Kingdom Animalia – Dunia Hewan

By | June 28, 2019

Kingdom Animalia – Dalam sistem klasifikasi 5 kingdom, klasifikasi kingdom animalia (dunia hewan) digolongkan berdasarkan struktur tubuhnya. Ada empat ciri struktur tubuh yang menggambarkan perkembangan dunia hewan secara filogenetik yaitu ada atau tidak adanya jaringan sejati, simetri tubuh (radial, diploblastik, atau bilateral triploblastik), ada atau tidak adanya rongga tubuh (selom), dan tipe selom (selom dari kumpulan sel atau selom dari pipa saluran pencernaan). Bagaimana klasifikasi dalam kingdom animalia (dunia hewan). Sobat idschool dapat menyimak lebih lanjut bahasan terkait kingdom animalia berikut.

Secara garis besar, dunia hewan terdiri atas dua kelompok, yaitu Invertebrata (hewan tidak bertulang belakang) dan Vertebrata (hewan bertulang belakang). Untuk kelompok Invertebrata meliputi filum Porifera, Coelenterata, Platyhelminthes, Nemathelminthes, Annelida, Mollusca, Arthropoda dan Echinodermata. Sedangkan filum Vertebrata terdiri dari Chordata yang meliputi Hemichordata, Urochordata, Cephalochordata, dan subfilum vertebrata yang terdiri atas pisces, amphibia, reptilia, aves, dan mamalia.

Kingdom Animalia

Simak bahasan klasifikasi pada kingdom animalia secara lebih jauh melalui ulasan – ulasan berikut.

Invertebrata

Di awal, telah disinggung bahwa Invertebrata meliputi filum Porifera, Coelenterata, Platyhelminthes, Nemathelminthes, Annelida, Mollusca, Arthropoda dan Echinodermata. Pada bagian ini, selanjutnya akan diulas masing – masing filum tersebut.

Porifera (spon): Porifera berarti mengandung pori. Bentuk porifera memiliki ukuran 1 – 2 cm, tubuhnya sederhana, mirip suatu kantung yang berpori atau berlubang, tidak memiliki saraf atau otot, tetapi masing-masing sel dapat mengindera dan bereaksi terhadap perubahan lingkungan.

Porifera memiliki rangka tubuh dari spikula dengan bahan penyusun yang berbeda. Bahan spikula dapat berupa zat kapur, spongin, dan silikat. Pengelompokan porifera berdasarkan bahan spikulanya diberikan seperti daftar berikut.

  1. Calcarea – spikula dari zat kapur
    Contoh: Scypha, Grantia, Sycon, Clathrina, dan Leucosolenia.
  2. Demospongia – spikula dari silikat atau spongin
    Contoh: Euspongia sp, Spongilla sp, Euplexaura antipathies
  3. Hexactinellida – spikula dari bahan silikat
    Contoh: Pheronema, Euplectella, dan Hexactinellida

Coelenterata (Cnidaria): berasal dari kata Coelos yang berarti rongga dan enteron yang berarti usus. Namanya sesuai bentuk Coelenterata yang mempunyai rongga gastrovaskuler untuk pencernaan makanan. Filum Cnidaria dibagi dalam tiga kelas, yaitu: Hydrozoa, Scyphozoa, dan Anthozoa.

Platyhelminthes – Cacing Pipih: memiliki ukuran tubuhnya mikroskopis sampai ada ukuran panjang tubuh hingga lebih dari 20 cm. Memiliki tubuh bilateral simetris, pipih dorsoventral, dan triploblastik. Filum Platyhelminthes terdiri dari tiga kelas yaitu kelas Turbellaria, Trematoda, dan Cestoda.

Platyhelminthes

Nemathelminthes – Cacing Gilig: disebut juga sebagai Nematoda. Memiliki bentuk tubuh gilig (bulat panjang), bilateral simetris, tidak bersegmen, triploblastik, dan memiliki rongga tubuh semu (pseudoselomata), berukuran kecil (mikroskopis), dan tubuh dilapisi kutikula.

Nemathelminthes

Annelida – Cacing Gelang: berasal dari kata annulus (cincin-cincin kecil, gelang-gelang atau ruas-ruas) dan aidus (bentuk). Oleh sebab itu, Annelida juga dikenal sebagai cacing gelang. Makhluk hidup dari filum Annelida yang sering sobat idschool jumpai adalah cacing tanah. Filum Annelida dibagi dalam tiga kelas, yaitu Oligochaeta, Polychaeta, dan Hirudinea.

Annelida

Cephalopoda – Mollusca: merupakan hewan bertubuh lunak yang dilindungi oleh cangkang keras yang tersusun dari senyawa kalsium karbonat, kecuali cumi – cumi dan gurita yang cangkangnya tereduksi.

Tubuh Mollusca terdiri atas tiga bagian yaitu kaki berotot, massa visceral, dan mantel.

  1. Kaki berotot: alat pergerakan.
  2. Massa visceral: mengandung organ – organ internal.
  3. Mantel: melindungi massa visceral dan mensekresikan bahan pembuat cangkang.

Mollusca terdiri dari 7 kelas yaitu Aplacophora, Monoplacophora, Polyplacophora, Scaphopoda, Gastropoda, Cephalopoda, dan Pelecypoda.

Arthropoda: merupakan kelompok hewan yang kaki dan tubuhnya beruas-ruas.Tubuhnya terdiri dari bagian kepala, dada, dan perut. Memiliki rangka luar (eksoskeleton) dari zat kitin, yang menyebabkan tubuh Arthropoda kuat dan kaku. Habitatnya di darat, air tawar, maupun di laut.

Arthropoda dibagi dalam lima kelas yang meliputi Arachnida, Diplopoda, Chilopoda, Insecta, dan Crustacea.

Arthropoda

Echinodermata: memiliki radial simetris, permukaannya ditutupi oleh kulit berduri, memiliki 5 lengan tersusun radier. Habitat Echinodermata di laut. Echinodermata terdiri dari lima kelas yaitu Asteroidea, Ophiuroidea, Echinoidea, Holothuroidea, dan Crinoidea.

Echinodermata

Baca Juga: Klasifikasi Protista

Vertebrata

Filum Chordata terdiri dari empat subfilum yaitu subfilum Hemichordata, subfilum Urochordata, subfilum Cephalochordata dan subfilum vertebrata yang meliputi Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves, dan Mamalia.

Hemichordata: memiliki bentuk tubuh memanjang seperti cacing, terdiri atas bagian proboscis, leher, dan badan. Habitat hemichordata berada di laut, membuat liang-liang di pantai atau di laut dalam. Hewan pada subfilum Hemichordata memiliki celah insang yang banyak di sisi lateral.

Contoh Hemichordata : Dolichoglossus sp (cacing laut).

Urochordata: memiliki nama lain Tunicata. Bentuk tubuh pendek, tebal dengan selubung seperti kulit. Habitat Urochordata berada di di laut, hidup bebas atau sebagai parasit.

Contoh Urochordata : Molgula sp, Botryllus sp.

Cephalochordata: memiliki tubuh kecil, pipih, memanjang, seperti ikan tapi tanpa sirip dan memiliki bentuk kepala yang jelas. Cephalochordata memiliki faring dengan banyak celah – celah insang. Faring terbuka ke arah ventral. Cephalochordata tidak memiliki jantung, namun terdapat aliran darah yang mengalir ke seluruh tubuh. Jenis kelamin terpisah antara jantan dan betina dan fertilisasi terjadi secara eksternal.

Contoh Cephalochordata: Amphioxus sp, Branchiostoma sp.

Subfilum Vertebrata – Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves, Mamalia: memiliki ruas – ruas tulang belakang, memiliki bentuk kepala yang jelas dengan otak yang dilindungi oleh cranium (tulang kepala), memiliki rahang dua pasang (kecuali Agnatha), bernapas dengan insang, paru-paru, dan kulit. Habitat berada di darat, air tawar, maupun di laut. Anggota geraknya berupa sirip, sayap, kaki dan tangan, namun juga ada yang tidak memiliki anggota gerak.

Subfilum Vertebrata terdiri dari lima kelas, yaitu Pisces (Ikan), Amphibia (Amfibi/hewan yang hidup di dua alam), Reptilia (hewan melata), Aves (memiliki bulu dan sayap), dan Mamalia (tubuhnya ditutupi rambut).

Sekian ulasan materi terkait kingdom animalia – dunia hewan yang meliputi Invertebrata dan Vertebrata. Di mana kelompok Invertebrata terdiri atas filum Porifera, Coelenterata, Platyhelminthes, Nemathelminthes, Annelida, Mollusca, Arthropoda dan Echinodermata. Sedangkan kelompok Vertebrata terdiri atas filum Chordata yang terdiri atas subfilum yaitu subfilum Hemichordata, subfilum Urochordata, subfilum Cephalochordata, dan subfilum vertebrata yang meliputi Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves, dan Mamalia.

Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Kingdom Plantae – Dunia Tumbuhan