Hukum Newton I, II, dan III

By | July 4, 2018

Hukum Newton adalah hukum yang menggambarkan hubungan antara suatu gaya yang bergerak dikarenakan adanya sebab. Hukum Newton menjadi salah satu besaran turunan dalam Fisika yang manyatakan besarnya gaya dalam satuan Newton (N). Ada 3 (tiga) Hukum Newton, Hukum Newton 1 2 3, yang perlu sobat idschool ketahui. Secara resmi, ketiga hukum tersebut dinyatakan dalam Hukum Newton I (Hukum Newton 1), Hukum Newton II (Hukum Newton 2), dan Hukum Newton III (Hukum Newton 3).

Melalui halaman ini, sobat idschool nantinya dapat menggali informasi tentang bagaimana bunyi dari masing-masing Hukum Newton? Bagaimana persamaannya? Bagaimana gejala yang dapat diamati akibat dari adanya Hukum Newton? Sebelumnya, perhatikan sejarah singkat tentang awal munculnya Hukum Newton.

Gaya Gravitasi

Tokoh dibalik gagasan Hukum Newton adalah orang yang sama yang mengungkapkan gaya gravitasi bumi, yaitu Sir Isaac Newton. Ia memperoleh ide mengenai gaya gravitasi secara tidak sengaja, yaitu dari buah apel yang jatuh tegak lurus dari pohon. Issac Newton adalah seorang ahli fisika besar pada masanya. Kemudian, untuk menghargai penemuannya, namanya menjadi nama dari hukum yang dikemukakan ia sendiri, yaitu Hukum Newton. Dalam perkembangannya, Hukum Newton banyak digunakan dalam dunia mekanika.

Sekarang, mari lanjut pada pembahasan berikutnya untuk masing-masing Hukum Newton 1 2 3. Simak ulasan pertama tentang hukum Newton, yaitu Hukum Newton 1.

 

Hukum Newton I

Ulasan tentang Hukum Newton yang pertama akan dibahas adalah Hukum Newton I (Hukum Newton 1). Hukum Newton 1 menerangkan bahwa suatu benda akan berusaha mempertahankan keadaannya/posisi awalnya. Singkatnya, benda diam akan mempertahankan untuk tetap diam. Sedangkan benda bergerak akan mempertahankan keadaannya untuk tetap bergerak.

Contoh adanya Hukum newton 1 dapat dilihat pada saat sobat idschool berkendara. Ketika dalam keadaan mendadak, kendaraan tersebut mengerem atau berhenti secara mendadak. Seakan-akan, badan sobat idschool akan seperti terdorong ke depan. Hal inilah yang dapat menjelaskan kondisi benda bergerak akan mempertahankan untuk bergerak.

Contoh Hukum Newton 1

Sobat idschool pasti sudah pernah mengalami kondisi seperti ini bukan? Singkatnya, sobat idschool sudah pernah merasakan adanya gaya yang bekerja sesuai Hukum Newton 1.

Bunyi Hukum Newton I dinyatakan seperti berikut ini.

Jika resultan gaya yang bekerja pada benda sama dengan nol maka benda yang mula-mula diam akan tetap diam dan benda yang mula-mula bergerak lurus beraturan akan tetap bergerak lurus beraturan.

Atau, persamaan Hukum Newton I secara matematis dapat ditulis seperti persamaan di bawah.

Hukum Newton 1

Beralih ke Hukum Newton 2, simak ulasan lebih lengkapnya pada pembahasan di bawah.

 

Hukum Newton II

Hukum Newton 2 menjelaskan bahwa gaya benda akan semakin bertambah besar jika diberikan dorongan gaya yang searah dengan laju arah gaya benda tersebut. Sebaliknya, gaya akan bertambah kecil jika diberikan gaya yang berlawanan arah dengan laju arah gaya benda tersebut. Gaya yang sesuai dengan Hukum Newton 2 dapat terlihat pada bola yang sedang ditendang.

Jika bola diberikan gaya tambahan searah dengan arah gaya yang bekerja pada bola tersebut, maka bola tersebut akan melaju lebih cepat dari laju awalnya. Namun, jika bola diberi gaya yang berlawanan arah dengan gaya yang bekerja pada bola, maka laju bola akan melambat.

Contoh Hukum Newton 2

Adanya hubungan antara percepatan dan gaya serta percepatan dan massa benda. Diperoleh kesimpulan, gaya berbanding lurus dengan percepatan yang dipengaruhi massa benda tersebut. Sesuai dengan dengan bunyi Hukum Newton 2.

Bunyi Hukum Newton II dinyatakan seperti berikut ini.

Jika ada resultan gaya yang bekerja pada sebuah benda, maka akan dihasilkan suatu percepatan dalam arah yang sama dengan resultan gaya. Besarnya percepatan tersebut berbanding lurus terhadap resultan gaya dan berbanding terbalik terhadap massa bendanya.

Secara matematis, bunyi Hukum Newton II dinyatakan melalui persamaan di bawah.

Hukum Newton 2

 
Keterangan:
\Sigma F: Resultan gaya (N)
m : massa (kg)
a : percepatan (m/s^{2})

Selanjutnya masuk ke pembahasan Hukum Newton yang terakhir akan dibahas, yaitu Hukum Newton 3.

 

Hukum Newton III

Adanya gaya yang bekerja sesuai dengan Hukum Newton 3 adalah gaya yang bekerja pada saat menancapkan paku dengan palu. Palu bekerja sebagai gaya aksi, gaya dari paku adalah gaya reaksi dari palu tersebut. Saat palu menyentuh paku, dapat dirasakan bahwa ada gaya yang memantul akibat dari pukulan tersebut.

Gaya pantul tersebut merupakan gaya reaksi yang dihasilkan oleh aksi palu tersebut.

Contoh Hukum Newton 3

Hubungan antar gaya pada Hukum Newton 3 seperti hubungan sebab – akibat. Setiap gaya aksi akan menghasilkan gaya reaksi. Akan tetapi, gaya aksi – reaksi pada Hukum Newton 3 akan saling berlawanan arah dan bekerja pada benda yang berbeda.

Bunyi Hukum Newton II dinyatakan seperti berikut ini.

Jika benda I mengerjakan gaya terhadap benda II maka benda II mengerjakan gaya pada benda I yang besarnya sama, tetapi dengan arah yang berlawanan dengan arah gaya dari benda I.

Secara matematis, persamaan Hukum Newton 3 dinyatakan seperti persamaan di bawah.

Hukum Newton 3

Demikianlah tadi ulasan materi tentang Hukum Newton 1 2 3 beserta dengan penerapan hukum Newton dalam kehidupan sehari-hari. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Gaya yang Bekerja pada Gerak Melingkar Beraturan