Penyakit pada Manusia yang Disebabkan Virus

By | March 6, 2020

Apa itu virus? Apakah merupakan kelompok hewan? Atau tumbuhan? Ternyata bukan dari dua kelompok tersebut. Virus dikenal sebagai The Invisible Kingdom yaitu sebagai kerajaan yang tak dapat diamati dengan mata telanjang dan sangat banyak jumlahnya. Virus menjadi garis batas antara hidup dan tak hidup. Mengapa? Karena virus hanya akan hidup di dalam tubuh sel inang. Di luar sel hidup inangnya, virus merupakan makhluk tak hidup. Dalam kehidupan manusia, virus dapat bertindak sebagai pihak yang menguntungkan sekaligus merugikan. Meskipun demikian, virus lebih dikenal sebagai partikel yang menyebabkan penyakit? Apa saja penyakit pada manusia yang disebabkan virus? Melalui halaman ini sobat idschool dapat mencari tahu.

Virus adalah parasit yang tidak mempunyai sel dan mempunyai materi genetik DNA atau RNA. Ukuran virus sangat mikroskopik, yaitu sekitar 20 – 30 nm. Ada tiga jenis virus yaitu virus bakteri (bakteriofage), virus hewan, dan virus tumbuhan. Keberadaan virus dalam kehidupan manusia dapat memberi manfaat. Misalnya pada pemanfaatan virus dalam pembuatan antitoksin, untuk melemahkan bakteri, untuk pembuatan vaksin.

Sayangnya, kebanyakan virus malah dapat menimbulkan penyakit pada hampir semua makhluk hidup, termasuk manusia. Contoh penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus adalah virus influenza, SARS, belek, polio, campak, hepatitis, gondong, dan AIDS. Selanjutnya, sobat idschool dapat mencari tahu penjelasan penyakit tersebut melalui masing – masing ulasan di bawah.

Baca Juga: Perkembangbiakan Virus – Daur Litik dan Lisogenik

Influenza

Gejala yang dirasakan seseorang penderita penyakit flu adalah merasakan sakit kepala, batuk, demam, hidung tersumbat, dan terkadang selera makan hilang. Penyakit influenza tidak menimbulkan kekebalan pada tubuh. Artinya, seseorang yang pernah terkenan penyakit flu dapat terkena kembali. Penyakit tersebut dapat dicegah dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh dapat melaui makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, olahraga teratur, serta menjaga kebersihan badan dan lingkungan.

Virus Flu Burung (H5N1)

Penderita yang terkena flu burung, pada awalnya akan merasakan gejala yang sama seperti flu biasa. Gejala yang menonjol dari penderita flu burung adalah mengalami kenaikan suhu tubuh relatif lebih tinggi dibanding flu biasa. Penyebab flu burung adalah virus influenza tipe A yang memiliki diameter 90 – 120 nanometer.

Virus flu burung termasuk dalam famili Orthomyxoviridae, genus influenza virus. Bentuk bagian luar virus flu burung memiliki tonjolan – tonjolan menyerupai jarum. Tonjolan Haemagglutinin (H) membuat virus memiliki kemampuan mengaglutinasi (menggumpalkan) eritrosit. Tonjolan yang lain mengandung enzim Nevtamidase (N) yang berhubungan dengan sistem saraf sehingga membuat virus memiliki kemampuan menyerang sistem saraf.

Gejala awal terkena bvirus flu burung:

  • tubuh panas, terjadi kenaikan suhu tubuh yang tinggi hingga 39°C
  • sakit tenggorokan
  • keluar lendir bening dari hidung
  • sesak napas
  • batuk

Pada penderita yang tertular virus flu burung jika tidak ditangani segera akan menyebabkan penurunan kondisi tubuh. Selanjutnya, kondisi tersebut dapat menyebabkan radang paru – paru (pneumonia) dan kekebalan tubuh turun drastis. Bila kondisi tubuh sudah demikian, maka akan sangat memungkinkan terjadi kematian.

Virus SARS

SARS adalah singkaran dari Severe Acute Respiratori Syndrome. Virus SARS menyebakan penyakit sindrom pernapasan akut yang menyebabkan terjadinya infeksi pada saluran pernapasan. Virus SARS akan menyerang paru – paru yang dapat menyebakan sejumlah sel darah putih menjadi berkurang.

Gejala yang ditimbulkan virus SARS mirip seperti flu yaitu demam, batuk, radang tenggorokan, dan sesak napas. Gejala ini biasanya akan muncul 2 – 10 hari setelah seseorang terinfeksi.

Herpes Simplex

Virus pada penyakit herpes umumnya menyerang kulit. Seseorang yang terserang penyakit ini akan mengalami gejala kulit terasa panas, gatal, memerah, perih, dan melepuh. Namun, sebenarnya terdapat dua tipe herpes.

Pertama adalah adalah herpes yang menyerang pipi, hidung, mulut, dagu, dan hidung. Pada tipe herpes pertama ini, penularan dapat terjadi melalui handuk, ciuman, atau alat makan yang terkena cairan dari orang yang menderita penyakit. Penularan penyakit ini sangat cepat. Jika sudah terkena infeksi oleh virus ini sebaiknya segera menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan terbaik. Jika dibiarkan akan menyerang saraf kita.

Kedua adalah tipe herpes yang menyerang alat kelamin. Penyakit ini ditularkan melalui hubungan badan.

Mata Memerah (Belek)

Penyakit berikutnya yang disebabkan virus adalah mata merah (belek). Gejala penyakit mata merah adalah mata meradang/berwarna merah, perih, gatal, bengkak, bernanah (belekan) dan berair lebih banyak. Penderita yang terkena mata merah akan merasa tidak nyaman dan mengalami gangguan penghlihatan.  

Baca Juga: Bagian – Bagian Mata dan Fungsinya

Cacar

Virus cacar menginfeksi tubuh melalui saluran pernapasan. Gejala awal yang ditimbukan pada sesoerang yang terkena infeksi virus ini adalah demam, sakit kepala, sakit punggung, badan menggigil, dan lesu. Kemudian, setelah beberapa hari akan terlihat bintik – bintik merah yang tengahnya ditandai dengan titik hitam. Biasanya, bintik – bintik akan mulai muncul dari wajah dan kemudian menjalar ke seluruh tubuh.

Penanggulangan penyakit akibat virus cacar dapat dilakukan melalui pemberian vaksin cacar.

Polio

Seseorang yang terkena virus polio akan mengalami gejala demam, sakit kepala, sakit tenggorokan, mual, muntah, mengantuk, dan disertai tulang kaku pada leher dan tulang belakang. Serangan virus polio bisa menyebabkan kelumpuhan karena virus yang menyerang pada bagian selaput otak sehingga dapat merusak sel saraf yang berhubungan dengan serabut motor saraf tepi. Sebagai penanggulangan, di negara kita mengadakan beberapa kali Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio bagi anak balita. Tujuan pemberian imunisasi ini adalah untuk mencegah anak – anak balita dari serangan penyakit polio.

Campak

Virus yang menyebabkan penyakit campak biasanya menyerang anak – anak. Virus ini berkembang pada saluran pernapasan atas kemudian beredar ke seluruh tubuh, terutama pada kulit. Gejala yang ditimbulkan akibat virus ini adalah demam tinggi, batuk, mata pedih jika terkena cahaya, dan rasa ngilu di seluruh tubuh. Cara pencegahannya dengan pemberian imunisasi campak.

Hepatitis

Organ tubuh yang diserang pada penyakit hepatitis adalah hati. Tanda – tanda penderita hepatitis akan mengalami badan lemas, nafsu makan berkurang, biasanya kulit tubuh, mata, dan urin berwarna kuning. Seseorang yang terinfeksi hepatitis dapat mengalami cairan darah masuk ke dalam rongga perut. Kondisi ini akan membuat perut akan membesar.

Penularan penyakit ini melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi virus, melalui aliran darah, serta hubungan seksual. Penyakit hepatitis dapat dicegah dengan pemberian vaksin hepatitis. Saat ini jenis penyakit hepatitis yang sudah dikenali antara lain hepatitis A, B, dan C.

Gondong

Gondong adalah penyakit yang ditandai dengan membesarnya/membengkaknya kelenjar di bawah telinga. Virus yang menyerang adalah virus RNA yang menyerang otak, kelenjar paratiroid, dan kelenjar pankreas. Apabila sudah terkena penyakit ini maka penderita akan mempunyai kekebalan terhadap penyakit tersebut.

Biasanya, pembengkakan kelenjar ini berlangsung selama 18 – 21 hari. Penularan penyakit ini terjadi melalui hidung dan mulut.

Baca Juga: Aturan Penulisan Nama Ilmiah – Binomial Nomenklatur

Kanker dan AIDS

Penyakit kanker dan AIDS tergolong penyakit yang mematikan karena sampai saat ini belum ditemukan pengobatan yang sempurna untuk penyakit ini. Virus kanker ini akan menginfeksi penderita dan terus menerus akan membelah. Nama virus yang menyerang penderita AIDS adalah Human Immuno Virus . Penderita yang terinfeksi HIV akan kehilangan sistem kekebalan tubuh karena serangan virus pada sel – sel darah putih. Tanda – tanda orang yang terinfeksi virus HIV ini tidak begitu jelas. Biasanya, penderita yang terkena HIV hanya akan merasa sering sakit – sakitan dan tidak segera sembuh walaupun sudah diobati.

Penularan virus HIV terjadi melalui transfusi darah, jarum suntik, dan hubungan seksual. Sehingga, beberapa cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari virus HIV adalah tidak melakukan hubungan seks di luar nikah, mengindari pemakaian jarum suntik secara bergantian, dan menghindari donor darah dari orang yang terinfeksi virus HIV.

Demam Berdarah (DB)

Demam berdarah disebabkan karena infeksi virus yang dibawah oleh nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk jenis ini membawa virus demam berdarah yaitu jenis dengue. Virus dengue  bisa merusak trombosit sehingga jumlahnya lama – kelamaan akan menurun. Gejala – gejala yang ditimbulkan penyakit ini antara lain demam disertai panas tinggi 39°C – 40°C, muntah –muntah, menunjukkan bercak – bercak merah pada kulit, dan bila sampai pada stadium lanjut menyebabkan terjadinya perdarahan.

Seseorang yang terinfeksi virus ini dapat mengalami demam berdarah, dan jika tidak segera ditolong dapat menyebabkan kematian.

Itulah tadi beberapa penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus. Meliputi virus penyebab infulenza, H5N1, SARS, herpes, dan mata merah. Selain itu juga virus yang menyebabkan cacar, polio, campak, hepatitis, gondong, AIDS, dan demam berdarahTerimakasih telah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Struktur Virus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.