Cara Bakteri Berkembang Biak

By | February 5, 2020

Bakteri adalah organisme yang paling sederhana dan merupakan bentuk kehidupan yang paling banyak di bumi. Bakteri dapat ditemukan di berbagai tempat seperti di laut terdalam, dalam tanah, makanan, anggota tubuh manusia/hewan, dan tempat bakteri hidup lainnya. Bakteri merupakan organisme yang inti selnya bersifat prokariotik. Artinya organisme tersebut belum memiliki membran inti (kariotika).

Inti sel organisme ini hanya berupa satu molekul ADN. Kebanyakan anggota kelompok monera ini bersifat uniseluler dan mikroskopis. Bagian tubuh bakteri yang berperan dalam perkembangbiakan bakteri adalah kromosom yang juga berperan dalam pewarisan sifat. Melalui kromosom inilah, sifat induk akan diturunkan pada anaknya. Bagaiamana cara bakteri berkembangbiak? Melalui halaman ini, sobat idschool dapat mencari tahu  bagaimana cara bakteri berkembangbiak.

Cara Bakteri Berkembang Biak

Bakteri dapat berkembang biak dengan sangat cepat pada kondisi yang menguntungkan. Waktu yang dibutuhkan bakteri untuk berkembangbiak antara 15 – 20 menit. Sehingga dalam waktu satu hari jumlahnya menjadi jutaan, jumlah yang sangat banyak bukan? Meskipun jumlahnya yang sangat banyak, keberadaan bakteri bukan menjadi ancaman bagi kehidupan manusia.

Beberapa jenis bakteri memang dapat menyebabkan penyakit yang membahayakan manusia. Meskipun demikian, jenis bakteri yang bermanfaat untuk kehidupan manusia lebih banyak. Lalu bagaimana cara berkembang biak? Cara berkembangbiak bakteri dapat secara aseksual dan seksual.

Penjelasan masing – masing cara berkembangbiak bakteri secara aseksual dan cara bakteri berkembangbiak secara seksual akan dibahas lebih lanjut pada ulasan di bawah.

Perkembangbiakan Baktersi secara Aseksual

Pada umumnya bakteri berkembang biak dengan pembelahan biner, yaitu cara berkembang biak bakteri dengan membelah diri. Pembelahan terjadi secara langsung dari satu sel membelah menjadi dua sel anakan, dan setiap sel anakan akan terus membelah diri menjadi dua dalam jangka waktu yang cukup singkat yaitu antara 15 – 20 menit. Masing – masing sel anakan akan membentuk dua sel anakan lagi dan seterusnya.

Proses pembelahan biner diawali dengan proses replikasi DNA menjadi dua kopi DNA identik, diikuti pembelahan sitoplasma dan akhirnya terbentuk dinding pemisah di antara kedua sel anak bakteri.

Bagan cara bakteri berkembang biak secara aseksual diberikan seperti berikut.

Cara Bakteri Berkembang Biak Secara Aseksual

Selain dengan cara aseksual, bakteri juga dapat berkembang biak secara seksual dengan tiga cara berbeda. Apa saja ketiga cara tersebut? Lebih lanjut akan menjadi bahasan cara bakteri berkembang biak secara seksual berikut.

Baca Juga: Struktur Sel Bakteri

Perkembangbiakan Bakteri Secara Seksual

Bakteri juga dapat berkembang biak dengan cara seksual, atau beberapa yang menyebutnya paraseksual.

Penyebutan cara bakteri berkembangbiak secara seksual dikarenakan terjadi proses yang mirip seperti pada perkembangbiakan secara seksual. Hanya saja, bukan peleburan sel gamet jantan dan betina yang terjadi, melainkan terjadinya pertukaran materi genetik. Proses pertukaran materi genetik ini disebut sebagai rekombinasi genetik. Dengan alasan ini, ada beberapa yang menyebut cara bakteri berkembangbiak secara paraseksual.

ADN (disebut juga DNA) pada bakteri adalah materi genetik yang berperan dalam perkembangbiakan bakteri. Letak ADN berada pada daerah yang disebut nukleoid. Fungsi ADN adalah mengendalikan sintesis protein dan bertugas dalam membawa sifat. ADN yang terbentuk hasil rekombinasi kedua gen tersebut dinamakan gen rekombinan.

Rekombinasi genetik ini dibedakan menjadi tiga cara, yaitu

  1. Transformasi
  2. Transduksi
  3. Konjugasi

Penjelasan masing – masing cara bakteri berkembang biak diberikan pada ulasan materi di bawah.

Transformasi

Transformasi adalah pemindahan sedikit materi genetik berupa ADN atau gen dari bakteri satu ke bakteri lainnya yang sejenis dengan proses fisiologis yang kompleks. Tokoh yang pertama kali mengenalkan cara perkembangbiakan bakteri dengan transformasi adalah Frederick Griffith. Penemuan cara perkembangbiakan bakteri dengan transformasi sekaligus menjadi bukti bahwa ADN merupakan bahan genetik.

Pada proses transformasi, fragmen ADN bebas bakteri dimasukkan ke dalam sel bakteri resipien (penerima), selanjutnya fragmen ADN ini bersatu dengan genom resipien. Intinya, proses yang terjadi pada cara transformasi adalah pemindahan satu gen/DNA bakteri ke sel bakteri lain.

Cara Bakteri Berkembang Biak Secara Transformasi

Mekanisme perkembangbiakan bakteri dengan transformasi adalah sebagai berikut.

  1. ADN donor ditarik oleh sel resepien
  2. ADN donor terpisah menjadi dua
  3. ADN resepien sebagian lepas meninggalkan tempatnya
  4. selanjutnya ADN donor menggantikan tempat ADN resepien yang ditinggalkannya tersebut.
  5. Terbentuklah ADN rekombinan hasil hibrid antara ADN donor dengan ADN resepien, yang kemudian ADN rekombinan melakukan replikasi untuk berkembang biak.

Bertahun – tahun setelah cara transformasi ditemukan pada kultur laboratorium, sebagian besar ahli biologi percaya bahwa proses transformasi terlalu jarang dan terlalu kebetulan, sehingga tidak mungkin memainkan peranan penting pada populasi bakteri di alam.

Transduksi

Proses transduksi pada salah satu cara bakteri berkembang biak secara seksual ditemukan oleh Norton Zinder dan Joshua Lederberg pada tahun 1952.

Transduksi adalah pemindahan materi genetik dengan perantaraan virus. Artinya, reproduksi bakteri dengan cara transduksi terjadi dengan tidak melalui kontak langsung dua bakteri, tetapi diperlukan adanya materi sebagai perantara. Materi yang menjadi perantara pada cara transduksi adalah virus yang hidup pada inang bakteri (Bakteriofage).

Proses transduksi diawali dengan masuknya virus ke dalam bakteri. Kemudian virus akan berkembang biak sehingga menyebabkan sel bakteri yang dimasukinya mengalami pecah. Virus yang baru terbentuk akan berhamburan keluar dari sel bakteri dan akan menginfeksi bakteri lain. Sehingga, terbentuknya sel bakteri – bakteri rekombinan.

Cara Bakteri Berkembang Biak dengan Transduksi

Baca Juga: Perkembangbiakan Virus: Daur Litik dan Daur Lisogenik

Mekanisme perkembangbiakan bakteri melalui tranduksi:

  1. Bakteriofage/virus menempel pada permukaan dinding sel bakteri.
  2. Virus menginfeksi bakteri sehingga virus mengandung ADN bakteri.
  3. Virus akan menggunakan sistem metabolisme sel inang untuk menghasilkan sebanyak – banyaknya komponen virus, seperti kapsid, ekor, serabut ekor dan kepala
  4. Kapsid virus yang terpisah – pisah akan mengalami proses perakitan menjadi kapsid yang utuh.
  5. Terbentuk virus yang memiliki sebagian kecil dari DNA bakteri.
  6. Bakteri mengalami lisis dan semua virus keluar dari sel.
  7. Bakteriofage akan menginfeksi bakteri – bakteri lainnya
  8. Membentuk bakteri baru dengan rekombinasi gen sesuai dengan rekombinasi gen pada virus yang menginfeksinya.

Berikutnya adalah cara bakteri berkembang biak secara seksual yang terakhir yaitu dengan konjugasi.

Baca Juga: Struktur Tubuh Virus

Konjugasi

Cara perkembangbiakan bakteri dengan konjugasi hanya dapat ditunjukkan pada bakteri gram negatif, misalnya: Escherichia, Shigella, Salmonella, Pseudomonas aeruginea.

Cara konjugasi pada perkembangbiakan bakteri terjadi melalui perkawinan antara kedua sel kelamin. Pada bakteri, sel kelamin jantan ditandai sebagai pihak yang memberi materi genetik sedangkan sel betina adalah pihak yang menerima materi genetik. Karakteristik sel bakteri yang akan bertindak sebagai pemberi materi genetik dilihat dari keberadaan piliseks (alat untuk menempel pada bakteri resipien/penerima ADN).

Pada proses konjugasi diperlukan kontak langsung antara sel donor dengan sel resipien agar terjadi pemindahan bahan genetik. Bahan genetik yang dipindahkan melalui proses konjugasi dapat lebih panjang.

Cara perkembangbiakan bakteri melalui konjugasi diawali dengan 2 bakteri (sel bakteri donor dan resipien) yang berdekatan memunculkan saluran konjugasi sehingga keduanya saling terhubung. Melalui saluran konjugasi tersebut, materi genetik berpindah dari satu sel ke sel lainnya. Setelah terjadi rekombinasi ADN kemudian kedua sel bakteri akan kembali berpisah.

Reproduksi Bakteri dengan Konjugasi

Mekanisme perkembangbiakan bakteri secara konjugasi:

  1. Sel bakteri donor bertemu dengan sel bakteri penerima
  2. Terbentuk konjugasi lalu terjadi perpindahan ADN dari sel bakteri donor ke sel bakteri penerima
  3. Terjadi rekombinasi ADN pada sel bakteri normal
  4. Kedua sel bakteri berpindah

Lama atau jumlah perkembangbiakan bakteri tidak selalu sama untuk setiap kondisi. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bakteri antara lain seperti suhu, kelembaban, cahaya matahari, zat kimia, ketersediaan cadangan makanan, dan zat sisa metabolisme.

Itulah tadi ulasan materi mengenai cara bakteri berkembang biak yang meliputi cara pembelahan biner, transformasi, transduksi, dan konjugasi. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Peran Virus dalam Kehidupan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.