Aturan Penulisan Angka Penting dan Notasi Ilmiah

Angka penting dan notasi ilmiah akan banyak ditemui pada penulisan karya ilmiah yang melibatkan bilangan. Di mana, bilangan-bilangan tersebut biasanya berasal dari hasil pengukuran. Cara penulisan angka penting dan notasi ilmiah diatur melalui aturan yang telah menjadi kesepakatan. Dengan aturan penulisan tersebut, penulisan bilangan dapat menjadi lebih sederhana dan seragam dalam cara membacanya.

Bilangan hasil perhitungan tidak selalu menghasilkan nilai yang bulat. Bahkan tidak sedikit hasil perhitungan tersebut tidak ada habisnya, Misalnya pada bilangan pi (π) jika dinyatakan dalam bentuk desimal. Untuk mempermudah perhitungan dan mempermudah penulisan maka dilakukan pembulatan. Aturan dalam pembulatan mengikuti aturan yang ada dalam dunia sain yaitu aturan penulisan angka penting dan notasi ilmiah.

angka penting bilangan pi

Bagaimana aturan penulisan angka penting? Bagaimana cara penunlisan notasi ilmiah? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabanya pada ulasan di bawah.

Table of Contents

Aturan Penulisan Angka Penting

Angka yang diperoleh dari hasil pengukuran menggunakan alat ukur dalam sebuah percobaan dinamakan dengan angka penting. Angka penting sering disebut juga dengan angka tidak eksak karena hasil pengukuran dari sebuah percobaan memiliki eror.

Aturan Penulisan Angka Penting

Ada empat aturan penulisan yang perlu diketahui, di mana empat aturan dan contoh penulisannya terdapat seperti daftar berikut.

  1. Semua angka penting bukan nol adalah angka penting.
    Contoh:
    3,625 → 4 angka penting
    6,25 → 3 angka penting
  1. Semua angka nol yang terletak di antara angka bukan nol adalah penting.
    Contoh:
    160,75 → 5 angka penting
    63,0025 → 6 angka penting
  1. Semua angka nol di sebelah kanan tanda desimal, tetapi di sebelah angka bukan nol adalah bukan angka penting.
    Contoh:
    0,0075 → 2 angka penting yang terdiri dari semua angka bukan nol yang banyaknya adalah dua yaitu 7 dan 5
    0, 03015 → 4 angka penting yang terdiri dari semua bilangan bukan nol yang berjumlah 3 dan satu bilangan nol yang terletak di antara angka bukan nol yang merupakan angka penting
  1. Semua angka nol di sebelah kanan tanda desimal dan mengikuti angka bukan nol adalah angka penting.
    Contoh:
    0,00320 → 3 angka penting.
    8,00 → 3 angka penting.

Aturan Berhitung dengan Angka Penting

Hasil operasi hitung juga perlu dituliskan sesuai dengan aturan yang berlaku. Aturan berhitung dengan angka penting yang akan dibahas meliputi bagaimana menuliskan hasil penjulaham, pengurangan, perkalian, pembagian, pernarikan akar, dan perkalian suatu bilangan.

1) Penjumlahan dan Pengurangan
Jika angka-angka penting dijumlahkan atau dikurangkan maka hasilnya hanya boleh satu angka taksiran.

aturan penulisan angka penting

Berdasarkan aturan penulisan angka penting pada penjumlahan dan pengurangan, angka penting hasilnya hanya boleh memiliki satu angka taksiran. Sehingga, sesuai aturan penulisan angka penting, hasil penjumlahan 65,7 + 12,21 adalah 77,91.

contoh penulisan aturan angka penting

2) Perkalian dan Pembagian
Angka penting hasil perkalian atau pembagian ditulis sesuai angka penting yang paling sedikit dari bilangan yang dikalikan atau bilangan yang dibagi.
Contoh penulisan angka penting pada hasil perkalian dan pembagian ditunjukkan seperti berikut.

perkalian pada aturang angka penting
angka penting

3) Penarikan Akar
Hasil penarikan akar ditulis sesuai angka penting yang ditarik akarnya.
Contoh: √85 = 9,2195, penulisan hasil penarikan akar yang sesuai aturan angka penting adalah 9,2 (2 angka penting).

4) Perpangkatan
Hasil pemangkatan angka penting ditulis sesuai angka penting yang dipangkatkan.
Contoh: 2,12 = 4,41, penulisan hasil perpangkatan yang sesuai angka penting adalah 4,4 (2 angka penting).

5) Perkalian Angka Penting dengan Bilangan Eksak
Hasil perkalian angka penting dengan bilangan eksak ditulis sebanyak angka penting semula.

penulisan angka penting

Baca Juga: Besaran Pokok dan Besaran turunan

Aturan Pembulatan

  1. Jika angka pertama setelah angka yang akan dibulatkan itu lebih kecil daripada 5 maka tidak mempengaruhi pembulatan.
    Contoh: 3,44217 dibulatkan tiga angka di belakang koma menjadi 3,442.
  1. Jika angka pertama setelah angka yang akan dibulatkan itu lebih besar dari 5 maka nilainya dinaikkan ke atas satu nilai.
    Contoh: 3,44287 dibulatkan tiga angka di belakang koma menjadi 3,443.
  1. Jika angka pertama setelah angka yang akan dibulatkan adalah 5 maka akan ada dua kondisi, yaitu
    • Nilainya akan tetap jika angka sebelum angka 5 merupakan bilangan genap.
      Contoh: 2,365 dibulatkan dua angka di belakang koma menjadi 2,36
    • Nilainya akan bertambah satu jika angka sebelum angka 5 merupakan bilangan ganjil.
      Contoh: 2,335 dibulatkan dua angka di belakang koma menjadi 2,34

Notasi Ilmiah

Ukuran benda di bumi juga beraneka ragam ada yang memiliki masa sangat besar dan ada juga yang memiliki masa sangat kecil. Untuk menyetakan ukuran benda ini ada sebuah notasi yang disebut notasi ilmiah. Dengan menggunakan notasi ilmiah, penulisan masa benda yang sangat kecil atau sangat besar menjadi lebih sederhana.

Elektron memiliki masa yang sangat kecil, yaitu 0,0000000000000000000000000000009109 kg. Sedangkan bumi memiliki masa yang sangat besar, yaitu 6.000.000.000.000.000.000.000.000 kg. Penulisan bilangan ini tentu tidak praktis. Untuk inilah pentingnya penulisan notasi ilmiah.

Notasi ilmiah mempermudah penulisan bilangan yang sangat besar atau sangat kecil sehingga menjadi lebih sederhana. Cara penulisan notasi ilmiah adalah sebagai berikut.

penulisan notasi ilmiah

Bilangan a merupakan angka penting dari bilangan tersebut. Sehingga penulisan masa elektron dan masa bumi dapat disederhanakan menjadi seperti berikut.

  • Masa elektron (e) adalah 0,0000000000000000000000000000009109 kg,
    Penulisan menggunakan notasi ilmiah menjadi e = 9, 109 × 10–31 kg
  • Masa bumi adalah 6.000.000.000.000.000.000.000.000 kg
    Penulisan menggunakan notasi ilmiah menjadi 6 × 1024 kg

Sekian pembahasan mengenai aturan penulisan angka penting dan notasi ilmiah. Terimakasih sudah mengunjungi idschool (dot) net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Penulisan Bilangan Romawi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *