Apa Itu Peristiwa Etiolasi pada Perkecambahan?

By | August 27, 2021

Peristiwa etiolasi pada perkecambahan ditandai dengan bibit tanaman yang tumbuh lebih tinggi dan tidak segar. Bibit yang tumbuh dengan baik atau normal memiliki ukuran pendek, daun hijau segar, dan pohon tidak pucat. Pertumbuhan kecambah terganggu akibat adanya hormon pada tumbuhan yang disbut auksin. Fungsi hormon auksin pada tumbuhan yaitu mempengaruhi pembengkokan batang menuju arah sinar.

Pada kondisi tertentu, bibit tumbuh dalam keadaan tidak nomral, misalnya perkecambahan tumbuh terlalu tinggi. Kondisi tersebut dikenal masyarakat dikenal dengan sebutan kutilang pada tumbuhan. Sedangkan dalam bahasa ilmiah, kondisi perkecembahan yang tumbuh terlalu tinggi dan tidak segar disebut etiolasi. Tanaman yang telah mengalami etiolasi dan selanjutnya tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Sehingga, dalam perkecambahan perlu menghindari peristiwa etiolasi agar dapat mendapatkan hasil tanaman yang baik.

Peristiwa Etiolasi pada Perkecambahan

Bagaimana perkecembahan dapat mengalami peristiwa etiolasi? Apa saja upaya yang dapat dilakukan agar perkecembahan tidak mengalami peristiwa etiolasi? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah.

Baca Juga: Macam-Macam Gerak pada Tumbuhan

Penyebab Terjadinya Peristiwa Etolasi pada Perkecambahan

Peristiwa etiolasi terjadi karena adanya aktivitas hormon auksin yang besar pada tumbuhan di tempat gelap. Hormon auksin adalah hormon pada tumbuhan yang bertanggung jawab pada pemanjangan sel tumbuhan.

Aktivitas hormon auksin dipengaruhi oleh intensitas cahaya matahari. Di mana cahaya matahari dapat menghambat aktivitas hormon auksin. Semakin sedikit terkena cahaya matahari akan membuat aktivitas hormon auksin semakin tinggi. Sebaliknya, semakin banyak cahaya matahari akan membuat aktivitas hormon auksin akan semakin rendah.

Aktivitas hormon auksin yang tinggi akan membuat pertumbuhan tanaman menjadi semakin cepat, begitu juga dengan yang sebaliknya.

Sehingga, pertumbuhan tanaman yang ditempatkan di tempat gelap akan menjadi lebih cepat dibandingkan tanaman di tempat terang. Meskipun tanaman tumbuh lebih cepat tinggi, tanaman yang ditempatkan di tempat gelap tidak dapat tumbuh dengan baik.

Baca Juga: 2 Fase yang Terdapat pada Daur Hidup Lumut

Ciri-Ciri Tumbuhan yang Mengalami Etiolasi/Kutilang

Awal perkecambahan dimulai dengan berakhirnya masa dormansi yaitu berhentinya pertumbuhan pada tumbuhan. Tumbuhan mengalami masa dormasi karena kondisi lingkungan yang tidak sesuai. Berakhirnya masa dormansi ditandai dengan dengan masuknya air ke dalam biji suatu tumbuhan melalui proses imbibisi (penyerapan air).

Selanjutnya, biji mengembang dan memecahkan kulit pembungkusnya sehingga memicu perubahan metabolik pada embrio. Kondisi ini akan menyebabkan biji melanjutkan pertumbuhan.

Pada masa pembibitan biji akan baik jika ditempatkan ditempat gelap. Namun saat biji sudah mulai berkecambah, tumbuhan sudah akan mulai membutuhkan cahaya matahari. Di mana, cahaya matahari dibutuhkan tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis. Kekurangan cahaya pada saat perkecambahan akan menyebabkan gejala etiolasi.

Beberapa tanda pada perkecambahan mengalami peristiwa etiolasi:

  • Batang tumbuh terlalu tinggi
  • Kondisi batang kurus dan lemah
  • Daun berwarna kuning pucat

Selanjutnya, tumbuhan yang mengalami etiolase biasanya tidak akan tumbuh dengan baik.

Baca Juga: Manfaat Kultur Jaringan

Contoh Soal dan Pembahasan

Beberapa contoh soal di bawah dapat sobat idschool gunakan untuk menambah pemahaman terkait bahasan di atas. Setiap contoh soal yang diberikan dilengkapi dengan pembahasannya. Sobat idshcool dapat menggunakan pembahasan tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan mengerjakan soal. Selamat Berlatih!

Contoh 1 – Soal Peristiwa Etiolasi pada Perkecambahan/Pertumbuhan Tanaman

Tumbuhan yang tumbuh di tempat gelap, batang dan daunnya berwarna kuning pucat. Keadaan ini dinamakan ….
A. dormansi
B. etiolasi
C. fotoperiodisme
D. fototropi
E. hibernasi

Pembahasan:

Pertumbuhan di tempat gelap mendapat sedikit cahaya matahari yang membuat tumbuhan tidak dapat berfotosintesis dengan baik. Akibatnya, tumbuhan akan menjadi menjadi pucat dan tidak kokoh.

Selain itu, tanaman yang tumbuh di tempat gelap biasanya memiliki batang yang terlalu tinggi namun tidak kokoh. Penyebab dari kondisi tersebut adalah aktivitas hormon auksin yang bekerja lebih aktif dan menyebabkan sel-sel tumbuh lebih cepat.

Peristiwa tumbuhan yang tumbuh terlalu tinggi/cepat dengan kondisi batang lemah dan daun berwarna kuning dikenal dengan peristiwa etiolasi.

Jawaban: B

Contoh 2 – Pertumbuhan Tanaman

Tanaman yang ditumbuhkan di ruang gelap akan lebih cepat bertambah panjang jika dibandingkan dengan tanaman yang ditumbuhkan di tempat yang terang. Hal ini disebabkan karena .…
A. hormon sitokinin bekerja secara baik
B. bentuk adaptasi tumbuhan untuk mencari cahaya matahari
C. aktivitas hormon auksin tinggi
D. tumbuhan tidak mendapatkan cukup karbondioksida
E. suhu di tempat gelap lebih dingin

Baca Juga: Faktor Penyebab Timbulnya Keanekaragaman Hayati

Pembahasan:

Penyebab tumbuhan lebih cepat tinggi di tempat gelap disebabkan hormon auksin yang tinggi. Di mana, hormon auksin memiliki peran dalam proses perpanjangan sel. Aktivitas hormon auksin dapat terhambat karena adanya cahaya matahari.

Pada tempat gelap, tumbuhan sedikit mendapat cahaya matahari. Sehingga aktivitas hormon auksin pada tumbuhan akan menjadi tinggi. Kondisi ini mengakibatkan pertumbuhan batang pada menjadi lebih cepat.

Jadi, tanaman yang ditumbuhkan di ruang gelap akan lebih cepat bertambah panjang disebabkan karena aktivitas hormon auksin tinggi.

Jawaban: C

Contoh 3 – Peristiwa Etiolasi pada Perkecambahan/Pertumbuhan Tanaman

Kecambah yang tumbuh di tempat gelap, batangnya lebih panjang daripada yang tumbuh di tempat terang. Sehingga muncul dugaan bahwa ….
A. gelap adalah faktor pemacu pertumbuhan
B. cahaya memicu pertumbuhan
C. cahaya menimbulkan pembentukan racun
D. hormon mempercepat pertumbuhan batang
E. cahaya mempercepat pertumbuhan

Pembahasan:

Tanaman yang tumbuh di tempat gelap biasanya akan tumbuh lebih tinggi namun tidak sehat. Kondisi tidak sehat ditandai dengan batang yang terlalu tinggi, tidak kokoh, dan warna daun pucat. Di tempat gelap tidak mendapatkan cukup cahaya matahari. Sehingga muncul dugaan bahwa cahaya memicu pertumbuhan.

Jawaban: B

Demikianlah tadi ulasan peristiwa etiolasi pada perkecembahan yang dapat terjadi pada pertumbuhan tanaman di tempat gelap. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: Contoh Jarum yang Termasuk Dalam Filum Ascomycota

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.