Perbedaan Gerak Biasa dan Gerak Refleks

By | March 4, 2020

Gerakan banyak dilakukan oleh manusia dalam berbagai aktivitas. Adanya gerakan yang dapat dilakukan disebabkan adanya sistem gerak yang terdapat pada tubuh. Terdapat dua alat gerak yaitu otot dan tulang. Otot di dalam tubuh adalah sebagai alat gerak aktif, sedangkan tulang merupakan alat gerak pasif. Otot merupakan jaringan pada tubuh manusia yang aktif dalam menggerakan tulang. Terdapat dua jenis gerakan yang terdiri dari gerak biasa dan refleks? Apa perbedaan dari kedua jenis gerakan tersebut? Melalui halaman ini sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya.

Sebelumnya, kenali dulu berbagai gerak yang dapat dilakukan oleh tubuh. Contoh gerakan tersebut meliputi berjalan, berlari, bernafas, dan lain sebagainya. Dari berbagai jenis gerakan yang dilakukan oleh tubuh tersebut dapat dibedakan menjadi dua jenis gerakan. Kedua jenis gerakan tersebut adalah gerakan sadar dan gerakan refleks. Perbedaan dari kedua jenis gerakan ini dikarenakan proses jalannya impuls (rangsang) yang berbeda. Impuls/rangsangan adalah suatu hal yang datang dari lingkungan yang dapat menyebabkan respon tertentu dari tingkah laku. Mekanisme jalannya rangsang dari dua jenis gerakan inilah yang akan menjadi bahasan utama pada halaman ini.

Gerak Biasa dan Gerak Refleks

Selanjutnya, simak bagaimana proses gerak biasa dan gerak reflek bisa terjadi. Penjelasan untuk masing – masing bahasan akan diberikan melalui mekanisme terjadinya gerak sadar dan mekanisme terjadinya gerak refleks berikut.

Baca Juga: Mekanisme Kerja Otot Bisep dan Trisep pada Lengan Atas

Mekanisme Terjadinya Gerak Biasa (Gerak Sadar)

Gerak biasa adalah gerak yang berlangsung dengan kondisi sadar. Impuls gerakan sadar akan melalui proses diolah dahulu oleh otak. Contoh gerak sadar adalah aktivitas sehari-hari seperti makan, lari, dan melompat.

Pada gerak biasa, impuls atau rangsang yang diterima melalui panca indra oleh saraf sensorik akan langsung disampaikan ke otak. Hasil rangsang yang diolah otak tersebut kemudian akan menghasilkan gerakan.

Urutan jalannya impuls (rangsang) pada gerak biasa (gerak sadar):

Urutan jalannya impuls (rangsang) pada gerak biasa (gerak sadar)

Baca Juga: Sistem Gerak pada Manusia

Mekanisme Terjadinya Gerak Refleks (Gerak Tak Sadar)

Gerakan refleks atau gerak tak sadar adalah respon spontan terhadap suatu rangsang tanpa melibatkan koordinasi otak. Bentuk rangsang tersebut dapat berupa panas, sakit terkena permukaan benda tajam, atau bisa juga terkejut. Contoh gerakan refleks adalah saat tangan menyentuh benda panas tanpa sengaja. Seketika tubuh secara spontan akan membuat gerakan menarik tangan menjauhi benda panas itu.

Gerak refleks berperan dalam perlindungan tubuh terhadap berbagai aktivitas yang berhubungan dengan pergerakan.Gerakan refleks akan  terjadi bila didukung oleh adanya lengkung refleks. Lengkung Refleks terdiri dari reseptor, saraf sensorik, sumsum tulang belakang, saraf motorik.

Urutan jalannya impuls (rangsang) pada gerak refleks (gerak tak sadar):

Urutan jalannya impuls (rangsang) pada gerak refleks

Baca Juga: Tiga Jenis Otot (Polos, Lurik, dan Jantung)

Itulah tadi ulasan materi mengenai gerak biasa dan reflek. Meliputi penjelasan mengenai jalannya rangsang pada gerak biasa dan jalannya rangsang pada gerak refleks. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Macam – Macam Sendi Berdasarkan Sifat Gerakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.