Latar Belakang Pembentukan ASEAN

By | March 1, 2019

Setelah Perang Dunia II berakhir, negara-negara di Asia Tenggara menyatakan keinginan untuk bersatu dan bekerja sama. Sehingga, pada tanggal 31 Juli 1961 diadakan pertemuan di Bangkok oleh negara Malaysia, Filipina dan Thailand. Dalam pertemuan tersebut menyepakati deklarasi Association of Southeast Asia (ASA).

Selain dibentuknya ASA, dibentuk juga sebuah organisasi regional yang bernama Maphilindo yang beranggotakan negara Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Antara Maphilindo dan ASA tidak memiliki perbedaan banyak. Tetapi Maphilindo dibentuk atas motif membendung pengaruh komunis dengan meningkatkan kerja sama ekonomi. Selain itu, Maphilindo lebih bersifat politis

Latar Belakang Pembentukan ASEAN
Logo ASEAN

Dua organisasi yang dibentuk sebelumnya dirasa belum menghasilkan kerjasama yang baik. Sehingga pada tahun 1967, ada keinginan untuk membuat kerja sama organisasi regional yang baru. Kerja sama ini untuk membentuk hubungan yang lebih baik di antara negara-negara yang telah membentuk organisasi sebelumnya.

Akhirnya, pada 8 Agustus 1967 dibuatlah kesepakatan bersama antara kelima negara melalui perwakilan dari lima negara tersebut di Bangkok, Thailand. Kesepakatan tersebut menghasilkan Deklarasi Bangkok. Sehingga, tanggal 8 Agustus 1967 kemudian ditetapkan sebagai tanggal berdirinya ASEAN.

Dalam Deklarasi tersebut, disepakati didirikannya Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Perbara) yang kemudian lebih dikenal sebagai Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) . Perwakilan lima negara yang hadir dalam deklarasi ini adalah

  1. Indonesia diwakili oleh Adam Malik (Menteri Luar Negeri)
  2. Tun Abdul Razak (Wakil Perdana Menteri Malaysia)
  3. Narciso Ramos (Menteri Luar negeri Filipina)
  4. S. Rajaratman (Menteri Luar negeri Singapura)
  5. Thanat Khoman (Menteri Luar negeri Thailand)

Kelima negara tersebut kemudian dikenal sebagai negara pendiri ASEAN.

Setidaknya ada 4 (empat) latar belakang pembentukan ASEAN. Keempat latar belakang tersebut adalah.

  1. Persamaan letak geografis.
  2. Persamaan dasar kebudayaan
  3. Persamaan nasib
  4. Persamaan kepentingan

Ulasan mengenai keempat latar belakang pembentukan ASEAN akan diulas lebih jauh melalui pembahasan – pembahasan berikut.

Persamaan Letak Geografis

Negara-negara di kawasan Asia Tenggara sama – sama terletak di antara dua benua dan dua samudra. Dua benua yang mengapit kawasan Asia Tenggara adalah Benua Asia dan Benua Australia. Sedangkan dua samudra yang mengapit negara – negara di kawasan Asia Tenggara adalah Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Persamaan Dasar Kebudayaan

Meskipun memiliki bahasa nasional yang berbeda-beda, negara – negara di kawasan Asia Tenggara mempunyai dasar kebudayaan dan bahasa serta tata kehidupan dan pergaulan yang hampir sama.

Negara – negara dikawasan merupakan pewaris peradaban rumpun Melayu Austronesia, yaitu sebuah rumpun bahasa yang sangat luas penyebarannya di dunia. Penyebaran rumpun Melayu Austronesia tersebar dari Taiwan dan Hawai, di ujung utara sampai Selandia Baru di ujung selatan, dan dari Madagaskar di ujung barat sampai Pulau Paskah di ujung timur.

Persamaan Nasib

Kecuali Thailand, semua negara – negara di kawasan Asia Tenggara pernah dijajah oleh bangsa asing. Persamaan kemiripan sejarah inilah yang membuat negara-negara di kawasan Asia Tenggara merasa memiliki nasib yang sama. Sehingga tumbuh rasa kesetiakawanan antara negara – negara di kawasan Asia Tenggara.

Persamaan Kepentingan

Latar belakang pembentukan ASEAN yang keempat adalah adanya persamaan kepentingan. Setiap negara – negara di kawasan Asia Tenggara ingin mewujudkan keberhasilan di bidang ekonomi, sosial budaya, keamanan, dan politik. Kepentingan untuk sama – sama mewujudkan keberhasilan dalam bidang ekonomi, sosial budaya, keamanan, dan politik mendasari perlunya kerjasama yang dilakukan antar negara negara di kawasan Asia Tenggara.

Demikianlah ulasan materi latar belakang pembentukan ASEAN. Secara ringkas, latar belakang pembentukan ASEAN meliputi empat bahasan. Meliputi persamaan letak geografis, persamaan dasar kebudayaan, persamaan nasib, dan persamaan kepentingan. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: 10 Negara ASEAN dan Keterangannya