Praktikum Biologi: Langkah-Langkah Percobaan Ingenhousz dan Kesimpulannya

By | February 21, 2018

Percobaan Ingenhousz adalah salah satu percobaan yang digunakan membuktikan bahwa proses fotosintesis pada tumbuhan menghasilkan oksigen. Tokoh yang mengenalkan percobaan Ingenhousz adalah Jan Ingenhousz. Oleh sebab itulah percobaan fotosintesis untuk membuktikan bahwa proses fotosintesis disebut percobaan Ingenhousz. Dalam pembelajaran biologi tingkat SMA, ada dua praktikum terkait proses fotosintesis. Kedua praktikum tersebut adalah percobaan Ingenhousz dan percobaan Sach. Pada percobaan Ingenhousz, tujuannya adalah membuktikan bahwa dalam proses fotosintesis menghasilkan oksigen. Sedangkan pada percobaan Sach, tujuan dari percobaannya adalah menujukkan bahwa fotosintesis yang berlangsung pada daun memerlukan cahaya dan menghasilkan amilum.

Masih ingat proses fotosintesis bukan? Proses fotosintesis merupakan proses yang dilakukan oleh tumbuhan dan organisme berklorofil lain untuk menghasilkan makanan sendiri. Secara sederhana, proses fotosintesis dapat diartikan sebagai proses yang dilakukan tumbuhan untuk mengolah gas karbondioksida (CO2) dan air (H2O) dengan bantuan cahaya matahari dan klorofil, diolah menjadi oksigen (O2) dan karbohidrat (C6H12O6).

proses fotosintesis

Baca Juga: Percobaan Sach untuk Membuktikan Fotosintesis Menghasilkan Amilum

Pengantar Percobaan Ingenhousz

Pada bagian awal sudah disinggung tentang tujuan dari percobaan Ingenhousz, yaitu untuk membuktikan bahwa di dalam proses fotosintesis dihasilkan oksigen. Selain menghasilkan oksigen, proses fotosintesis juga menghasilkan amilum. Namun, pada percobaan Ingenhousz, fokusnya hanya sebatas membuktikan bahwa proses fotosintesis menghasilkan oksigen.

Dalam percobaan Ingenhousz, tumbuhan yang digunajan adalah tumbuhan air Hydrilla verticillata. Sebuah tanaman air yang sering kita jumai di akuarium. Mekanismenya cukup mudah, tumbuhan Hydrilla verticillata dimasukan ke dalam bejana berisi air yang telah ditutup dengan sebuah corong. Untuk melihat perbandingan faktor-faktornya, sobat idschool hanya cukup menyiapkan bebebrapa media percobaan dengan berbagai perlakuan.

Hasil yang diamati adalah gelembung yang dihasilkan pada ujung tabung. Adanya gelembung udara pada ujung tabung menunjukkan adanya oksigen. Kesimpulannya, oksigen hasil dari proses fotosintesis melalui percobaan Ingenhousz dapat dilihat dengan adanya gelembung udara yang berada pada tabung kaca.

Banyaknya oksigen yang dihasilkan dalam sebuah proses fotosintesis ternyata dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah tinggi rendahnya intensitas cahaya, tinggi rendahnya suhu, dan banyak sedikitnya karbon dioksida. Bagaimakah faktor-faktor tersebut mempengaruhi banyaknya hasil oksigen pada sebuah proses fotosintesis? Untuk lebih jelasnya, sobat idschool dapat melihat sendir dengan melakukan percobaan Ingenhousz.

Baca Juga: Praktikum Uji Makanan (Amilum, Glukosa, Protein, dan Lemak)

Uji Coba Percobaan Ingenhousz

Bahasan praktikum untuk percobaan terkait percobaan Ingenhousz di sini meliputi beberapa hal. Bahasan meliputi tujuan, alat dan bahan yang dibutuhkan, cara kerja, serta contoh tabel hasil pengamatan.

Tujuan

Tujuan dari percobaan Ingenhousz:

  1. Membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan oksigen
  2. Mengamati faktor-faktor yang berpengaruh terhadap fotosintesis

Alat dan Bahan

Daftar alat dan bahan yang dibutuhkan untuk melakukan percobaan Ingenhousz:

  1. Beaker glass 100 ml
     
    beaker glass
  1. Corong kaca kecil
    corong kaca kecil
  2. Tabung reaksi
  3. Termometer
  4. Bascom plastik/ember kecil
  5. Es
  6. Air hangat 40o
  7. Natrium Bikarbonat/Sodium bicarbonate/Baking soda/NaHCO3
  8. Kawat
  9. Tabel untuk mengisi hasil pengamatan
    tabel pengamatan percobaan Ingenhousz

Langkah-Langkah Kerja Percobaan Ingenhousz

  1. Rangkai alat dan bahan menjadi seperti terlihat pada gambar di bawah.
     
    percobaan ingenhousz

    Kemudian rangkai ulang untuk alat dan bahan yang sama, sebanyak 5 lagi, karena kita akan mengamati 6 faktor pada percobaan Ingenhousz.

  2. Berilah perlakuan sebagai berikut:
    • No 1: tanpa tambahan perlakuan dan diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari langsung.
    • No 2: perlakuan penambahan 5 gr NaHCO3 dan diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari langsung.
    • No 3: perlakuan penambahan 10 gr NaHCO3 dan diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari langsung.
    • No 4: perlakuan penambahan es batu dan diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari langsung.
    • No 5: perlakuan penambahan air hangat dan diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari langsung.
    • No 6: tanpa tambahan perlakuan dan diletakkan di tempat teduh.
  3. Beri nomor untuk masing-masing perangkat agar mudah dikenali.
  4. Amatilah gelembung yang muncul setelah 5 menit, catat hasil pengamatan pada tabel hasil pengamatan.

Baca Juga: Praktikum Biologi – Tekanan Osmosis pada Kentang

Tabel Hasil Pengamatan Percobaan Ingenhousz

Catat hasil yang diperoleh pada tabel pengamatan yang telah diamati sebelumnya. Misalnya hasil pengamatan kamu seperti berikut.

tabel hasil pengamatan Ingenhousz

Keterangan:

  • – : tidak ada gelembung
  • +: jumlah gelembung sedikit
  • ++: jumlah gelembung sedang
  • +++: jumlah gelembung banyak
  • ++++: jumlah gelembung sangat banyak
  • +++++: jumlah gelembung sangat banyak sekali

Setelah melakukan praktikum di atas, berikutnya adalah melakukan analisis dari hari uji coba. Panduan dalam melakukan analisis diberikan seperti pada ulasan di bawah.

Baca Juga: 3 Tahapan Siklus Calvin – Tahapan Reaksi Gelap pada Fotosintesis

Analisis Percobaan Ingenhousz

Pembahasan kali ini, akan dikupas hasil penelitian yang telah dilakukan pada cara di atas. Ulasan materinya memuat penjelasan tiga jenis variabel yaitu variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol. Selain itu akan dibahas juga penyebab perbedaan hasil gelembung pada masing-masing perlakuan.

Jenis Variabel

  1. Variabel bebas: pemberian 5 gr NaHCO3, pemberian 10 gr NaHCO3, pemberian es batu, pemberian air hangat, dan penempatan di tempat teduh.
  2. Variabel terikat: perbedaan jumlah gelembung yang muncul karena adanya perbedaan perlakuan pada masing-masing variabel bebas.
  3. Variable kontrol: perangkat 1, media yang tidak diberi perlakuan apapun. Perangkat 1 ini digunakan untuk membandingkan hasil perlakuan yang lain.

Apa tujuan penggunaan senyawa NaHCO3?

NaHCO3 menjadi sumber penghasil CO2 karena ketika NaHCO3 larut dalam air akan terurai menjadi NaOH (Natrium hidroksida) dan CO2 (karbon dioksida). Seperti yang diketahui bahwa CO2 berperan dalam proses fotosintesis.

Perangkat manakah yang menghasilkan gelembung udara lebih banyak?

Gelembung udara paling banyak ditemukan pada perangkat dengan perlakuan penambahan 10 gr NaHCO3. Hal ini terjadi karena pada proses fotosintesis di perangkat ini cukup mendapat cahaya matahari dan cukup sumber CO2 .

Perangkat manakah yang menghasilkan gelembung udara paling sedikit?

Yang menghasilkan gelembung paling sedikit adalah perangkat 3 dan 5. Perangkat 3 menghasilkan

Perangkan dengan sedikit gelembung terjadi pada perangkat dengan penambahan es batu. Laju fotosintesis dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suhu. Suhu dingin akan memperlambat laju fotosintesis. Penambahan es batu mengakibatkan penurunan laju fotosintesis karena terjadi penurunan suhu.

Selain itu, gelembung yang sedikit juga terlihat pada perangkat dengan perlakuan perangkat yang ditempatkan di tempat teduh. Hal ini dikarenakan tanaman hydra pada perangkat ini tidak mendapat sumber cahaya secara cukup.

Bagaimana cara membuktikan bahwa gelembung udara yang dihasilkan pada ujung tabung merupakan oksigen?

Masukkan sebuah lidi yang telah dibakar (dengan cepat) sehingga ujungnya telah menjadi bara api. Ujung lidi tersebut akan tampak menyala lebih terang selama beberapa detik. Hal ini dikarenakan api membakar oksigen dan membuat nyala api tambah terang.

Berdasarkan percobaan di atas tentukan faktor apakah yang mempengaruhi proses fotosintesis?

Cahaya, karbon dioksida (CO2), dan suhu/temperatur

Faktor manakah yang paling efektif untuk berlangsungnya proses fotosintesis?

Cahaya matahari dan gas karbon dioksida (CO2)

Kesimpulan dari Percobaan Ingehousz

Berdasarkan praktikum untuk Percobaan Ingenhousz dapat disimpulkan bahwa:

  • Proses fotosintesis menghasilkan oksigen (O2)
  • Tinggi rendahnya suhu mempengaruhi proses fotosintesis
  • Intensitas cahaya matahari mempengaruhi cepat tidaknya proses fotosintesis
  • Jumlah kadar CO2 mempengaruhi cepat tidaknya proses fotosintesis

Baca Juga: Fotosintesis – Reaksi Terang dan Gelap

Contoh Soal Percobaan Ingenhousz dan Pembahasan

Beberapa contoh soal di bawah dapat sobat idschool gunakan untuk menambah pemahaman bahasan Percobaan Ingenhousz. Setiap contoh soal yang diberikan dilengkapi dengan pembahasannya. Sobat idschool dapat menggunakan pembahasan tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan mengerjakan soal. Selamat Berlatih!

Contoh 1 – Soal Hasil Percobaan Ingenhousz

Perhatikan gambar percobaan fotosintesis berikut!

contoh soal percobaan Ingenhousz

Pernyataan yang benar mengenai percobaan tersebut adalah ….
A.   Gas CO2 dari X diperlukan tumbuhan untuk menghasilkan O2 di Y.
B.   Gas O2 di X dihasilkan tumbuhan Y setelah mendapat penyinaran.
C.   tumbuhan Y adalah hydrilla verticillata yang menghasilkan gas CO2 di X.
D.   tumbuhan Y akan tumbuh setelah menghisap gas O2 dari ruang X.

Pembahasan:

Gas O2 di X dihasilkan tumbuhan hydra setelah mendapat penyinaran. Posisi X adalah ujung tabung dan huruf Y menunjuk pada tanaman hydra. Sehingga, jawaban yang benar adalah B, gas O2 di X dihasilkan tumbuhan Y setelah mendapat penyinaran.

Jawaban: B

Contoh 2 – Soal Hasil Percobaan Ingenhousz

Perhatikan gambar percobaan Ingenhousz berikut!

Contoh Soal Praktikum Biologi: Percobaan Ingenhousz

Hasil akhir dari percobaan tersebut, pada ujung corong terdapat gelembung-gelembung udara karena ….
A. terjadi pembentukan CO2 yang dilakukan oleh tanaman hidrilla
B. terbentuk O2 dari proses fotosintesis yang dilakukan hidrilla
C. terbentuk gas hidrogen akibat pemecahan H2O
D. adanya gas hasil respirasi tanaman hidrilla
E. timbulnya uap air akibat paparan cahaya matahari

Pembahasan:

Gelembung-gelembung udara pada corong merupakan gas oksigen (O2) yang tersebut terbentuk dari tanaman hidrilla. Gas tersebut terbentuk karena tanaman hijau melakukan proses fotosintesis. Salah satu hasil fotosintesis adalah gas oksigen.

Jadi, pada ujung corong terdapat gelembung-gelembung udara karena terbentuk O2 dari proses fotosintesis yang dilakukan hidrilla.

Jawaban: B

Sekian pembahasan mengenai pecobaan Ingenhousz. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Contoh Cara Menyusun Laporan Hasil Observasi

7 thoughts on “Praktikum Biologi: Langkah-Langkah Percobaan Ingenhousz dan Kesimpulannya

  1. Lutfi Eka Sabita

    Tujuan utama:
    – Percobaan Ingenhousz : membuktikan bahwa dalam proses fotosintesis menghasilkan oksigen.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.