Contoh Kalimat Ambigu

By | April 17, 2020

Ambigu dipahami sebagai makna ganda atau memiliki arti lebih dari satu. Kalimat ambigu adalah kalimat yang memiliki makna ganda. Perhatikan contoh kalimat: Rani sedang membaca majalah resep masakan baru. Kalimat tersebut dapat bermakna sedang membaca majalah resep yang baru atau majalah tentang resep baru. Kalimat yang diberikan tersebut merupakan contoh kalimat ambigu.

Penggunaan kalimat ambigu menyebabkan informasi yang disampaikan menjadi tidak tepat. Informasi yang tidak tersampaikan secara tepat dapat menyebabkan masalah. Sehingga, penggunaan kalimat ambigu perlu dihindari dalam sebuah tulisan.

Contoh Kalimat Ambigu

Agar terhindar dari kalimat ambigu, sobat idschool perlu mengetahui apa itu kalimat ambigu? Bagaimana saja contoh kalimat ambigu? Ulasannya akan menjadi topik bahasan pada halaman ini.

Faktor – Faktor Penyebab

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kalimat ambigu. Faktor – faktor tersebut meliputi faktor morfologi, sintaksis, dan struktural.

  • Morfologi: keambiguan kalimat yang terjadi akibat dari pembentukan kata itu sendiri.
    Contoh: Obat itu tertelan olehku
    Kalimat pada contoh dapat berarti sengaja tertelan atau dapat ditelan
  • Sintaksis: keambiguan kalimat yang terjadi karena susunan kata di dalam kalimat yang kurang jelas.
    Contoh: Pak Bayu hanya bisa gigit jari melihat barang dagangannya dibawa Satpol PP.
    Penjelasan kalimat tersebut dapat berarti sebenarnya, yaitu pak Bayu benar – benar menggigit jarinya. Atau dapat juga bermakna kiasan, dimana gigit jari diartikan sebagai kecewa.
  • Struktural: ke-ambigu-an kalimat karena struktur kalimat.
    Contoh: Peresmian kantor baru akan dilaksanakan nanti siang.
    Kalimat tersebut dapat bermakna dua. Pertama: Peresmian kantor, baru akan dilaksanakan nanti siang. Kedua: Peresmian kantor baru, akan dilaksanakan nanti siang.

Baca Juga: Jenis – Jenis Teks Bahasa Indonesia

Jenis – Jenis Kalimat Ambigu

Berdasarkan bentuknya, kalimat ambigu terbagi menjadi tiga kelompok. Tiga kelompok tersebut meliputi ambiguitas fonetik, gramatikal, dan leksikal. Penjelasan masing – masing akan diberikan pada ulasan di bawah.

Ambiguitas Fonetik

Ambiguitas fonetik adalah keambiguan yang terjadi akibat dari kesamaan bunyi – bunyi yang diucapkan. Kalimat ambigu jenis ini biasanya banyak terjadi dalam percakapan sehari – hari.

Contoh kalimat ambigu fonetik: Dia datang kemari memberi tahu.

  • Tahu dapat bermakna makanan dari kedelai.
  • Tahu bermakna suatu informasi.

Ambiguitas Gramatikal

Kalimat dengan ambiguitas gramatikal terjadi karena proses pembentukan suatu ketatabahasaan. Ketatabahasaan tersebut dapat berupa pembentukan kata, prasa, atau kalimat.

Kata – kata atau frasa yang memiliki keambiguitasan jenis ini akan hilang jika dimasukan ke dalam konteks kalimat.

Contoh: Orang tua

  • Orang tua Dania tidak bisa hadir mengambil rapor. (Orang tua bermakna bapak/ibu)
  • Sasa bertemu dengan orang tua yang kemarin tersesat di jalanan. (Orang tua bermakna orang yang sudah tua)

Ambiguitas Leksikal

Kalimat dengan keambiguan leksikal terjadi karena faktor kata itu sendiri. Setiap kata dapat memiliki makna lebih dari satu tergantung dari kalimat yang menyertainya.

Contoh: bulan

  • Langit pada malam hari ini memiliki bulan purnama.
  • Aku lahir bulan September.

Kata bulan dapat berarti nama penanda pada kalender atau benda langit.

Baca Juga: Teks Eksposisi

Contoh Kalimat Ambigu dan Perbaikannya

Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat ambigu yang disertai perbaikannya.

  1. Siwi adalah seorang penjahit jas wanita.
    Siwi adalah seorang wanita penjahit jas.
  2. Ibuku adalah seorang wartawan media terkenal.
    Ibuku adalah seorang wartawan dari media terkenal.
  3. Jika bus ini mengambil penumpang di luar agen, supaya melaporkan kepada kami.
    Jika bus ini mengambil penumpang di luar agen, Anda diharap melaporkannya kepada kami.
  4. Ibu memberi tahu kepada tetangga.
    Ibu memberi tahu untuk makan kepada tetangga.
  5. Penampilan laki – laki itu seperti beruang.
    Penampilan laki – laki itu seperti memiliki banyak uang.

Itulah tadi ulasan materi contoh kalimat ambigu. Meliputi ambigu fonetik, gramatikal, dan leksikal. Dilengkapi beberapa contoh kalimat ambigu beserta perbaikannya. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Struktur Kalimat yang Benar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.