Peranan Jamur dalam Kehidupan

By | June 19, 2019

Peranan jamur dalam kehidupan manusia sangat banyak, ada yang merugikan dan ada yang menguntungkan. Jamur tidak dapat membuat makanan sendiri karena tidak mengandung klorofil. Untuk mendapatkan makanan, jamur memperolehnya dari lingkungan di sekitarnya. Bentuk dan ukuran jamur sangat bervariasi. Ada jamur yang berbentuk seperti lembaran, seperti jamur kuping. Ada pula jamur yang berbentuk seperti payung, seperti jamur merang.

Struktur tubuh jamur bersel banyak terdiri atas miselium dan spora. Jamur bersel banyak (multiseluler) terdiri atas benang-benang halus yang disebut hifa. Berbagai jenis jamur dapat sobat idschool temui di sekitar lingkungan. Sebagian jamur dapat ditemui secara tumbuh bebas di alam. Sebagian lainnya, dapat ditemui jamur yang dibudidayakan untuk diambil manfaatnya. Beberapa jenis jamur memang dapat dimanfaatkan. Namun beberapa jenis jamur lain bisa merugikan.

Peran Jamur dalam Kehidupan

Apa saja peran jamur yang menguntukan? Apa saja peran jamur yang merugikan dalam kehidupan? Simak lebih lanjut melalui ulasan yang lebih lengkap di bawah.

Peran Jamur yang Menguntungkan

Peran jamur yang menguntukan banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Pemanfaatan jamur yang dilakukan seperti sebagai fermentor dalam industri makanan, penghasil antibiotik, dekomposer, bahan pangan, dan lain sebagainya. Manfaat Jamur yang menguntungkan antara lain, sebagai berikut.

Aspergillus oryzae: mengempukkan adonan roti.

Aspergillus wentii: membuat sake, kecap, tauco, asam sitrat, asam oksalat, dan asam formiat.

Aspergillus niger: menghasilkan oksigen dari sari buah, dan menjernihkan sari buah.

Ganoderma lucidum: sebagai bahan obat.

Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer.

Khamir Saccharomyces sebagai fermentor industri keju, roti, dan bir.

Mucor: berguna dalam industri pembuatan oncom.

Neurospora crassa: berguna dalam pembuatan oncom.

Penicillium notatum sebagai penghasil antibiotik.

Penicillium roqueforti dan P. camemberti: meningkatkan kualitas (aroma) keju.

Rhizopus nigricans: menghasilkan asam fumarat.

Rhizopus stolonifer: berguna dalam pembuatan tempe.

Saccharomyces cerevisiae: untuk membuat tape, roti, minuman sake, dan bir.

Trichoderma sp.: menghasilkan enzim selulase.

Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi.

Volvariella volvacea  (jamur merang), Auricularia polytricha  (Jamur kuping) dan Pleurotus sp. (jamur tiram): berguna sebagai jamur konsumsi.

Baca Juga: Daur Hidup Tumbuhan Lumut – Bryophyta

Peran Jamur yang Merugikan

Selain peran jamur dalam kehidupan untuk berbagai manfaat seperti yang telah disebutkan di atas. Ada juga jamur yang merugikan makhluk hidup lain.Seperti jamur penyebab penyakit pneumonia dan paru – paru manusia, parasit pada tanaman pertanian, dan penyebab keputihan atau sariawan pada manusia. Berikut ini adalah jamur yang merugikan diberikan sebagai berikut.

Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru – paru manusia.

Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian.

Candida sp. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia. Supaya kalian dapat memperoleh gambaran keempat divisi jamur.

Baca Juga: Aturan Penulisan Ilmiah – Binomial Nomenklatur

Demikianlah tadi peran jamur dalam kehidupan yang meliputi peran jamur yang menguntungkan dan peran jamur yang merugikan. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Peran Virus dalam Kehidupan