Perhatikan Limas TABCD! Tentukan Pasangan Garis Sejajar Berpotongan Bersilangan

Limas adalah salah satu bangun ruang datar yang memiliki satu titik puncak. Banyak sisi pada limas bergantung pada bentuk alas limas. Perhatikan limas TABCD merupakan limas dengan bentuk alas berupa segi empat. Banyak sisi pada limas TABCD adalah empat sisi tegak berbentuk segitiga dan satu sisi alas berbentuk segi empat. Sehingga, banyak sisi pada limas […]

Perhatikan Limas TABCD! Tentukan Pasangan Garis Sejajar Berpotongan Bersilangan Read More »

Pasangan Garis Saling Sejajar, Berpotongan, dan Bersilangan Pada Kubus ABCD EFGH

Kubus adalah salah satu bentuk bangun ruang bangun datar yang cukup mudah dikenali. Di mana terdapat 6 buah sisi berbentuk persegi dan 12 rusuk berupa ruas garis. Setiap kubus ABCD.EFGH terdapat pasangan garis saling sejajar, berpotongan, dan bersilangan. Setiap satu bidang pada kubus sejajar dengan satu bidang lain sehingga ada tiga pasang bidang yang saling

Pasangan Garis Saling Sejajar, Berpotongan, dan Bersilangan Pada Kubus ABCD EFGH Read More »

5 Keunikan Rumah Adat Betang Uluk Palin

Rumah adat betang adalah rumah adat Suku Dayak dari Kalimantan Tengah. Keunikan rumah adat betang uluk palin yang utama terdapat pada bentuknya berupa rumah panggung. Bentuk keunikan rumah adat betang ini sama seperti rumah adat lainnnya di daerah Kalimantan. Ada 5 macam rumah tradisional dari Pulau Kalimantan yaitu rumah betang (Kalimantan Tengah), panjang (Kalimantan Barat), baloy (Kalimantan Utara),

5 Keunikan Rumah Adat Betang Uluk Palin Read More »

Besar Sudut Antara 2 Tali Busur Lingkaran yang Berpotongan

Sudut antara dua tali busur adalah besar sudut yang dibentuk oleh perpotongan dua tali busur. Letak sudut perpotongan dapat berada di dalam lingkaran atau di luar lingkaran. Besar sudut antara dua tali busur yang berpotongan di dalam/luar lingkaran dapat dihitung menggunakan beberapa sifat besar sudut seperti sudut pusat = 2×sudut keliling, besar sudut lurus =

Besar Sudut Antara 2 Tali Busur Lingkaran yang Berpotongan Read More »

11 Bentuk Pola Lantai Tari Tradisional dari Indonesia

Pola lantai tari tradisional adalah pergerakan formasi penari tari tradisional secara teratur sehingga membentuk pola tertentu. Formasi penari kelompok dibuat dalam garis imajiner/bayangan akan membentuk suatu pola lantai. Secara umum, pola lantai pada tari tradisional Indonesia hampir sama yaitu garis lurus dan garis lengkung. Pada setiap pola lantai garis lurus dan lengkung memiliki pengembangan menjadi bentuk

11 Bentuk Pola Lantai Tari Tradisional dari Indonesia Read More »

Taksonomi Makhluk Hidup (Hewan dan Tumbuhan)

Taksonomi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari pengelompokkan atau klasifikasi makhluk hidup berdasarkan kemiripannya. Taksonomi makhluk hidup dalam himpunan besar terbagi menjadi kingdom hewan dan tumbuhan. Perbedaan dua kingdom tersebut didasarakan pada kemampuan menghasilkan makanan sendiri. Di mana hewan tidak mampu menghasilkan makanan sendiri, sedangkan tumbuhan dapat menghasilkan makanan sendiri. Bagaimana taksonomi makhluk hidup untuk

Taksonomi Makhluk Hidup (Hewan dan Tumbuhan) Read More »

Keunikan Gerak Tari Tradisional dari Indonesia

Keunikan gerak tari tradisional dapat terletak pada gerakan mata, jari tangan, karakter penari, dan lain sebagainya. Adanya keunikan gerak tari tradisional dapat menjadi daya tarik sendiri bagi penikmatnya. Keterampilan penari tari tradisional dalam memainkan keunikan tersebut dilakukan melalui latihan. Sehingga, penari dapat menampilkan keunikan tari tradisional dengan baik pada saat pementasan. Indonesia memiliki banyak suku

Keunikan Gerak Tari Tradisional dari Indonesia Read More »

Percepatan Benda pada Bidang Miring (+Contoh Soal dan Pembahasan)

Percepatan benda pada bidang miring dapat dihitung dengan menerapkan hukum Newton. Di mana besar percepatan benda pada bidang miring nilainya sebanding dengan besar gaya pada benda. Besar percepatan benda pada bidang miring bergantung dari empat faktor. Keempat faktor tersebut meliputi massa benda (m), sudut kemiringan bidang miring (θ), gaya tarik/dorong (F), dan koefisein gesek (µ).

Percepatan Benda pada Bidang Miring (+Contoh Soal dan Pembahasan) Read More »