Struktur Kromosom

By | March 16, 2020

Kromosom berada dalam setiap sel dalam tubuh yang memiliki inti sel. Bagian utama kromosom terdiri dari dua bagian utama yaitu lengan kromosom dan sentromer. Pengamatan kromosom dapat dilakukan di bawah mikroskop, dengan metode pewarnaan. Lengan kromosom merupakan bagian yang sangat mudah menyerap warna. Karena pada lengan kromosom terdapat benang – benang kromonema yang mudah menyerap warna. Sedangkan bagian sentromer merupakan bagian yang tidak mudah menyerap warna. Sentromer merupakan bagian kromosom yang menyempit dan berwarna terang. Masih bingung, bagaimanakah sebenarnya struktur kromosom? Apa saja komponen penyusun struktur kromosom? Cari tahu jawabannya melalui halaman ini.

Kromosom berasal dari kromatid yang menggandakan diri pada saat terjadi pembelahan sel. Sedangkan kromatid berasal dari kromatin yaitu benang – benang halus pada kromosom. Struktur kromatin tersusun atas DNA dan protein histon. Benang – benang kromatin yang memadat karena memendek dan menebal pada saat pembelahan sel disebut kromosom. Pada saat terjadi pembelahan sel terjadi perubahan struktur dari kromatin → kromatid → kromosom. Perhatikan gambar sederhana struktur penyusun kromosom berikut.

Baca Juga: Kelainan Jumlah Kromosom pada Manusia (Trisomi dan Monosomi)

Badan kromosom adalah bagian kromosom yang mengandung kromonema. Badan kromosom dibungkus selubung pembungkus yang disebut matriks. Pada kromonema terdapat bagian yang menebal disebut kromomer. Di dalam kromomer terdapat ruang – ruang yang berisi gen yang disebut lokus. Di dalam lokus tersebutlah terdapat gen yang berperan dalam pewarisan sifat.

Keterangan lanjut mengenai komponen penyusun kromosom diberikan seperti berikut.

  • Sentromer (kinetokor): penghubung antara kromonema yang satu dengan lainnya, fungsinya sebagai tempat melekatnya benang spindel saat pembelahan inti dan berperan mengatur pergerakan kromosom selama pembelahan.
  • Kromonema: pita berbentuk spiral, tempat melekatnya kromiol dan kromomer.
  • Kromomer (granula besar): berbentuk manik – manik/granula yang merupakan akumulasi materi kromatin/benang – benang halus.
  • Kromiol (granula kecil): kromosom yang mengalami sedikit penebalan.
  • Kromonema: bagian kromatid yang mengalami penebalan berupa bahan nukleoprotein yang mengendap, memiliki ruang – ruang berisi gen yang disebut lokus.
  • Lokus: bagian yang berfungsi sebagai tempat pembawa sifat – sifat keturunan (hereditas).
  • Telomer: bagian ujung kromosom, memiliki fungsi untuk menghalangi bersambungnya kromosom satu dengan lainnya.
  • Matriks: berupa cairan sitoplasma (endoplasma) yang agak memadat menjadi selubung pembungkus kromatid/kromosom.
  • Satelit: bagian tambahan yang terdapat pada ujung kromosom dan tiap kromosom belum tentu memilikinya.

Itu tadi, ulasan mengenai struktur kromosom beserta keterangan komponen penyusun kromosom. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Macam – Macam Kromosom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.