih kecil yaitu satu spasi.

Contoh bentuk kutipan langsung panjang:

Kutipan Langsung Panjang

Kutipan Tidak Langsung

Kutipan tidak langsung dibuat dengan kalimat sendiri dengan cara meringkas atau menyimpulkan suatu pokok bahasan. Bagian yang diambil pada kutipan tidak langsung pada umumnya berupa gagasan pokok pikiran atau ide utama suatu pembahasan pada sumber yang dijadikan referensi.

Kutipan tidak langsung dibuat oleh penulis mengungkapkan suatu gagasan sumber dengan bahasa sendiri. Sehingga pernyataan yang merupakan bentuk kutipan tidak langsung memiliki cara penyampaian yang berbeda dengan sumber aslinya. Pernyataan yang merupakan kutipan tidak langsung ditulis pada badan tulisan tanpa diapit tanda petik. Sumber asal kutipan juga disertakan dengan format penulisan sama dalam kurung memuat informasi nama dan tahun terbit karya.

Baca Juga: Cara Membuat Daftar Pustaka yang Benar

Cara Menulis Kutipan Dari Berbagai Sumber

Sumber rujukan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah dapat berasal dari buku, jurnal, majalah, atau sumber terpercaya lainnya. Beberapa sumber rujukan memiliki informasi yang detail, beberapa sumber tidak memilikinya. Misalnya pada kutipan yang diambil dari halaman website, beberapa sumber ditulis tanpa ada keterangan nama penulisnya. Cara menulis kutipan dari berbagai sumber diberikan seperti contoh – contoh kutipan di bawah.

Kutipan dari sumber buku/jurnal dengan satu nama penulis:

Penelitian yang dilakukan tersebut menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa “terdapat kecenderungan semakin banyak ‘campur tangan’ pimpinan perusahaan semakin rendah tingkat partisipasi karyawan di daerah perkotaan” (Soewignyo, 1991:101).

Atau,

Penelitian yang dilakukan Soewignyo (1991:101) tersebut menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa “terdapat kecenderungan semakin banyak ‘campur tangan’ pimpinan perusahaan semakin rendah tingkat partisipasi karyawan di daerah perkotaan”.

Kutipan dari sumber buku/jurnal dengan lebih dari satu nama penulis:

Birokrasi yang gemuk dan kompleks dapat menimbulkan masalah sebagaimana pendapat “birokrasi yang gemuk dan lamban perlu dipangkas agar lebih efisien dan lincah dalam merespon permintaan layanan dari masyarakat” (Osborne & Plastrik, 2001:95).

Atau,

Birokrasi yang gemuk dan kompleks dapat menimbulkan masalah sebagaimana pandangan Osborne dan Plastrik (2001:95) yang menyatakan bahwa “birokrasi yang gemuk dan lamban perlu dipangkas agar lebih efisien dan lincah dalam merespon permintaan layanan dari masyarakat”.

Kutipan dari sumber majalah/koran:

Sebagaimana terjadi di beberapa negara sedang berkembang, di Indonesia juga ditemukan bahwa bahwa banyak kasus korupsi yang terjadi atas nama pemberantasan korupsi (Kompas, 11 Maret 2008).

Kutipan dari sumber perantara:

Iklan yang baik adalah iklan yang dapat mempengaruhi emosi seseorang sebagaimana pernyataan “iklan penuh arti yaitu iklan yang bisa mempengaruhi emosi dan bermakna” (Robert Smith, 2007 dalam Smith, Chen dan Yang, 2008:28).

Kutipan dari sumber halaman website:

Menurut Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Gerdabangsari adalah program pembangunan yang memfokuskan diri pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia, perbaikan ekonomi rakyat, dan pembangunan pertanian (www.kutaitimur.go.id, diakses 6 juni 2007).

Demikianlah tadi ulasan cara penulisan kutipan yang dapat digunakan untuk mengutip informasi dari suatu sumber. Bahasan untuk membuat kutipan meliputi dua jenis kutipan dan tiga macam bentuk kutipan. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Contoh Kalimat Ambigu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.