3 Bagian Otak Manusia Beserta Fungsinya

By | August 18, 2020

Keberadaan otak sangat penting untuk kelangsungan berbagai aktivitas dalam tubuh manusia. Otak memegang peran sebagai pusat pengatur dari segala kegiatan yang dilakukan. Pada tubuh manusia terdapat sejumlah miliar sel saraf yang membentuk sistem saraf. Sistem saraf pada tubuh manusia terdiri dari dua jenis yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Otak dan sumsum tulang belakang merupakan bagian tubuh yang tergabung dalam sistem saraf pusat.

Otak manusia terletak pada bagian kepala yang dilindungi lapisan pembungkus yang disebut selaput otak (meninges) dan tulang tengkorak. Berat otak sekitar 2% dari berat badan. Bagian utama dari otak manusia terbagi menjadi tiga yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum), dan batang otak (brainstem). Masing – masing bagian otak tersebut memiliki peran sendiri dalam memproses informasi dan menjalankan tugasnya.

Selanjutnya, tugas – tugas apa saja yang dikerjakan oleh otak besar? Apa fungsi dan tugas yang dijalankan otak kecil? Apa fungsi batang otak? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah.

Baca Juga: Struktur Sel Saraf + Bentuk dan Jenis

Otak Besar (Cerebrum)

Otak besar merupakan bagian otak dengan ukuran terbesar. Bagian otak besar terdiri dari dua bagian yaitu bagian kanan dan kiri. Masing-masing belahan pada otak tersebut disebut hemisfer. Kedua bagian otak besar tersebut dihubungkan oleh selaput saraf. Bagian otak besar sebelah kanan bertanggung jawab mengontrol tubuh bagian kiri. Sedangkan bagian otak besar sebelah kiri bertanggung jawab mengontrol tubuh bagian kanan.

Otak Besar (Cerebrum)

Peran otak besar adalah sebagai pusat pengendalian gerakan tubuh yang disadari. Contoh gerakan yang disadari adalah berbicara, melihat, mendengar, berpikir, dan sebagainya.

Bagian otak besar terbagi lagi menjadi empat bagian yaitu bagian depan, belakang, tegah, dan samping. Setiap bagian memiliki tugasnya masing – masing. Empat bagian otak besar beserta fungsinya diberikan seperti daftar berikut.

  • Lobus frontalis (depan): mengendalikan gerak otot, berpikir/bernalar, pengambilan keputusan, dan emosi.
  • Lobus occipitalis (belakang): pusat penglihatan
  • Lobus parietalis (tengah): pengatur perubahan rangsang pada kulit (suhu, sentukan/tekanan, nyeri) serta pemahaman arah, ukuran, dan bentuk
  • Lobus temporalis (samping): pusat pendengaran, penciuman, dan pengecap

Baca Juga: Perbedaan Jalannya Rangsang pada Gerak Biasa dan Refleks

Otak Kecil (Cerebellum)

Letak otak kecil berada di bawah otak besar. Otak kecil terdiri atas dua lapisan, yaitu lapisan luar berwarna kelabu dan lapisan dalam berwarna putih. Bagian otak kecil juga terdiri dari dua belahan yaitu bagian kanan dan kiri. Antara otak kecil bagian kanan dan kiri dihubungkan oleh serabut saraf yang disebut jembatan varol (pons varolii).

Otak Kecil (Cerebellum)

Jembatan varol juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang. Fungsi dari jembatan varol adalah sebagai penghantar impuls dari otot – otot bagian kiri dan kanan tubuh.

Otak kecil berfungsi sebagai pusat keseimbangan tubuh dan mengkoordinasikan kerja otot ketika tubuh melakukan kegiatan. Koordinasi kerja otot – otot pada tubuh saat bergerak diatur oleh bagian otak ini. Contoh gerakan halus yang diatur oleh otak kecil adalah menulis dan menggambar. Otak kecil juga berperan dalam pemerataan fungsi otak bagian kiri dan kanan.

Jika terjadi kerusakan pada bagian otak kecil dapat menyebabkan gerak otot tidak terkoordinasikan lagi.

Baca Juga: Cara Kerja Otot Bisep dan Trisep pada Saat Menggerakkan Tangan

Batang Otak (Brainstem)

Letak batang otak berada di depan otak kecil, di bawah otak besar, dan menjadi penghubung antara otak besar dan otak kecil. Batang otak disebut dengan sumsum lanjutan atau sumsum penghubung. Batang otak terbagi menjadi dua lapis, yaitu lapisan dalam dan luar berwarna kelabu karena banyak mengandung neuron. Lapisan luar berwarna putih, berisi neurit dan dendrit.

Batang otak memiliki fungsi sebagai stasiun pemancar yang menghubungkan otak besar ke saraf tulang belakang. Peran lain dari batang otak adalah mengirim dan menerima pesan antara otak dan bagian – bagian tubuh.

Batang otak terdiri dari tiga bagian yang meliputi medula oblangata, pons, dan otak tengah.

  • Otak tengah: pusat gerakan otot mata
  • Pons: koordinasi gerakan mata dan otot wajah, pendengaran, dan keseimbangan
  • Medula oblongata (sumsum lanjutan): pusat pengaturan paru – paru (proses pernapasan), fisiologis denyut jantung, pusat pengatur gerak refleks, pelebaran/penyempitan pembuluh darah

Ringkasan bagian utama otak manusia dan fungsinya dapat dilihat seperti pada tabel di bawah.

Fungsi Tiga Bagian Utama Otak Manusia

Selain tiga bagian utama seperti yang telah disebutkan di atas, otak juga memiliki bagian penting lain. Bagian penting otak lainnya meliputi hipothalamus, talamus, kelenjar pituitari (kelenjar hipofisis), sistem limbik, dan ganglia basalis.

  • Hipotalamus: mengontrol rasa lapar/haus, emosi, suhu tubuh, tekanan darah, siklus tidur, sistem reproduksi, dan produksi hormon
  • Talamus: melakukan proses dan pemindahan informasi pergerakan sensori di otak
  • Kelenjar pituitari (kelenjar hipofisis): menghasilkan hormon yang berfungsi untuk mengatur dan merangsang kelenjar lain pada tubuh
  • Sistem limbik: pusat kontrol respon emosional (amarah, rasa takut, senang) dan mempengaruhi daya ingat
  • Ganglia basalis: mengatur pergerakan tubuh manusia

Otak juga memiliki empat ventrikel yaitu ruangan berisi cairan berwarna bening yang disebut cairan serebrospinal. Fungsi dari cairan serebrospinal adalah melindungi otak dan saraf tulang belakang, membawa nutrisi melalui darah ke otak, serta menghilangkan produk limbah atau sisa metabolisme dari otak. Empat ventrikel pada otak tersebut meliputi dua ventrikel samping pada otak besar, tengah otak, dan belakang otak.

Itulah tadi ulasan materi bagian utama otak beserta fungsinya. Ketiga bagian utama otak terdiri dari otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum), dan batang otak (brainstem). Selain itu, otak juga memiliki bagian penting lain seperti hipotalamus, talamus, kelenjar pituitari/hipofisis, sistem limbik, dan ganglia basalis. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Sistem Gerak pada Manusia (Rangka, Sendi, dan Otot)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.