Perbedaan Koloid Suspensi dan Larutan

Perbedaan koloid suspensi dan larutan paling dasar terletak pada ukuran partikelnya. Ukuran partikel larutan paling besar terdapat pada suspensi (diameter partikel > 10–5 cm). Campuran dengan ukuran parikel lebih kecil terdapat pada koloid (diameter partikel antara 10–7 cm sampai 10–5 cm). Sedangkan ukuran partikel paling kecil terdapat pada larutan (diameter partikel < 10–7 cm). Sehingga dapat disimpulkan bahwa urutan besar partikel dari yang paling besar adalah suspensi > koloid > larutan.

Selain melalui ukuran partikel, perbedaan koloid suspensi dan larutan dapat juga dibedakan melalui beberapa karakteristiknya. Apa saja perbedaan koloid suspensi dan larutan? Apakah terdapat kesamaan dari tiga bentuk campuran tersebut? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah.

Koloid (Dispersi Koloid)

Koloid adalah campuran berupa larutan keruh dengan partikel-partikel yang tampak homogen dengan air. Sifat koloid pada umumnya stabil yang artinya tidak akan mengendap jika didiamkan atau sukar mengendap. Campuran pada koloid hanya dapat dipisahkan dengan saringan khusus yaitu penyaring ultra.

Koloid terdiri dari 2 fase yaitu fase terdispersi dan pendispersi. Bentuk fase terdispersi dapat berupa benda padat, cair, atau gas. Begitu juga bentuk fase pendispersi dapat berupa benda padat, cair, dan gas.

Contoh koloid antara lain susu, santan, buih sabun, awan, jelly, keju, dan campuran lain sejenisnya.

Baca Juga: Campuran Homogen dan Heterogen

Suspensi (Dispersi Kasar)

Campuran yang tetap memisah dan membentuk endapan dalam air atau fase pendispersinya disebut dengan suspensi. Misalnya pada campuran air dan pasir akan segera membentuk endapan meskipun baru saja dicampur/diaduk. Sifat suspensi tidak stabil dan dapat dengan mudah dipisahkan dengan penyaring biasa.

Sama seperti kolodi, suspensi terdiri dari 2 fase yaitu fase terdispersi dan pendispersi. Perbedaan antara koloid dan suspensi dapat dikenali dari ukuran fase terdispersi suspensi lebih besar dari pada koloid.

Contoh suspensi:

  • Campuran air dengan pasir
  • Kopi hitam dalam air
  • Minyak dengan air

Larutan (Dispersi Molekuler)

Campuran yang memiliki warna jernih, tidak berwarna, dan tidak tampak ukuran partikelnya disebut larutan. Larutan terdiri dari 1 fase dengan sifat stabil dan tidak dapat dipisahkan. Contoh larutan yang cukup sering ditemui terdapat pada campuran gula dan air. Pada pencampuran antara air dan gula akan menghasilkan larutan jernih yang hampir tidak terlihat adanya partikel gula dalam air.

Contoh larutan:

  • Larutan air dan gula
  • Air sirup
  • Garam dengan air
  • Alkohol
  • Cuka

Tabel Perbedaan Koloid Suspensi dan Larutan

Berikut ini adalah tabel karakteristik perbedaan koloid suspensi dan larutan. Perbedaan ketiga jenis campuran tersebut dapat dilihat melalui sifat, ukuran partikel, kestabilan, warna, fase atau bentuk dispersi, dan metode penyaringan.

Baca Juga: Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

Contoh Soal dan Pembahasan

Beberapa soal di bawah dapat sobat idschool gunakan untuk menambah pemahaman bahasan di atas. Setiap soal yang diberikan dilengkapi dengan pembahasannya. Sobat idschool dapat menggunakan pembahasan tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan mengerjakan soal. Selamat Berhasil!

Contoh 1 – Soal Perbadaan Koloid Suspensi dan Larutan

Data pembeda:

(1) ukuran partikel
(2) bentuk dispersi
(3) cara pemisahan
(4) homogenitas sistem

Koloid memiliki kesamaan dengan larutan dalam hal ….
A. (1) dan (3)
B. (2) dan (4)
C. (1), (2), dan (3)
D. (4) saja
E. (1), (2), (3), dan (4)

Pembahasan:

Ukuran partikel koloid adalah antara 10-7cm sampai 10-5cm, sedangkan ukuran partikel koloid adalah kurang dari 10-7cm. Bentuk dispersi larutan adalah 1 sedangkan bentuk dispersi koloid meliputi 2 fase. Koloi dan larutan sama-sama tidak dapat disaring menggunakan penyaring biasa. Namun koloid dapat disaring atau dipisahkan menggunakan penyaring ultra.

Koloid memiliki sifat homogen jika dilihat secara makroskopis atau tanpa alat bantu, dan larutan juga memiliki sifat homogen.

Jadi, koloid memiliki kesamaan dengan larutan dalam hal homogenitas sistem, (4) saja.

Jawaban: D

Contoh 2 – Soal Perbadaan Koloid Suspensi dan Larutan

Perhatikan tabel di bawah ini!

Data yang tepat untuk menggantikan huruf X, Y, dan Z adalah ….
A. heterogen, <1 nm, dan tidak stabil
B. heterogen, <100 nm, dan tidak stabil
C. homogen, >100 nm, dan stabil
D. homogen, <100 nm, dan tidak stabil
E. homogen, >1 nm, dan stabil

Pembahasan:

Karakteristik dari tiga jenis campuran yang meliputi perbedaan koloid suspensi dan larutan.

Koloid:
1) sifat homogen (makroskopis) dan heterogen (mikroskopis)
2) ukuran partikel: 10-7cm – 10-5cm atau 1 nm – 100 nm
3) stabil (tidak mengendap atau sukar mengendap)
4) berwarna keruh
5) Terdiri dari 2 fase
6) Hanya dapat disaring menggunakan penyaring ultra

Suspensi:
1) sifat heterogen
2) ukuran partikel: lebih dari 10-5 cm atau lebih dari 100 nm
3) mudah mengendap
4) berwarna keruh
5) Terdiri dari 2 fase
6) Dapat disaring dengan penyaring biasa

Larutan:
1) sifat homogen
2) ukuran partikel: kurang dari 10-7 cm atau kurang dari 1 nm
3) tidak dapat mengendap
4) jernih
5) terdiri dari 1 fase
6) tidak dapat disaring

Jadi, data yang tepat untuk menggantikan huruf X, Y, dan Z adalah homogen, >100 nm, dan stabil.

Jawaban: C

Baca Juga: Proses Pemisahan Campuran

Contoh 3 – Perbedaan Koloid Suspensi dan Larutan

Sistem dispersi koloid dan larutan tidak dapat disaring, sedangkan suspensi dapat disaring dengan kertas saring biasa, sebab ….
A. partikel koloid lebih besar daripada suspensi
B. partikel larutan dan koloid dapat melewati kertas saring
C. suspensi umumnya dari zat padat dan zat cair
D. koloid sukar terpisah oleh gaya gravitasi bumi
E. kertas saring bukan alat pemisah yang baik

Pembahasan:

Partikel larutan dan koloid dapat melewati kertas saring karena berukuran kecil dibandingkan suspensi. Sehingga larutan dan koloid tidak dapat disaring menggunakan penyaring biasa karena partikel larutan dan koloid dapat melewati kertas saring. Sedangkan partikel suspensi dapat disaring karena memiliki ukuran partikel yang lebih besar.

Jadi, suspensi dapat disaring dengan kertas saring biasa, sebab partikel larutan dan koloid dapat melewati kertas saring.

Jawaban: B

Demikianlah tadi ulasan perbedaan koloid suspensi dan larutan. Di mana ketiga bentuk campuran tersebut dapat dibedakan berdasarkan ukuran partikelnya dan beberapa karakteristik lainnya. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: Rumus dan Cara Menghitung pH Larutan Penyangga/Buffer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.