Percepatan Benda yang Ditarik Gaya F dan Berpindah Sejauh S pada Bidang Datar

Hukum II Newton dapat digunakan untuk menghitung percepatan benda yang ditarik gaya F pada bidang datar. Percepatan benda yang ditarik gaya F bergantung dari gaya-gaya yang bekerja pada benda tersebut. Beberapa gaya yang mempengaruhi percepatan benda pada bidang datar adalah gaya tarik terhadap benda dan ada/tidaknya gaya gesek antara benda dengan bidang. Satuan percepatan benda yang bergerak pada umumnya dinyatakan dalam m/s2.

Gaya pada benda yang terletak pada suatu bidang disebut gaya kontak. Sebuah benda diam pada bidang datar memiliki gaya normal (N) dan berat benda (w). Gaya normal adalah gaya kontak memiliki arah tegak lurus dengan bidang. Besar gaya normal dipengaruhi besar gaya lain yang bekerja pada benda tersebut. Berat benda adalah gaya pada benda yang timbul karena adanya gaya gravitasi (g = 9,8 m/s2 ≈ 10 m/s2).

Gaya Normal dan Berat Benda pada Bidang Datar

Baca Juga: Cara Menentukan Jarak yang Ditempuh Benda Bergerak pada Selang Waktu t

Bagaimana cara menghitung percepatan benda yang ditarik gaya F? Apa saja faktor yang mempengaruhi besar percepatan benda yang ditarik gaya F? Sobat idschool dapat mencari tahu jawaban cara mengetahui percepatan benda yang ditarik gaya F pada bidang datar melalui ulasan di bawah.

Table of Contents

Rumus Percepatan Benda yang Ditarik Gaya F

Sebuah benda pada bidang datar dapat bergerak ketika sebuah gaya F menarik atau mendorong benda tersebut. Besar percepatan benda yang ditarik gaya F bergantung dari massa benda dan besar gaya yang menariknya (resultan gaya yang bekerja pada benda).

Dari Hukum II Newton secara matematis memenuhi persamaan ΣF = m × a. Di mana ΣF adalah resultan gaya (N) yang bekerja pada benda, m adalah massa benda (kg), dan a adalah percepatan benda (m/s2). Sehingga percepatan benda yang ditarik gaya F dapat dihitung dengan membagi resultan gaya dengan massa benda.

Rumus Percepatan Benda yang Ditarik Gaya F pada Bidang Datar

Sebuah benda yang ditarik oleh gaya F menggunakan tali pada umumnya akan membuat tali menjadi tegang. Gaya pada tali yang menarik sebuah benda tersebut disebut dengan gaya tegangan tali (T). Arah gaya tegangan tali bergantung pada titik atau benda yang ditinjau.

Jika benda terletak pada bidang datar yang kasar maka akan berpengaruh terhadap perhitungan resultan gaya yang akan berpengaruh juga pada besar percepatan. Gaya akibat gesekan antara bidang datar kasar dengan benda disebut dengan gaya gesek (fges.). Jika benda terletak pada bidang datar licin maka gaya gesek pada umumnya diabaikan.

Cara Menghitung Percepatan Benda yang Ditarik Gaya F pada Bidang Datar

Baca Juga: Gaya Gesek Statis dan Kinetis

Contoh Soal dan Pembahasan

Beberapa contoh soal di bawah dapat sobat idschool gunakan untuk menambah pemahaman cara mengetahui percepatan benda yang ditarik gaya F pada bidang datar. Setiap contoh soal yang diberikan dilengkapi dengan pembahasan bagaimana cara menghitung percepatan benda yang ditarik gaya F. Sobat idschool dapat menggunakan pembahasan tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan mengerjakan soal. Selamat Berlaith!

Contoh 1 – Soal Percepatan Benda yang Ditarik Gaya F pada Bidang Datar

Benda A dan B masing-masing massanya 2 kg dan 4 kg dihubungkan dengan tali dan berada pada lantai datar yang kasar, seperti gambar berikut.

Contoh Soal Percepatan Benda yang Ditarik Gaya F pada Bidang Datar

Jika sistem bergerak dengan koefisien gesek kinetik 0,2 maka besar percepatan yang dialami kedua benda (cos 37o = 0,8) adalah ….
A. 14/3 m/s2
B. 16/3 m/s2
C. 17/3 m/s2
D. 18/3 m/s2
E. 20/3 m/s2

Pembahasan:
Berdasarkan informasi yang diberika pada soal dapat diperleh beberapa keterangan besaran dan nilainya seperti berikut.

  • Massa benda A: ma = 2 kg
  • Massa benda B: mb = 4 kg
  • Koefisien gesek kinetis: μk = 0,2 N
  • Cos 37o = 0,8
  • Mencari nilai Sin 37o:
    (Cos 37o)2 + (Sin 37o)2 = 1
    (0,8)2 + (Sin 37o)2 = 1
    0,64 + (Sin 37o)2 = 1
    (Sin 37o)2 = 1 ̶  0,64
    (Sin 37o)2 = 0,36 → Sin 37o = 0,6

Cara menghitung besar percepatan yang dialami kedua benda dapat dihitung seperti penyelesaian berikut.

Contoh Cara Menghitung Percepatan Benda yang Ditarik Gaya F pada BIdang Datar

Jadi, besar percepatan yang dialami kedua benda adalah 17/3 m/s2.

Jawaban: C

Contoh 2 – Soal Percepatan Bedan yang Ditarik Gaya F pada Bidang Datar

Sebuah balok 4 kg yang mula-mula diam ditarik dengan sebuah gaya horizontal F. Jika pada saat t = 3 s balok telah berpindah sejauh 2,25 m maka besar gaya F adalah ….
A. 2 N
B. 4 N
C. 6 N
D. 8 N
E. 10 N

Pembahasan:
Berdasarkan keterangan yang diberikan pada soal dapat diperoleh beberapa informasi seperti berikut.

  • Massa balok: m = 40 kg
  • Kecepatan mula-mula: vo = 0 m/s (diam)
  • Waktu: t = 3 s
  • Jarak perpindahan: S = 2,25 m

Dari informasi kecepatan mula-mula vo, jarak perpindahan S, dan selang waktu t dapat dihitung percepatan balok. Cara menghitung percepatan balok dapat dilakukan menggunakan rumus jarak pada GLBB yaitu S = vot + ½at2.

Menghitung percepatan balok:
2,25 = 0×3 + ½×a×32
2,25 =  9/2 × a
a = 2,25 ×  2/9
a = 4,5/9 = 0,5 m/ss

Menghitung besar gaya F:
F = m×a
F = 40 × 0,25
F = 10 N

Jadi, besar gaya F pada saat t = 3 s balok telah berpindah sejauh 2,25 m adalah 10 N.

Jawaban: E

Baca Juga: Rumus Tegangan Tali yang Menarik Suatu Benda

Contoh 3 – Percepatan Bedan yang Ditarik Gaya F pada Bidang Datar

Sebuah balok bermassa 2 kg terletak pada bidang datar licin dan ditarik dengan gaya F1 dan F2 seperti gambar berikut.

Percepatan Benda yang Ditarik Gaya F

Besar dan arah percepatan yang bekerja pada benda adalah ….
A. 1 m/s2 ke kiri
B. 1 m/s2 ke kanan
C. 2 m/s2 ke kiri
D. 2 m/s2 ke kanan
E. 2√2 m/s2 ke kanan

Pembahasan:
Berdasarkan keterangan yang diberikan pada soal dapat diperoleh beberapa informasi seperti berikut.

  • Massa balok: m = 2 kg
  • Besar gaya tarik pertama: F1 = 8 N
  • Sudut antara gaya tarik pertama dengan bidang horizontal: θ = 60o
  • Besar gaya tarik kedua: F2 = 8 N
  • Bidang datar licin → gaya gesek diabaikan

Gaya pertama yang menarik benda membentuk sudut 60o terhadap garis horizontal. Sehingga besar gaya pertama yang menarik benda pada arah horizontal sama dengan F1x = F1 × cos 60o = 8 × ½ =  4 N.

Perhatikan dari gambar yang diberikan pada soal bahwa gaya kedua yang menarik benda dan proyeksi gaya pertama pada bidang horizontal memiliki arah yang berlawanan. Sehingga besar resultan gaya yang bekerja pada benda dapat dicari dengan mencari selisih besar kedua gaya, sedangkan arahnya mengikuti arah gaya yang lebih besar.

Menghitung resultan gaya yang bekerja pada benda:
ΣF = F2 ‒ F1x
ΣF = 8 N ‒ 4 N = 4 N

Menghitung percepatan benda:
ΣF = m × a
4 = 2 × a
a = 4/2 = 2 m/s2

Diketahui bahwa gaya yang menarik benda dengan arah horizontal ke kiri lebih besar dari pada gaya yang menarik benda ke kanan, sehingga benda akan bergerak ke kiri.

Jadi, besar dan arah percepatan yang bekerja pada benda adalah 2 m/s2 ke kiri.

Jawaban: C

Demikianlah tadi ulasan bagaimana cara menghitung percepatan benda yang ditarik gaya F dan berpindah sejauh S pada bidang datar. Terima kasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: Cara Hitung Percepatan Benda pada Bidang Miring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.