5 Keunikan Rumah Adat Joglo dari Jawa

By | September 9, 2021

Joglo adalah rumah adat dari daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Keunikan rumah adat Joglo yang utama terdapat pada bentuk bangunan dan bahan yang digunakan. Rumah adat Joglo mempunyai filosofi yang melambangkan doa, harapan dan cara menjalani hidup yang baik.

Nama Joglo diambil dari bentuk atap rumah Joglo yang menyerupai bentuk gunung yang tinggi. Asal kata Joglo berasal dari Tajug Loro yang artinya dua gunung. Dalam filosofi Jawa, gunung adalah tempat yang tinggi dan sakral. Kondisi tersebut sesuai dengan bentuk atap rumah Joglo yang tinggi.

Rumah Joglo merupakan salah satu rumah tradisional yang dulunya hanya dapat dibangun oleh masyarakat dengan status sosial tinggi. Contoh kalangan masyarakat denggan status sosial tinggi adalah bangsawan atau kerajaan. Hal ini dikarenakan pembuatan Rumah Joglo pada waktu dulu membutuhkan biaya yang besar. Mayoritas rumah Joglo dibangun oleh bangsawan dengan tujuan untuk menerima tamu dengan jumlah yang besar.

Namun dengan perkembangan zaman, rumah Joglo menjadi identitas sebagai rumah adat yang boleh dimiliki oleh semua orang. Bentuk rumah Joglo dapat dilihat seperti gambar di bawah.

Rumah Adat Joglo
Sumber gambar: Rumah adat Joglo di Gunung Kidul (Yogyakarta) yang didokumentasikan Balai Pelestarian Cagar Budaya (dok. Kemendikbud)

Dari gambar yang diberikan seperti di atas, sobat idschool tentunya dapat menyimpulkan apa saja keunikannya. Keunikan pertama terdapat pada bagian atapnya yang tinggi yang berupa limasan. Kedua, keunikannya terdapat pada bahan yang digunakan dalam pembuat rumah joglo.

Keunikan Rumah Adat Joglo dari Yogyakarta

Keunikan rumah adat Joglo dari Jawa:

  • Bangunan sebagian besar terbuat dari kayu jati
  • Atapnya disebut dengan tajug, yang artinya berbentuk gunung atau piramida
  • Memiliki empat tiang utama
  • Terbagi menjadi dua bagian, yaitu rumah induk dan rumah tambahan
  • Bagian depan rumah disebut dengan pendopo, ruang luas terbuka yang digunakan sebagai ruang tamu atau pertemuan

Ada tiga daerah yang memiliki rumah adat Joglo yaitu Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Bentuk rumah adat Joglo dari Yogyakarta dan Jawa Tengah memiliki banyak kemiripan antara satu dengan yang lain. Sedangkan untuk rumah adat Joglo di Jawa Timur memiliki bentuk atap yang sedikit lebih sederhana.

Rumah Joglo biasanya terbagi menjadi dua ruang utama yaitu pendopo dan ruangan belakang. Pendopo adalah bagian yang terletak di depan dan dipakai untuk menerima tamu atau mengadakan pertemuan. Sedangkan ruang belakang terdiri atas kamar dan dapur yang biasa digunakan untuk berkumpul dan berkegiatan sehari-hari.

Demikianlah tadi ulasan keunikan rumah adat Joglo dari Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: Macam-Macam Keunikan Gerak Tari Tradisional dari Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.