Perubahan Primer dan Sekunder pada Laki-Laki dan Perempuan pada Masa Pubertas

Ada dua jenis perubahan yang terkadi ketika seorang manusia tumbuh dewasa yaitu perubahan primer dan sekunder. Bentuk perubahan primer dan sekunder yang terjadi pada laki-laki dan perempuan terjadi saat sudah masuk pubertas atau masuk akil balig (usia remaja).

Meringkas keterangan pada Modul 2 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket Kelas VI dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyebutkan bahwa masa pubertas adalah masa terjadinya perubahan fisik dan mental anak yang disebabkan karena adanya perubahan hormon.

Anak laki-laki biasanya akan mengalami pubertas lebih lambat dibandingkan anak perempuan. Masa pubertas laki-laki berada di usia 10 hingga 15 tahun. Sedangkan masa pubertas perempuan umumnya terjadi di usia 11 atau 12 tahun.

Saat memasuki masa pubertas, anak laki-laki dan perempuan akan mengalami beberapa perubahan. Apa saja perubahan primer pada laki-laki dan perempuan? Apa saja perubahan sekunder pada laki-laki dan perempuan? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah.

Baca Juga: Bentuk Interaksi Makhluk Hidup

Pengertian Perubahan Primer dan Sekunder

Perubahan primer disebut juga perubahan utama yang terjadi di dalam tubuh. Adanya perubahan primer menandakan bahwa sistem reproduksi dalam tubuh dapat berfungsi. Perubahan primer menjadi tanda bahwa tubuh sudah mampu melakukan pembuahan sehingga bisa menghasilkan bayi.

Perubahan primer diiringi oleh perubahan sekunder. Di mana perubahan sekunder adalah perubahan fisik atau perubahan yang ciri-cirinya tampak pada tubuh.

Secara sederhana, pengertian perubahan primer dan sekunder terdapat pada pernyataan berikut.

  • Perubahan primer adalah ciri primer yang terjadi pada masa pubertas yang dialami laki-laki/perempuan.
  • Perubahan sekunder adalah bentuk perubahan yang menyertai perubahan primer, dapat berbentuk perubahan fisik dan psikis.

Bagaimana masing-masing perubahan primer dan sekunder yang terjadi pada laki-laki dan perempuan pada masa pubertas terdapat pada ulasan berikut.

A) Pada Laki-Laki (Pria)

Perubahan primer dan sekunder pada laki-laki dipengaruhi oleh hormon testosteron yaitu hormon yang bereparan dalam pembentukan sel sperma.

Ciri primer pada laki-laki adalah ditandai dengan ‘Mimpi Basah’ yaitu peristiwa keluarnya sperma saat seorang pria dewasa tidur. Perubahan primer pada laki-laki ditandai oleh organ reproduksinya yang sudah mulai bisa menghasilkan sperma. .

Laki-laki memiliki alat reproduksi yang terdiri dari testis, saluran sperma, uretra, dan penis. Sperma yang keluar saat mengalami mimpi basah dihasilkan oleh organ yang disebut tertis. Cairan sperma keluar melalui saluran sperma, kemudian menuju uretra, dan akhirnya akan keluar dengan sendirinya.

Untuk bentuk perubahan sekunder yang terjadi pada laki-laki antara lain meliputi tumbuhnya kumis/jenggot, suara lebih berat, tumbuh jakun, serta dada menjadi lebih bidang.

Perubahan primer dan sekunder pada laki-laki

Perubahan primer pada laki–laki:

  • Mengalami mimpi basah
  • Organ reproduksi sudah mampu menghasilkan sperma

Bentuk perubahan sekunder pada laki-laki:

  • Tumbuh kumis dan janggut pada wajah
  • Jakun tampak membesar
  • Suara lebih berat dan besar
  • Tumbuh rambut halus di beberapa area tubuh tertentu seperti di ketiak, kaki, dada, dan sekitar organ kelamin
  • Organ kelamin membesar
  • Dada semakin bidang dan lebar
  • Muncul jerawat pada wajah
  • Bau tubuh lebih menyengat
  • Tubuh yang lebih cepat tinggi dan juga membesar
  • Suara berubah menjadi berat

Baca Juga: Ciri – Ciri Makhluk Hidup

B) Pada Perempuan

Perubahan primer dan sekunder pada perempuan dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron. Hormon ini berfungsi untuk mematangkan sel telur (ovum).

Ciri primer pada perempuan adalah mengalami menstruasi yang menjadi tanda awal mulai diproduksinya sel telur (ovum) oleh organ reproduksi perempuan. Alat reproduksi pada perempuan terdiri atas ovarium, tuba falopi, uterus, dan lubang kemaluan (vagina). Organ yang menghasilkan sel telur adalah ovarium (indung telur).

Perubahan primer pada perempuan adalah sudah diproduksinya sel telur oleh ovarium. Jika sel telur tidak dibuahi oleh sperma maka perempuan tersebut akan mengalami menstruasi. Jika sel telur dibuahi oleh sel sperma maka akan terjadi kehamilan.

Untuk perubahan sekunder pada perempuan meliputi payudara membesar, panggul melebar, suara menjadi merdu, dan kulit menjadi lebih halus.

Perubahan primer pada perempuan:

  • Organ reproduksi mengalami ovulasi atau dapat menghasilkan ovum (sel telur)
  • Mengalami haid/menstruasi

Perubahan sekunder pada perempuan:

  • Panggul melebar
  • Payudara membesar
  • Suara lebih nyaring dan lembut
  • Muncul jerawat
  • Bau tubuh lebih menyengat
  • Organ kelamin membesar
  • Tumbuh beberapa rambut halus di area tertentu seperti ketiak, kaki, dan organ kelamin
  • Kulit nampak lebih halus

Baca Juga: Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan

Perbedaan/Persamaan Perubahan Primer dan Sekunder pada Laki-Laki/Perempuan

Perubahan primer pada laki-laki berbeda dengan perubahan primer yang terjadi pada perempuan. Perubahan primer laki-laki adalah mengalami mimpi basah. Sementara perubahan primer perempuan adalah mengalami menstruasi.

Untuk perbahan sekunder pada laki-laki dan perempuan memiliki beberapa kesamaan. Beberapa persamaan bentuk perubahan sekunder pada laki-laki dan perempuan antara lain 1) mulai timbul jerawat, 2) bau tubuh mulai menyengat, 3) tumbuh rambut halus pada ketiak dan sekitar organ kelamin, serta 4) organ kelamin membesar.

Untuk perbedaan bentuk perubahan sekunder pada laki-laki dan perempuan terdapat pada tabel berikut.

No.Perubahan sekunder pada Remaja PutraPerubahan sekunder pada Remaja Putri
1. Dada semakin bidang dan lebar Payudara membesar
2. Tumbuh kumis dan janggut pada wajah Kulit nampak lebih halus
3. Jakun tampak membesar Panggul melebar
4. Suara berubah menjadi berat Suara lebih nyaring dan lembut

Beberapa sifat akan muncul di masa pubertas, baik pada laki-laki dan perempuan, seperti mulai tertarik dengan lawan jenis, mudah marah/emosi, dan mampu mengungkapkan pendapat serta keinginan diri sendiri. Pada masa pubertas umumnya ada keinginan mencari identitas diri dengan menunjukkan sifat tidak mau diatur, merasa cukup dewasa/mandiri, dan senang untuk mencoba hal-hal baru.

Contoh Soal dan Pembahasan

Beberapa contoh soal di bawah dapat sobat idschool gunakan untuk menambah pemahaman bahasan di atas. Setiap contoh soal yang diberikan dilengkapi dengan pembahasannya.

Sobat idschool dapat menggunakan pembahasan tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan mengerjakan soal. Selamat Berlatih!

Contoh 1 – Soal Perubahan Primer dan Sekunder pada Laki-Laki/Perempuan

Perhatikan ciri-ciri pubertas berikut!
1) Mangalami menstruasi
2) Kulit menjadi lebih halus
3) Dada membidang
4) Suara menjadi berat
5) Pinggul membesar

Ciri-ciri pubertas pada remaja perempuan ditunjukkan oleh nomor ….
A. 1), 2), dan 5)
B. 1), 2), dan 3)
C. 1), 2), dan 4)
D. 1), 3), dan 5)

Pembahasan:
Remaja perempuan akan mengalami dua jenis perubahan yaitu perubahan primer dan sekunder. Perubahan primer yang terjadi pada remaja perempuan adalah adanya kemampuan tubuh untuk membentuk sel telur (ovarium) dan mengalami menstruasi (1).

Sementara perubahan sekunder yang terjadi pada remaja perempuan meliputi kulit menjadi lebih halus (2), payudara membesar, suara menjadi lebih nyaring, dan panggul membesar (5).

Jadi, ciri-ciri pubertas pada remaja perempuan ditunjukkan oleh nomor 1), 2), dan 5).

Jawaban: A

Contoh 2 – Soal Perubahan Primer dan Sekunder pada Laki-Laki/Perempuan

Ciri fisik masa pubertas yang dialami anak perempuan maupun laki-laki adalah nomor ….
A. 1, 2, dan 4
B. 3, 6, dan 7
C. 2, 5, dan 6
D. 2, 4, dan 8

Pembahasan:
Perubahan fisik yang sama-sama akan terjadi pada laki-laki dan perempuan saat masuk masa pubertas adalah bau badan lebih menyengat (3), tumbuh rambut (5) di beberapa bagian tubuh tertentu, dan muncul jerawat (7).

Mengalami menstruasi, payudara membesar, dan pinggul membesar adalah perubahan sekunder yang terjadi pada perempuan. Sementara suara berat dan tumbuh jakun adalah perubahan sekunder yang terjadi pada laki-laki.

Jadi, ciri fisik pubertas yang dialami anak perempuan maupun laki-laki adalah nomor 3, 6, dan 7.

Jawaban: B

Baca Juga: Cara Adaptasi Morfologi pada Hewan

Contoh 3 – Soal Perubahan Primer dan Sekunder pada Laki-Laki/Perempuan

Berikut perubahan sekunder pada perempuan di masa pubertas, kecuali ….
A. payudara mulai tumbuh
B. pinggul membesar dan tubuh mulai terbentuk
C. jakun mulai tampak
D. muncul jerawat

Pembahasan:
Perubahan sekunder adalah bentuk perubahan yang menertai perubahan primer. Bentuk perubahan sekunder dapat diamati dari perubahan fisik yang terjadi pada tubuh.

Perubahan sekunder yang hanya terjadi pada perempuan di masa pubertas:

  • Payudara mulai tumbuh
  • Pinggul membesar
  • Tubuh mulai terbentuk

Muncul jerawat adalah bentuk perubahan sekunder yang dapat terjadi pada perempuan dan laki-laki. Sedangkan jakun mulai tampak adalah bentuk perubahan yang terjadi pada laki-laki.

Jadi, yang bukan perubahan sekunder pada perempuan di masa pubertas adalah jakun mulai tampak.

Jawaban: C

Sekian ulasan perubahan primer dan sekunder pada laki-laki serta perempuan pada masa pubertas. Terima kasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 thoughts on “Perubahan Primer dan Sekunder pada Laki-Laki dan Perempuan pada Masa Pubertas”

    1. makasih ya kak, udah ngasih tau tentang gejala ini, akhirnya aku bisa ngerjai dan dapet nilai tinggi deh makasih

Exit mobile version