Perkembangbiakan Vegetatif Tumbuhan Secara Alami dan Buatan

By | March 28, 2020

Perkembangbiakan tumbuhan adalah cara tumbuhan untuk melestarikan keturunannya. Salah satu cata tumbuhan dalam berkembangbiak adalah melalui perkembangbiakan vegetatif. Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan adalah cara tumbuhan menghasilkan individu baru tanpa melalui pertemuan sel jantan dan sel betina. Cara perkembangbiakan ini disebut juga sebagai perkembangbiaka tak kawin.

Perkembangbiakan vegetatif alami ini hanya melibatkan satu induk. Individu baru yang merupakan keturunan induknya berasal dari bagian tubuh induknya. Sehingga individu baru yang dihasilkan akan memiliki sifat biologis yang mirip dengan induknya. Perkembangbiakan vegetatif dibedakan menjadi dua jenis yaitu vegetatif alami dan buatan. Apa saja perbedaan dari kedua jenis cara perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif ini? Simak ulasannya pada pembahasan di bawah.

Perkembangbiakan Vegetatif Alami

Perkembangbiakan vegetatif alami adalah perkembangbiaakan tumbuhan tanpa bantuan makhluk hidup lain. Proses perkembangbiakan ini secara alami terjadi pada tumbuhan itu sendiri. Cara tumbuhan dalam menghasilkan individu baru melalui perkembangbiakan vegetatif alami terdiri dari tunas, membelah diri, spora, rhizoma (akar tinggal), umbi lapis, umbi batang, umbi akar, dan geragih (stolon).

Tunas

Tunas adalah perkembangbiakan individu baru yang tumbuh dari tumbuhan induknya. Individu baru yang dihasilkan melalui tunas biasanya tumbuh di samping induknya. Selanjutnya, individu – individu baru yang berkembang biak melalui tunas akan membentuk rumpun. Munculnya tunas individu baru berasal dari bagian tumbuhan di dalam tanah. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas adalah pisang, bambu, pinang, dan tebu.

Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Tunas

Tunas Adventif

Cara berkembang biak melalui tunas adventif adalah cara tumbuhan untuk menghasilkan individu baru melalui sela – sela bagian tumbuhan. Pengertian dari tunas adventif sendiri adalah tunas yang terbentuk tidak pada tempatnya. Jenis tumbuhan yang berkembangbiak dengan tunas adventif akan tumbuh pada bagian tumbuhan yang biasanya tidak bertunas, seperti daun dan akar.

Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas adventif:

  • Adventif daun: cocor bebek, wijayakusuma
  • Adventif akar: cemara, sukun, kersen, kesemek/talok

Baca Juga: Tumbuhan Berbiji Terbuka dan Tertutup

Membelah Diri

Tumbuhan yang menghasilkan individu melalui membelah diri akan membagi tubuhnya menjadi dua bagian yang sama secara langsung. Sel anaknya ada yang segera memisahkan diri dari induknya dan ada juga yang tetap menempel pada tubuh induknya hingga membentuk kelompok.

Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Membelah Diri
sumber gambar: wikipedia

Spora

Cara perkembangbiakan tumbuhan berikutnya adalah melalui spora. Spora merupakan alat perkembangbiakan yang terletak pada sebuah kotak penampung spora yang disebut sporangium. Kumpulan kotak spora akan membentuk sorus yang biasanya terletak di bagian tepi bawah daun. Bentuk sorus berupa bintik – bintik kecoklatan. Individu baru dengan perkembangbiakan menggunakan spora dapat terbentuk saat spora pecah dan jatuh di tempat yang cocok.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiask dengan spora adalah tumbuhan paku, jamur.

Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Spora

Umbi Lapis

Umbi lapis atau bulbus merupakan bagian tumbuhan berupa batang yang berada di dalam tanah. Bentuk umbi lapis merupakan modifikasi daun, yaitu lapisan daun berdaging sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Bagian daun terluar mengering dan membentuk sisik yang melindungi daun tebal dan berdaging di sebelah dalam umbi. Dari sela – sela daun tersebut akan tumbuh mata tunas yang biasa disebut siung. Bila tunas tumbuh akan terbentuk individu baru.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi lapis adalah bawang merah, bawang putih, bawang bombay, dan bakung.

Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Umbi Lapis

Umbi Batang

Umbi batang (tuber) adalah batang yang tumbuh di dalam tanah. Batang tersebut berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan. Umbi batang mempunyai mata tunas yang akan tumbuh membentuk individu baru. Cara menghasilkan individu baru dari tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi batang hanya cukup mengubur/menanam jenis tanaman tersebut pada tanah.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi batang adalah ubi jalar dan kentang.

Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Umbi Batang

Umbi Akar

Akar pada tanaman yang berkembangbiak dengan umbi akar beralih fungsi menyimpan cadangan makanan. Perkembangbiakan jenis tanaman ini melalui tunas yang tumbuh dari bekas batangnya. Sehingga, untuk mendapatkan individu baru dari tanaman ini hanya perlu menanam bagian tubuh tumbuhan berupa batang.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi akar adalah wortel, bengkoang, ketela pohon (singkong), dan bunga dahlia.

Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Umbi Akar

Geragih/Stolon

Geragih atau yang biasa juga disebut sebagai stolon merupakan batang yang tumbuh merambat di atas tanah. Bagian inilah yang berperan dalam membentuk individu baru pada beberapa jenis tanaman. Bagian geragih yang menyentuh tanah akan membentuk tunas dan akar pada setiap ruas yang dimilikinya. Tumbuhan baru tersebut tetap berhubungan dengan induknya, tetapi tidak tergantung tumbuhan induknya.

Selanjutnya, tumbuhan baru yang terbentuk dapat menyerap zat hara dan melakukan fotosintesis sendiri, tanpa tergantung dengan induknya. Sehingga, jika individu baru tersebut dipisahkan dari induknya dapat tumbuh menjadi individu baru sendiri.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan geragih/stolon adalah strawberry, rumput teki, arbei, dan pegagan.

Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Geragih/Stolon

Baca Juga: Interaksi Antar Makhluk Hidup

Rhizoma/Akar Tinggal

Rhizoma lebih dikenal masyarakat sebagai rimpang atau akar tinggal. Bagian tumbuhan rhizoma merupakan modifikasi batang tumbuhan yang tumbuhnya menjalar di bawah permukaan tanah dan dapat menghasilkan tunas. Dari sinilah akan terbentuk akar baru dari ruas – ruasnya.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan rhyzoma/akar tinggal adalah jahe, lengkuas, temulawak, kunyit.

Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Rhizoma/Akar Tinggal

Cara tumbuh tumbuhan melalui rhizoma hampir sama dengan geragih/stolon. Dari keduanya hanya terdapat sedikit perbedaan cara tumbuh. Perbedaan dari rhizoma dan geragih/stolon terletak pada tempat menjalarnya. Pada rhizoma, tempat menjalar berada di dalam tanah. Sedangkan tempat menjalar geragih/stolon berada pada permukaan tanah.

Baca Juga: Macam – Macam Penyerbukan

Perkembangbiakan Vegetatif Buatan

Jenis perkembangbiakan vegetatif yang kedua adalah perkembangbiakan vegetatif buatan. Proses yang terjadi dalam menghasilkan individu baru pada perkembangbiakan vegetatif buatan terjadi dengan bantuan makhluk hidup lain. Kebanyakan proses yang terjadi, bantuan dilakukan oleh manusia. Cara perkembangbiakan tumbuhan melalui vegetatif buatan terdiri dari cangkok, setek, okulasi, mengenten/sambung pucuk, dan merunduk.

Cangkok

Konsep dari perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cangkok adalah menumbuhkan akar tumbuh dari batang tanaman yang dicangkok. Melalui akar tumbuh dari batang tanaman tersebut kemudian dapat diperoleh tanaman baru. Sifat dari keturunan yang dihasilkan adalah sama dengan induk. Kelebihan dari metode perkembangbiakan ini adalah membutuhkan waktu yang tidak lama. Namun, kelemahan dari perkembangbiakan ini akan menghasilkan tumbuhan dengan akar kurang kuat.Contoh tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan cangkok adalah tumbuhan berbuah yang memiliki kambium seperti mangga, jambu air, dan rambutan.

Perkembangbiakan Tumbuhan Vegetatif Buatan dengan Mencangkok

Contoh tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan cangkok adalah tumbuhan berbuah yang memiliki kambium seperti mangga, jambu air, dan rambutan.

Baca Juga: Ciri – Ciri Makhluk Hidup

Setek

Cara menghasilkan individu baru melalui setek berasal dari akar tumbuh dari batang yang ditanam. Kelebihan dari cara ini adalah pertumbuhan dan pembungaan lebih cepat. Sedangkan kelemahan adalah tidak dapat dilakukan pada tanaman besar. Biasanya, cara perkembangbiakan ini digunakan untuk tanaman bunga dan singkong.

Contoh tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan setek batang adalah singkong, mawar, melati, dan bugenvil.

Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Setek

Pada tanaman begonia, dapat dilakukan setek melalui daun (setek daun). Setek daun dilakukan dengan cara memotong daun kemudian di tanam. Dari tulang daun tersebut akan tumbuh tanaman baru.

Okulasi

Okulasi atau menempel adalah cara menghasilkan tanaman baru dengan menempelkan tunas muda pada ranting atau batang tanaman induk. Tujuan dari okulasi adalah menggabungkan dua sifat tanaman yang berbeda dari dua jenis tanaman. Sehingga akan mendapatkan tanaman yang sifatnya lebih baik dari induknya.

Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Okulasi

Contoh tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan okulasi adalah jeruk, rambutan, dan durian.

Baca Juga: Eutrofikasi dan Bentuk Pencemaran Air Lainnya

Mengenten (Sambung Pucuk)

Mengenten/sambung pucuk sering disebut juga sebagai kopulasi. Konsep dari mengenten adalah menyambung batang dengan varietas yang sama. Proses yang dilakukan adalah menghasilkan tanaman baru melalui cara  penggabungan batang bawah dan batang atas. Jenis tanaman yang dikembangkan melalui mengenten berasal dari dua jenis tanaman berbeda namun masih dalam satu keluarga.

Contoh Tumbuhan yang Berkembangbiak dengan Mengenten

Tujuan dari mengenten adalah menggabungkan dua sifat tanaman yang berbeda dari induknya.

Contoh tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan mengenten atau sambung pucuk adalah terung dengan tomat dan mangga dengan durian.

Merunduk

Perkembangbiakan vegetatif buatan dengan merunduk dilakukan dengan menumbuhkan akar dari batang yang ditanam (dirundukan) ke dalam tanah. Tumbuhan yang dikembangbiakan dengan cara merunduk harus memiliki cabang atau ranting yang panjang. Cara merunduk dilakukan dengan membengkokkan cabang atau ranting ke dalam tanah dan ditimbun dengan tanah.

Bagian cabang atau ranting yang tertimbun tanah tersebut akan tumbuh akar. Setelah akar cukup kuat maka batang yang menghubungkan dengan tanaman induk dapat dipotong.

Sifat anakan yang terbentuk dari cara ini adalah sama dengan induknya, namun membutuhkan waktu yang lebih cepat. Kelemahan dari cara ini adalah tidak bisa dilakukan untuk tanaman besar.

Contoh tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan merunduk adalah melati, kangkung, apel, dan alamanda.

Demikianlah cara perkembangbiakan vegetatif tumbuhan secara alami dan buatan. Perkembangbiakan vegetatif alami terdiri dari tunas, tunas adventif, membelah diri, spora, rhizoma/akar tinggal, umbi lapis, umbi batang, umbi akar, dan geragih/stolon. Sedangkan perkembangbiakan tumbuhan vegetatif buatan meliputi mencangkok, setek, okulasi, mengenten, dan merunduk. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: Bagian – Bagian Bunga dan Keterangannya

8 thoughts on “Perkembangbiakan Vegetatif Tumbuhan Secara Alami dan Buatan

  1. Malaikat izrafil

    Hi aku lagi kesusahan apa perkembangbiak nya jahe sawi stroberi klengkeng rumput

    Reply
  2. Gabriel

    Maaf kak mau tanya kalau bugenvil dan bunga sepatu itu perkembangbiakan itu bagaimana ya??

    Reply
    1. admin Post author

      Halo Gabriel, budidaya bunga bugenvil dan bunga sepatu dapat dilakukan melalui stek batang.

      Reply
  3. haw

    lupa saya dengan macam-macam perkembangbiakan ini, tadi juga sudha baca yang generatif. masa-masa kudu bertemu ponakan dan ditanya begini kadang pusing juga kalo lupa nama penyebutannya. terima kasih.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.