Contoh Jamur dalam Filum Ascomycota

By | February 13, 2020

Contoh Jamur dari Filum Ascomycota – Banyaknya spesies jamur dari filum Ascomycota yang berhasil ditemukan berjumlah lebih dari 600.000 spesies. Peran berbagai jenis spesies jamur dari filum Ascomycota dimanfaatkan untuk pengolahan bahan makanan dan minuman. Selain dapat menghasilkan berbagai produk makanan dan minuman, jamur Ascomycota juga bersifat sebagai saprofit pada sampah, bahkan sebagai parasit pada tanaman. Apa saja contoh jamur dari filum Ascomycota? Sobat idschool dapat mencari tahu banyak nama spesies jamur dari filum Ascomycota beserta perannya dalam kehidupan melalui halaman ini.

Aneka spesies jamur dari kelompok Ascomycota merupakan Eumycota (jamur sejati), di mana terdapat hifa yang bersekat pada struktur tubuhnya. Perkembangbiakan Ascomycota meliputi dua cara yaitu reproduksi aseksual dan seksual. Secara aseksual, perkembangbiajan Ascomycota dilakukan dengan membentuk konidium, tunas, dan fragmentasi. Sedangkan secara seksual, perkembangbiakan Ascomycota dilakukan melalui alat perkembangbiakan Ascomycota yang disebut askus.

Askus pada Ascomycota

Bahasan contoh jamur dari filum Ascomycota akan dibagi menjadi dua bahasan, yaitu kelompok Ascomycota yang dilihat berdasarkan bentuk askokarp dan spesies – spesies jamur Ascomycota dari kelompok genus. Apa saja spesies – spesies jamur yang terdapat pada filum Ascomycota? Cari tahu nama jamur dalam filum Ascomycota melalui bahasan contoh jamur dalam filum Ascomycota berikut.

Ascomycota Berdasarkan Bentuk Askorp

Karakteristik dari Ascomycota yang membedakan dengan jamur dari filum lainnya adalah adanya askus, yaitu kantung kecil berisi spora dengan nama askospora. Perkembangbiakan seksual dengan askospora inilah yang menjadi ciri khas Ascomycota. Askus terbungkus dalam tubuh buah yang disebut askokarp.

Bentuk Askokarp pada Ascomycota

Bentuk askokarp pada spesies – spesies jamur dalam filum ascomycota meliputi 4 bentuk yaitu:

  1. Askus tanpa askokarp
  2. Askokarp berbentuk mangkuk (aposetium)
  3. Askokarp berbentuk bola tanpa ostiulum (kleistesium)
  4. Askokarp berbentuk botol dengan leher dan memiliki ostiulum (peritesium)

Baca Juga: Struktur Tubuh Zygomycota

Penjelasan masing – masing bentuk askokarp beserta contoh spesies jamurnya diberikan pada penjelasan berikut.

Kleistotesium: askokarp berbentuk bulat tertutup, contoh spesies jamur dengan askokarp berbentuk bola berasal dari genus Penicillium dan Aspergillus.

  • Penicillium camemberti, Penicillium requeforti: untuk pembuatan keju
  • Penicillium notatum, Penicillium chrysogenum: menghasilkan antibiotik
  • Aspergillus niger: pembuatan sale, agar – agar, Menjernihkan sari buah
  • Aspergillus oryzae: pembuatan tape, sake, melunakkan adonan roti
  • Aspergillus wentii: pembuatan kecap, tauco, dan sake

Peritesium: bentuk askokarp berupa botol yang merupakan ciri dari kelas Pyrenomycetes. Contoh jamur dengan bentuk askokarp peritesium adalah:

  • Monila sitophila: pembuatan oncom
  • Roselinia arcuata: sebagai parasit di kayu mati
  • Xylaria tabacina: terdapat di pohon yang busuk

Apotesium: bentuk askokarp jamur seperti cawan atau mangkok. Contoh spesies jamus dengan bentuk askokarp apotesium adalah

  • Peziza aurantia: hidup sebagai saprofit di sampah
  • Marshella esculenta, Tuber sp: dimanfaatkan sebagai makanan)

Tanpa Askokarp: spesies jamur tanpa askokarp tidak membentuk badan buah, merupakan ciri dari kelas Protoascomycetes. Contoh nama jamur yang tidak memiliki askokarp adalah

  • Saccharomyces cerevisiae: berperan dalam pembuatan tape, roti, alkohol, bahkan minuman bir
  • Candida albicans: penyebab penyakit kandidiasis
  • Trichoderma: menghasilkan enzim selulose yang dipakai untuk menguraikan selulosa

Selain ter-kelompokkan berdasarkan bentuk askus seperti yang telah diberikan di atas, berbagai spesies jamur dalam filum Ascomycota dikelompokan lagi menjadi empat genus. Apa saja empat genus dalam Ascomycota? Cari tahu pada ulasan Ascomycota berdasarkan genus di bawah.

Baca Juga: Peran Jamur dalam Kehidupan

Ascomycota Berdasarkan Genus

Keempat genus dari filum Ascomycota meliputi genus Saccharomyces, Neurospora, Aspergillus, dan Penicillium. Untuk contoh nama – nama spesies jamur dari masing – masing genus akan diberikan pada ulasan materi di bawah.

Genus Saccharomyces

Spesies jamur yang terkenal dari genus Saccharomyces ini adalah Saccharomyces cerevisiae. Peran jamur tersebut adalah membantu proses fermentasi pada pembuatan kue, tapai, alkohol, roti, atau pembuatan minuman beralkohol. Reaksi fermentasi yang umum melibatkan Saccharomyces cerevisiae adalah mengubah gula sederhana (C6H12O6) dengan bantuan ragi menjadi etanol (C2H5OH) dan energi berupa ATP.

Contoh spesies jamur dari filum Ascomycota untuk genus Saccharomyces:

  • Saccharomyces ellipsoideus (khamir anggur): mengubah cairan buah anggur menjadi minuman anggur.
  • Saccharomyces cereviciae: khamir bir, roti, dan alkohol
  • Saccharomyces tuac: khamir tuak

Genus Neurospora

Spesies jamur dari genus Neurospora banyak ditemukan pada bekas kayu terbakar, pada umumnya memiliki warna oranye. Di bawah mikroskop, jamur dari genus ini dapat diamati memiliki konidia berwarna oranye dan tampak berderet membentuk rangkaian spora yang tumbuh menurut arah jari – jari.

Contoh spesies jamur dari genus Neurospora:

  • Neurospora crassa: untuk pembuatan oncom (tempe dengan bahan dari ampas tahu atau bungkil kacang tanah) dan sebagai bahan penelitian sitogenetika.
  • Neurospora sithophila: untuk pembuatan oncom

Genus Aspergillus

Jamur jenis ini tumbuh sebagai saproba (makhluk hidup, bakteri dan jamur, yang hidup di sisa – sisa makhluk hidup mati/bangkai atau sampah organik) pada berbagai macam bahan organik, seperti roti, olahan daging, butiran padi, kacang – kacangan, makanan dari beras atau ketan, dan kayu. Jamur ini dapat bertahan hidup dalam keadaan asam, kandungan gula tinggi, atau kadar garam tinggi, pada keadaan itu bakteri terhambat pertumbuhannya.

Aspergillus

Berbagai spesies jamur dari genus Aspergillus memiliki banyak manfaat dalam proses pembuatan makanan dan minuman.

Beberapa spesies jamur ini:

  • Aspergillus niger: menghasilkan asam sitrat untuk pembuatan sale, agar-agar, atau menjernihkan sari buah.
  • Aspergillus oryzae: menghasilkan enzim amylase untuk merombak amilum dalam pembuatan tape, sake, kecap, tahu, taoco, minuman beralkohol, dan dapat melunakkan adonan roti.
  • Aspergillus wentii: untuk pembuatan kecap, tauco, dan sake
  • Aspergillus fumigatus: menyebabkan Aspergilosis (penyakit yang menyerang saluran pernafasan akibat menghirup udara yang mengandung spora dari kotoran yang berjamur) pada unggas.
  • Aspergillus flavus: menghasilkan alfatoksin, suatu senyawa racun yang diduga menyebabkan kanker hati (pada dosis tinggi dapat menyebabkan kematian, pada dosis rendah dapat menyebabkan kanker)

Genus Penicillium

Penicillium sp. merupakan jamur yang berkembang biak secara aseksual dengan membentuk konidium yang berada di ujung hifa. Setiap konidium akan tumbuh menjadi jamur baru. Konidium berwarna kehijauan dan dapat hidup di makanan, roti, buah – buahan busuk, kain, atau kulit. Jenis jamur ini menyukai habitat yang mengandung gula, seperti pada roti atau buah yang ranum. Warna jamur ini tampak hijau atau kebiru – biruan.

Contoh spesies jamur dari genus pecillium:

  • Penicillium notatum, Penicillium chrysogenum: menghasilkan antibiotik penisilin.
  • Penicillium camemberti, Penicillium roqueforti, Penicillium caseicolum: untuk pembuatan keju (memberikan aroma khas pada keju)
  • Penicillium digitatum, Penicillium italicum: menyebabkan kerusakan pada buah jeruk
  • Penicillium expansum: menyebabkan buah apel membusuk di tempat penyimpanan
  • Penicillium islandicum: penyebab warna beras menjadi kuning (yellow rice)
  • Penicillium italicum, Penicillium digitatum: perusak buah jeruk

Itulah tadi ulasan contoh jamur dari filum Ascomycota yang meliputi nama – nama spesies jamur beserta perannya dalam kehidupan. Di mana bahasan dibagi menjadi dua yaitu kelompok Ascomycota berdasarkan bentuk askokarp dan kelompok Ascomycota dalam 4 genus. Berdasarkan bentuk askokarp, Ascomycota terbagi dalam kleistotesium, peritesium, apotesium, dan tanpa askokarp. Berdasarkan genus, Ascomycota terkelompokkan dalam genus Saccharomyces, Neurospora, Aspergillus, dan Penicillium. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Klasifikasi Jamur – Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, Deuteromycota

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.