Contoh Soal Penalaran Umum SNBT UTBK SNPMB 2023

Kemampuan penalaran umum dalam tes skolastik menguji seseorang untuk memecahkan masalah-masalah baru secara terarah dan terkendali. Tes skolastik menjadi salah satu komponen dari dua komponen utama yang diujikan pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Salah satu sebaran materi dalam tes skolasik adalah contoh soal penalaran umum SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes).

Pengujian kemampuan Penalaran Umum Pengujian meliputi tiga macam pengujian penalaran yaitu penalaran induktif, deduktif, dan kuantitatif. Perbedaan dari ketiga macam kemampuan penalaran umum meliputi tiga penjelasan berikut.

  • Induktif: kemampuan mengamati fakta-fakta atau kejadian-kejadian untuk menemukan aturan-aturan yang mendasarinya.
  • Deduktif: kemampuan bernalar secara logis menggunakan premis-premis dan prinsip-prinsip yang telah diketahui sebelumnya.
  • Kuantitatif: kemampuan berpikir yang melibatkan angka/jumlah, hubungan matematika sederhana, dan operator aritmatika dasar (penambahan, pengurangan, perkalian, serta pembagian)

Baca Juga: 2 Komponen Materi SNBT – UTBK SNPMB 2023

Penyelenggaran ujian SNPMB menggunakan bentuk materi ujian yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pantia telah memberikan kisi-kisi dan sebaran materi serta banyak soal soal dan estimasi waktu pengerjaan.

Termasuk juga untuk sebaran materi kisi-kisi contoh soal penalaran umum yang mencakup tiga bagian yaitu penalaran induktif, deduktif, dan kuantitatif.

Contoh soal penalaran umum SNBT dari penyelenggeara SNPMB dapat dilihat pada halaman ini. Untuk setiap contoh soal penalaran umum SNBT yang diberikan sudah diberikan kunci dan pembahasannya.

Sayangnya pembahasan yang diberikan mungkin kurang jelas dimengerti pada beberapa bagian untuk sebagian orang. Penjelasan lebih jelas untuk pembahasan contoh soal penalaran umum pada SNBT dari penyelenggara SNPMB 2023 terdapat pada bahasan 10 soal berikut.

#1 Contoh Soal Penalaran Umum SNBT [Induktif]

Negara T adalah negara kepulauan dengan biaya logistik yang tinggi. Pakar logistik menyebutkan hal ini disebabkan tidak meratanya insfrastruktur di negara T sehingga tidak semua wilayah dapat dijangkau dengan mudah.

Manakah pernyataan-pernyataan berikut yang MEMPERLEMAH dan TIDAK MEMPERLEMAH pendapat pakar logistik?

PernyataanMemperlemah Tidak
Pemerintah membangun banyak infrastruktur baru untuk memastikan pemerataan pembangunan.
Pemerintah memberikan kebijakan insentif pajak bagi industri logistik untuk mengurangi beban biaya.
Masyarakat memilih menggunakan jasa logistik saat berada di pada pulau yang sama.
Perusahaan logistik saat ini memastikan bahwa semua wilayah dapat dijangkau dengan mudah.
Konsumen memilih perusahaan logistik yang memberikan layanan jangkauan pengiriman yang luas.

Pembahasan:
Bentuk soal yang diberikan berupa pilihan ganda kompleks dengan cara pengerjaan memilih kolom Ya atau Tidak.

Untuk soal di atas, jawaban “Ya” merujuk pada pernyataan yang tidak sesuai atau tidak mendukung informasi yang diberikan. Sedangkan jawaban “Tidak” merujuk pada penyataan yang mendukung atau sesuai dengan  informasi yang diberikan.

Informasi pada menerangkan penyebab tingginya biaya logistik di negara T yang merupakan negara kepulauan. Penyebabnya disebut karena tidak meratanya infrastruktur di negara T. Tidak meratanya infrastruktur membuat beberapa wilayah menjadi tidak mudah dijangkau.

Pernyataan yang tidak sesuai dengan informasi yang diberikan pada soal: [MEMPERLEMAH]

  • Pemerintah membangun banyak infrastruktur baru untuk memastikan pemerataan pembangunan. (i)
  • Perusahaan logistik saat ini memastikan bahwa semua wilayah dapat dijangkau dengan mudah. (iv)

Pernyataan yang sesuai dengan informai yang diberikan pada soal: [TIDAK MEMPERLEMAH]

  • Pemerintah memberikan kebijakann insentif pajak bagi industri logistik untuk mengurangi beban biaya. (ii)
  • Masyarakat memilih menggunakan jasa logistik saat berada di pada pulau yang sama. (iii)
  • Konsumen memilih perusahaan logistik yang memberikan layanan jangkauan pengiriman yang luas. (iv)

Sehingga jawaban untuk pernyataan yang memperlemah terdapat pada nomor i dan iv. Sedangkan jawaban untuk pernyataan yang tidak memperlemah terdapat pada nomor ii, iii, dan v.

#2 Contoh Soal Penalaran Umum SNBT [Induktif]

Buah mangga mengandung vitamin C dan antioksidan sehingga dapat mengingkatkan kekebalan tubuh serta membantu melawan infeksi virus. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengonsumsi buah mangga dapat mencegah kanker dan menurunkan kolesterol.

Manakah DUA simpulan yang PALING DIDUKUNG oleh bacaan tersebut?
A. Harga buah mangga menjadi mahal karena memiiki manfaat untuk kesehatan.
B. Jumlah buah mangga yang dikonsumsi memengaruhi khasiat buah mangga untuk mencegah kanker.
C. Banyak penderita kanker yang mencari buah mangga untuk pengobatan.
D. Mengonsumsi mangga disarankan agar dapat terhindar dari risiko penyakit tertentu.
E. Banyak produk kesehatan yang menggunakan bahan dasar ekstrak buah mangga.

Pembahasan:
Soal di atas menyajikan informasi tentang satu hal yang kemudian diberikan informasi kedua yang memperkuat informasi pertama.

Pada soal ini, peserta ujian diminta untuk menentukan manakah alternatif jawaban yang merupakan sebuah simpulan yang PALING DIDUKUNG oleh informasi bacaan yang disajikan dalam soal.

Tipe soal di atas merupakan contoh pilihan berganda kompleks, di mana peserta harus memilih DUA simpulan yang PALING DIDUKUNG. Jika salah satu dari opsi yang dipilih ternyata bukan kunci jawaban, jawaban peserta dianggap salah.

Dua informasi penting yang diberikan pada soal:

  • Buah mangga mengandung vitamin C dan antioksidan sehingga dapat mengingkatkan kekebalan tubuh serta membantu melawan infeksi virus.
  • Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengonsumsi buah mangga dapat mencegah kanker dan menurunkan kolesterol.

Dari informasi pertama akan memengaruhi anggapan masyarakat bahwa mengonsumsi mangga disarankan agar dapat terhindar dari risiko penyakit tertentu (C). Sementara dari informasi kedua akan membuat banyak penderita kanker yang mencari buah mangga untuk pengobatan (D).

Jadi, dua simpulan yang paling didukung oleh bacaan tersebut adalah C dan D.

Jawaban: C dan D

#3 Contoh Soal Penalaran Umum SNBT [Induktif]

Kebiasaan tidur dengan posisi tengkurap dianggap buruk bagi kesehatan karena dapat memberikan tekanan pada bagian punggung dan leher yang mengakibatkan nyeri. Selain itu, tidur tengkurap juga dapat menyebabkan kesemutan. Meskipun demikian, tidur tengkurap juga dapat menyebabkan kesemutan. Meskipun demikian, tidur tengkurap dapat membuka saluran pernapasan sehingga dapat mengurangi dengkuran.

Berdasarkan informasi tersebut, manakah pernyaraan berikut yang PASTI BENAR?
A. Orang yang mengalami kesemutan tidur dengan posisi tengkurap.
B. Kesemutan akibat tidur tengkurap dapat menyebabkan tidur menjadi tidak nyenyak.
C. Orang yang memiliki gangguan pernapasan dapat disembuhkan dengan tidur tengkurap.
D. Nyeri punggung dan leher dialami oleh orang yang mendengkur.
E. Dengkuran sebagian orang yang tidur tengkurap berkurang.

Pembahasan:
Pada soal di atas disajikan informasi yang diperkuat dengan informasi kedua. Adapun informasi ketiga merupakan informasi yang memperlemah atau tidak sejalan dengan informasi pertama dan kedua.

Peserta diminta untuk memilih opsi yang PASTI BENAR dari bacaan pada soal. Opsi E merupakan kunci jawaban karena informasi pada soal menyebutkan bahwa tidur tengkurap dapat mengurangi dapat mengurangi dengkuran sehingga sebagian orang (tidak semua) yang tidur tengkurap berkurang dengkurannya.

Jadi, pernyataan yang PASTI BENAR adalah Dengkuran sebagian orang yang tidur tengkurap berkurang.

Jawaban: E

Baca Juga: Contoh Soal Pengetahuan Kuantitatif SNBT – UTBK SNPMB 2023

#4 Contoh Soal Penalaran Umum SNBT [Deduktif]

Apabila sudah siap panen, jeruk terasa empuk jika ditekan, kulitnya berwarna kuning langsat; dan jika tergores, keluar aroma wangi. Hal-hal tersebut membuat nilai jual jeruk semakin tinggi.

Jika buah jeruk terasa keras jika ditekan, berwarna hijau, dan tidak mengeluarkan aroma, manakah simpulan yang BENAR?
A. Buah jeruk belum siap dipanen
B. Buah jeruk harganya murah
C. Buah jeruk harganya mahal
D. Buah jeruk tidak bisa dijual
E. Buah jeruk rasanya masam

Pembahasan:
Pada soal tersebut disajikan fakta jika kategori yang disebutkan terpenuhi, kondisi tertentu dapat tercapai.

Pada soal menyajikan jika kategori-kategori buah jerus  terasa keras jika ditekan, berwarna hijau, dan tidak mengeluarkan aroma. Kategori-kategori tersebut tidak ada atau tidak masuk dalam kategori buah jeruk yang siap panen.

Kategori yang diberikan pada soal memuat kondisinya yang tidak dapat terpenuhi untuk jeruk siap panan. Jadi, simpulan yang BENAR adalah Buah jeruk belum siap dipanen.

Jawaban: A

#5 Contoh Soal Penalaran Umum SNBT [Deduktif]

Hadiah wisata ke luar negeri diberikan oleh perusahaan Z jika pekerjanya memiliki penilaian kinerja sangat baik dua tahun berturut-turut dan dinominasikan oleh rekan kerja dan atasannya. Pekerja C disukai oleh rekan kerjanya serta mendapatkan penilaian kinerja sangat baik tahun kemarin.

Simpulan berdasarkan informasi tersebut adalah pekerja C mendapat hadiah wisata ke luar negeri di perusahaan Z.

Manakah pernyataan berikut yang menggambarkan kualitas simpulan tersebut?
A. Simpulan tersebut pasti benar.
B. Simpulan tersebut mungkin benar.
C. Simpulan tersebut pasti salah.
D. Simpulan tidak relevan dengan informasi yang diberikan.
E. Simpulan tidak dapat dinilai karena informasi tidak cukup

Pembahasan:
Pada soal di atas disajikan informasi kategori sebuah kondisi, lalu terdapat informasi lain yang menggambarkan apakah informasi tersebut memenuhi kategori yang sudah ditetapkan. Selanjutnya, kepada peserta disajikan sebuah simpulan dan diminta untuk menilai simpulan dari informasi yang disajikan.

Kondisi yang diterangkan dalam soal sebagai hadia wisata ke luar negeri oleh perusahaan Z:

  • Pekerjanya memiliki penilaian kinerja sangat baik dua tahun berturut-turut
  • Dinominasikan oleh rekan kerja dan atasannya.

Dari soal diketahui seorang pekerja C:

  • Disukai oleh rekan kerjanya
  • Mendapatkan penilaian kinerja sangat baik tahun kemarin

Simpulan berdasarkan informasi tersebut adalah pekerja C mendapat hadiah wisata ke luar negeri di perusahaan Z.

Simpulan yang diberikan pada soal TIDAK memenuhi kondisi atau kategori seseorang mendapat hadiah dari perusahaan Z. Di mana pekerja C disukai bukan dinominasikan, serta pekerja C memiliki penilaian kinerja sangat baik di tahun kemarin bukan dua tahun berturut-turut.

Karena ada dua informasi yang menerangkan pekerja C tidak memenuhi kategori yang ditentukan maka simpulannya menyatakan kondisi sebaliknya. Jadi, pernyataan berikut yang menggambarkan kualitas simpulan adalah Simpulan tersebut pasti salah.

Jawaban: C

#6 Contoh Soal Penalaran Umum SNBT [Deduktif]

Dewasa ini pemanfaatan kendaraan yang ramah lingkungan banyak digunakan oleh masyarakat. Dengan pemanfaatan ini, konsumsi bahan bakar minyak di masyarakat mampu mendatangkan efisiensi 20% – 30% setiap tahunnya.

Berdasarkan paragraf tersebut, manakah yang PALING MUNGKIN asumsi yang mendasari argumen di atas?
A. Mayarakat menjadi lebih hemat ketika menggunakan kendaraan ramah lingkungan.
B. Kendaraan yang ramah lingkungan menjadi pilihan sebagian besar masyarakat.
C. Kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan teknologi yang ramah lingkungan semakin meningkat.
D. Banyak produsen kendaraan menggunakan teknologi ramah linkungan pada kendaraan produksinya.
E. Hemat energi menjadi program yang gencar disosialisasikan oleh pemerintah negara X.

Pembahasan:
Soal diatas menyajikan sebuah informasi atau argumen. Peserta diminta untuk  mengidentifikasi opsi jawaban mana yang merupakan asumsi dari informasi atau argumen tersebut.

Opsi jawaban C menjadi kunci jawaban karena kesadaran masyarakat yang meningkat membuat banyak yang menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan.

Jadi, asumsi paling mungkin yang mendasari argumen tersebut adalah Kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan teknologi yang ramah lingkungan semakin meningkat.

Jawaban: C

Baca Juga: Contoh Soal Penalaran Matematika SNBT – UTBK SNPMB 2023

#7 Contoh Soal Penalaran Umum SNBT [Kuantitatif]

…, 5, 7, 9, 11, 13

Angka yang paling sesuai untuk melengkapi deret tersebut adalah ….
A. 0
B. 1
C. 2
D. 3
E. 4

Pembahasan:
Deret yang diberikan pada soal merupakan barisan aritmatika yang memiliki beda b = +2 untuk setiap sukunya. Bagian bariasan yang kosong dapat ditentukan dengan mengikuti pola barisan yang sesuai. Caranya dengan mengurangi suku setelahnya dengan beda yaitu b = 2 seperti yang ditunjukkan pada cara berikut.

Jadi, angka yang paling sesuai untuk melengkapi deret tersebut adalah 3.

Jawaban: D

#8 Contoh Soal Penalaran Umum SNBT [Kuantitatif]

Tabel berikut menunjukkan jumlah siswa yang lulus dan gagal pada ujian Bahasa Indonesia yang dilaksanakan dalam lima gelombang.

Pada gelombang berapa persentase kelulusan TERTINGGI terjadi?
A. I
B. II
C. III
D. IV
E. V

Pembahasan:
Persentase kelulusan dapat dihitung melalui persamaan %Lulus = banyak siswa yang lulus/jumlah siswa × 100%. Untuk jumlah siswa diperoleh dengan cara menjumlahkan siswa yang lulus dan siswa yang gagal. Perhitungan persentase untuk setiap gelombang sesuai data yang diberikan pada soal terdapat pada cara berikut.

Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa persentase kelulusan tertinggi sama dengan 70% yang terdapat pada gelombang II. Jadi, gelombang persentase kelulusan tertinggi terjadi pada gelombang II.

Jawaban: B

#9 Contoh Soal Penalaran Umum SNBT [Kuantitatif]

Dua dus minuman dibagikan kepada empat kelompok kerja dengan ketentuan sebagai berikut.

1) Kelompok B mendapatkan 2 kali lebih banyak dibandingkan kelompok C.
2) Kelompok A mendapatkan 1/2 bagian keseluruhan.
3) Kelompok C dan D mendapatkan pembagian sama rata dari minuman yang tersisa.
4) Setiap dus berisi 24 kotak minuman ringan.

Informasi yang dapat digunakan untuk mengetahui jumlah kotak minuman yang diterima oleh kelompok A adalah ….
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4

Pembahasan:
Banyak bagian yang diterima kelompok A terdapat pada ketentuan nomor (2) Kelompok A mendapatkan 1/2 bagian keseluruhan. Untuk banyak minuman keseluruahn yang akan dibagi diterangkan pada informasi awal yaitu dua dua. Di mana banyak minuman untuk setiap dus terdapat pada ketentuan nomor (4) Setiap dus berisi 24 kotak minuman ringan.

Dari dua ketentuan tersebut dapat digunakan untuk mengetahui jumlah kotak minuman yang diterima kelompok A. Jadi, informasi yang dapat digunakan untuk mengetahui jumlah kotak minuman yang diterima oleh kelompok A adalah 2 dan 4.

Jawaban: D

#10 Contoh Soal Penalaran Umum SNBT [Kuantitatif]

Berikut ini adalah data pengunjung dua fasilitas umum, yaitu perpustakaan dan museum, pada bulan Januari 2022 dari hari Senin sampai dengan Jum’at.

Berdasarkan data tersebut, jumlah pengunjung terendah fasilitas tersebut terjadi pada hari ….
A. Senin
B. Selasa
C. Rabu
D. Kamis
E. Jum’at

Pembahasan:
Pada grafik dapat terlihat bahwa jumlah pengunjung perpustakaan dan musemum pada hari Selasa adalah yang terendah karena memiliki titik yang paling dasar. Dengan banyak pengunjung perpustakaan dan museum berturut-turut di hari Selasa adalah 180 dan 190 pengunjung seperti data yang diberikan pada tabel.

Jadi, jumlah pengunjung terendah fasilitas tersebut terjadi pada hari Selasa. 

Jawaban: B

Demikianlah bahasan contoh soal penalaran umum SNBT – UTBK SNPMB 2023 dari Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP). Terima kasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: 11++ Rekomendasi Buku SNBT – UTBK SNPMB 2023

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.