Tokoh Penggagas dan Pendiri Budi Utomo

By | September 28, 2021

Budi utomo adalah salah satu nama organisasi kebangsaan yang merupakan bentuk dari pergerakan nasional. Bentuk pergerakan tersebut adalah dengan memajukan pendidikan dan meninggikan martabat bangsa. Tokoh pendiri budi utomo adalah dr. Sutomo bersama 8 pelajar lainnya dari School Tot Opleding Van Inlandsche Artsen (STOVIA). Sedangkan tokoh yang menggagas dibentuknya suatu organisasi adalah seorang alumni STOVIA bernama dr. Wahidin Sudirohusodo.

STOVIA merupakan sekolah untuk pendidikan kedokteran bagi rakyat pribumi pada zaman Hindia Belanda. Nama Budi Utomo berarti suatu usaha yang mulia, yang mana 2 kata tersebut merupakan Bahasa Jawa. Budi berarti jasa atau usaha, utama berarti perkara yang mulia atau yang baik. Organisasi Budi Oetomi dibentuk pada 20 Mei 1908. Di mana sekarang setiap tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitna Nasional (Harkitnas).

Tokoh Pendiri Budi Utomo

Tujuan dari didirikannya Budi Oetomo adalah untuk mengembangkan pendidikan dan kebudayaan serta melakukan usaha peningkatan perekonomian. Apa latar belakang dari dasar gagasan yang disampaikan dr. Wahidin Sudirohusodo? Siapa saja tokoh pendiri budi utomo? Sobat idschool dapat mencari tahi jawabannya melalui ulasan di bawah.

Baca Juga: Perusahaan Dagang Belanda yang Pernah Menguasai Indonesia (Nusantara)

Tokoh Penggagas Organisasi Budi Utomo

Beliau, dr. Wahidin Sudirohusodo, lahir pada 7 Januari 1852 di Sleman Yogyakarta. Peran dr. Wahidin Sudirohusodo dibalik terbentuknya organisasi Budi Utomo adalah sebagai penggagas ide. Diketahui dr. Wahidin Sudirohusodo adalah seorang dokter lulusan (alumni) STOVIA yang sangat senang bergaul dengan rakyat biasa. Sebagai dokter, dr. Wahidin Sudirohusodo sering memberi pengobatan untuk rakyat tanpa memungut bayaran.

Kebiasannya yang sering bertemu dengan rakyat biasa membuat ia banyak mengetahui penderitaan rakyat. Lebih-lebih, penjajahan Belanda membuat rakyat biasa semakin terbelakang dan tertindas. Dalam pemikirannya, salah satu cara untuk membebaskan diri dari penjajahan adalah mempunyai rakyat yang cerdas. Untuk itu, rakyat harus diberi kesempatan mengikuti pendidikan di sekolah-sekolah. Ada dua pokok yang menjadi perjuangannya ialah memperluas pendidikan/pengajaran dan memupuk kesadaran kebangsaan.

Berangkat dari ide tersebut, dr. Wahidin Sudirohusodo mengunjungi tokoh-tokoh masyarakat di beberapa kota di Jawa. Para tokoh masyarakat tersebut diajaknya untuk bergabung agar berkenan memberikan sumbangan pendidikan. Sumbangan tersebut nantinya akan digunakan untuk menolong pemuda-pemuda yang cerdas namun tidak mampu melanjutkan sekolahnya.

Sayangnya, ajakan dr. Wahidin Sudirohusodo kurang mendapat sambutan dari para tokoh masyarakat.

Perjuangan dr. Wahidin Sudirohusodo tidak sampai disitu saja. Ia mencoba mengunjungi para pelajar STOVIA dan menjelaskan detail gagasannya. Ternyata gagasan tersebut mendapat sambutan baik dari para pelajar STOVIA. Saat itu, Sudirohusodo menganjurkan agar para pelajar itu mendirikan organisasi yang bertujuan memajukan pendidikan dan meninggikan martabat bangsa.

Dari sinilah kemudian dr. Sutomo dan beberapa pelajar STOVIA mulai bergerak untuk mendirikan sebuah organisasi.

Baca Juga: Sejarah Lahirnya Pancasila

Tokoh Pendiri Budi Utomo

Setelah terjadi pertemuan antara pelajar STOVIA dan dr. Wahidin Sudirohusodo, Soetomo mengadakan pertemuan secara non formal dengan rekannya. Pertemuan antar pelajar-pelajar STOVIA tersebut membahas tentang suatu organisasi nasional. Dari pertemuan itu pula membuahkan hasil Perkumpulan Boedi Oetomo.

Pada tanggal 20 Mei 1908, dr. Sutomo bersama kawan-kawannya mendirikan sebuah organisasi yang diberi nama Budi Utomo. Diketahui ada 9 tokoh yang terlibat sebagai pendiri organisasi Budi Utomo.

Tokoh – tokoh pendiri Budi Utomo:

  1. Soetomo (ketua)
  2. Soeradji Tirtonegoro
  3. Goenawan Mangoenkoesoemo
  4. Mohammad Soelaiman
  5. Gondo Soewarna
  6. M. Soewarno
  7. Raden Ongko Prodjosoedirjo
  8. Mochammad Saleh
  9. Raden Mas Goembrek

Diketahui bahwa Budi Utomo adalah organisasi modern pertama yang lahir di Indonesia. Lahirnya Budi Utomo menjadi perintis bagi organisasi-organisasi setelahnya seperti Serikat Islam, Indesche Partij, Muhammadiyah, dan beberapa pergerakan lainnya. Sehingga tanggal didirikannya Budi Utomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

Tanggal lahir Budi Utomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

(Harkitnas – 20 Mei)

Kesembilan tokoh pendiri Budi Utomo kemudian menyelenggarakan kongres  pertama yang berlangsung pada 3‒5 Oktober 1908. Dari kongres tersebut dihasilkan kepengurusan baru untuk organisasi Budi Utomo. Jabatan ketua Budi Utomo setelah kongres pertama dipegang oleh Raden Adipati Tirtokoesoemo (Bupati Karanganyar).

Demikianlah tadi ulasan tokoh penggagas dan pendiri budi utomo. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: 3 Tokoh Pengibar Bendera Merah Putih Saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.