Rangkuman Sosialisasi Perubahan SNMPTN dan SBMPTN 2023

Pada tanggal 7 September 2022, mas menteri Nadiem Makarin mengumumkan akan adanya perubahan dalam proses seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Perubahan proses seleksi terdapat pada proses seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNMPTN) dan tes (SBMPTN). Sementara untuk jalur madiri terdapat standar dalam proses dan mekanisme pelaksanannya. Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa ada perubahan mekanisme SNMPTN dan SBMPTN 2023 yang cukup banyak di banding proses seleksi tahun-tahun sebelumnya.

Perubahan proses SNMPTN 2023 terdapat pada cara pembobotan nilai rapor yang mencakup dua komponen. Di mana dua komponen penilaian terdiri dari mininimal 50% rata-rata nilai rapor seluruh mata pelajaran dan maksimal 50% komponen penggali minat dan bakat. Sementara untuk perubahan SBMPTN 2023 terdapat pada bentuk soal tes yang diujikan. Di mana bentuk soal pada UTBK SBMPTN 2023 dilaksanaan dengan tes skolastik tanpa tes mata pelajaran.

Selain SNMPTN dan SBMPTN 2023, jalur masuk beberapa PTN juga dapat melalui jalur mandiri. Untuk seleksi secara mandiri oleh PTN menggunakan proses dengan standar yang telah ditetapkan. Di mana dalam pelaksanaannya terdapat kontrol terkain transparansi dan akuntabilitas yang dijabarkan secara spesifik.

SNMPTN dan SBMPTN adalah dua jalur masuk PTN yang banyak mendapat perhatian calon mahasiswa. Apa saja perubahan yang terdapat dalam perubahan SNMPTN dan SBMPTN 2023 dibanding tahun-tahun sebelumnya? Bagaimana agar sukses menghadapi kebijakan perubahan SNMPTN dan SBMPTN 2023? Sobat idschool dapat mencari tahu lebih banyak mengenai mekanisme SNMPTN dan SBMPTN 2023 melalui ulasan di bawah.

Table of Contents

Baca Juga: Contoh Bentuk-Bentuk Soal TPS (Tes Potensi Skolastik) UTBK SBMPTN

Transformasi Pelaksanaan SNMPTN 2023

Jalur SNMPTN di tahun sebelum 2023 memisahkan calon mahasiswa berdasarkan jurusan di pendidikan menengah. Perbaikan proses pelaksaaan SNMPTN 2023 akan dilakukan karena dua alasan sebab dan akibat yang timbul.

Pertama, SNMPTN sebelum tahun 2023 memiliki pilihan program studi dibatasi berdasarkan jurusan di pendidikan mengeh. Sehingga peserta didik tidak punya kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan aspirasi kariernya.

Kedua, SNMPTN sebelum tahun 2023 hanya mempertimbangkan mata pelajaran tertentu dalam proses seleksi. Kondisi ini membuat mata pelajaran lain menjadi dianggap tidak terlalu penting dan fokus belajar menjadi tidak menyeluruh.

Dua kondisi di atas manjadi dasar perlunya perbaikan seleksi nasional berdasarkan prestasi yang berfokus atas kesuksesan pembelajaran menyeluruh. Caranya adalah dengan melakukan perubahan pada pembobotan dalam proses seleksi SNMPTN.

SNMPTN dan SBMPTN 2023

Perubahan yang akan dilakukan terdapat pada cara memberikan bobot nilai yang meliputi dua komponen berikut.

  • Minimal 50% nilai rata-rata rapor secara keseluruhan
  • Maksimal 50% komponen penggali minat dan bakat, dapat meliputi nilai rapor dari maksimal 2 mata pelajaran pendukung dan/atau prestasi dan/atau portofolio (untuk program studi seni dan olah raga)

Prodi di PTN diberikan kebebasan untuk menentukan porsi dari persentase antara komponen 1 dan komponen 2 dengan total 100%.

Perubahan ini dipandang akan membuat peserta didik terdorong untuk belajar semua pelajaran, mengeksplor diri, dan fokus mengasah bakat dan minat. Beberapa kiat agar sukses SNMPTN 2023 disarankan untuk melakukan beberapa saran berikut.

  • Fokus untuk belajar secara menyeluruh
  • Gali minat dan bakat secara tekun
  • Tingkatkan prestasi sesuai minat dan bakat
  • Eksplorasi pilihan prodi pendidikan tinggi sesuai minat dan bakat
  • Cari tahu komponen penilaian dan pembobotan spesifik untuk prodi yang diminati

Baca Juga: Rekomendasi Buku UTBK SBMPTN yang Bagus dan Paling Laris

Transformasi Pelaksanaan SBMPTN 2023

Selain perubahan seleksi nasional berdasarkan prestasi, perubahan proses seleksi juga terjadi pada seleksi nasional berdasarkan tes. Perubahan bentuk SBMPTN 2023 berangkat dari masalah ada banyaknya materi dari berbagai mata pelajaran yang perlu dikuasai.

Bentuk soal SBMPTN di tahun sebelumnya mencakup kemampuan tes skolastik dan tes mata pelajaran. Kondisi tersebut dinilai membuat kegiatan belajar mengajar di kelas 12 menjadi tidak mendalam. Hal ini dikarenakan adanya kebutuhan untuk mempersiapkan UTBK guna masuk PTN.

Masalah yang timbul lainnya adalah adanya kesenjangan antara siswa dengan finansial baik dan kurang. Siswa dengan orangtua berkecukupan dapat mengupayakan bimbel dalam mempersiapkan UTBK sehingga memiliki peluang yang lebih besar.

Sementara siswa dari keluarga dengan keuangan yang kurang baik akan merasa kurang persiapan untuk masuk PTN. Kondisi ini melahirkan tekanan tersendiri sehingga persaingan menjadi kurang imbang.

Perubahan SBMPTN 2023 dilakukan untuk mencoba memecahkan permasalahan tersebut melalui bentuk soal yang tidak banyak memuat materi mata pelajaran. Soal dalam seleksi nasional berdasarkan tes pada UTBK SBMPTN 2023 akan menitikberatkan penalaran peserta didik, bukan pada hafalan.

Di mana pelaksanaan bentuk soal UTBK SMPTN 2023 berupa tes skolastik tanpa ada tes mata pelajaran. Sehingga seleksi masuk PTN semestinya tidak menurunkan kualitas pembelajaran pendidikan menengah dan perlu lebih inklusif dan adil untuk peserta didik dan keluarga kurang mampu.

Tes potensi skolastik UTBK SBMPTN 2023 akan mengukur empat kemampuan yaitu potensi kognitif, penalaran matematika, literasi dalam Bahasa Indoensia, dan literasi dalam Bahasa Inggris.

1) Gambaran soal potensi kognitif:

Contoh Bentuk Perubahan Soal SBMPTN 2023

2) Gambaran soal penalaran matematika:

Contoh Soal Penalaran Matematika SBMPTN 202

3) Gambaran soal literasi dalam Bahasa Indonesia:

Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SBMPTN 2023

4) Gambaran soal literasi dalam Bahasa Inggris:

Contoh Soal Literasi Bahasa Inggris SBMPTN 2023

Perubahan bentuk seleksi berdasarkan tes yang dilakukan ini diharapkan akan menghasilkan beberapa dampak berikut.

  • Peserta didik tidak tergantung pada lembaga bimbingan belajar untuk persiapan tes
  • Tidak perlu khawatir akan keharusan untuk menghafal konten
  • Orangtua tidak terbebani tanggungan finansial tambahan untuk bimbingan belajar peserta didik
  • Guru lebih fokus pada pembelajaran yang bermakna, holistik, dan berorientasi pada penalaran, bukan hafalan
  • Percaya diri bahwa pembelajaran sesuai kurikulum sudah cukup dalam menyiapkan peserta didik menghadapi masuk PTN

Sumber Referensi: Mendikbudristek

Perbandingan Perubahan SNMPTN dan SBMPTN 2023 dengan Tahun-Tahun Sebelumnya

Dua topik bahasan di atas mengulas bagaimana mekanisme dari SNMPTN dan SBMPTN 2023. Di mana mekanisme SNMPTN dan SBMPTN 2023 memiliki cukup banyak perbedaan di banding tahun-tahun sebelumnya. Sebagai penutup, bagaimana perubahan SNMPT dan SBMPTN 2023 dengan tahun-tahun sebelumnya secara ringkas terdapat dalam tabel berikut.

Demikianlah tadi ulasan rangkuman perubahan SNMPTN dan SBMPTN 2023 yang akan digunakan sebagai proses seleksi masuk PTN pada tahun depan. Semoga informasi ini bermanfaat agar sobat idschool dapat sukses SNMPTN dan SBMPTN 2023. Terima kasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: Review Aplikasi Bimbel Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *