Tata Nama Senyawa Alkuna

By | August 29, 2019

Tata Senyawa Alkuna – Alkuna dapat dijumpai pada bahan baku pembuatan bahan sintetis seperti plastik, selain itu juga dapat ditemui pada proses pengelasan, pemotongan besi dan logam, serta pada proses mempercepat pematangan buah. Alkuna merupakan senyawa hidrokarbon, karakteristik dari senyawa yang mempunyai ikatan rangkap tiga pada rantai karbonnya. Rumus umum alkuna adalah CnH2n – 2.

Senyawa alkuna merupakan hidrokarbon tidak jenuh yang memiliki ikatan rangkap tiga (- C \; \equiv \; C -). Struktur alkuna paling sederhana yaitu etuna (lebih dikenal sebagai asetilena) dengan rumus senyawa C2H2. Nama – nama senyawa alkuna berupa rantai lurus meliputi etuna, propuna, n – butuna, n – pentuna, n – heksuna, n – heptuna, n – oktuna, n – nonuna, dan n – dekuna. Bentuk struktur senyawa alkana rantai lurus dan nama – mana senyawa alkuna tersebut diberikan pada deret homolog alkuna sebagai berikut.

Deret Homolog Alkuna

Tabel deret homolog alkuna di atas akan membantu sobat idschool dalam memberi nama senyawa alkuna. Selain itu, sobat idschool juga perlu mengetahui nama – nama senyawa senyawa dalam gugus alkil. Di mana, gugus alkil tersebut sering menjadi cabang dalam rangkaian ikatan senyawa alkuna.

Gugus Alkil Untuk Senyawa Alkuna

Setelah mengetahui nama – nama senyawa alkuna pada deret homolog alkuna dan gugus alkil, berikutnya akan diulas aturan penamaan senyawa alkuna. Pada bagian akhir akan diberikan contoh soal cara memberi nama senyawa alkuna. Jadi jangan sampai terlewatkan untuk membaca sampai akhir bahasan ulasan materi tata nama senyawa alkuna di sini.

Baca Juga: Ikatan Kimia – Ion Kovalen Logam

Aturan Penamaan Senyawa Alkuna

Aturan pemberian nama alkuna hampir sama dengan ketentuan tata nama alkena dengan sedikit perubahan. Perbedaan antara senyawa alkuna dan alkena terletak pada akhiran – ena diganti dengan akhiran – una. Berikut ini tiga aturan penamaan senyawa alkuna

Senyawa Alkuna Rantai Lurus

Atom karbon yang berikatan rangkap tiga ( - C \; \equiv \; C ) diberi nomor yang menunjukkan ikatan rangkap tersebut. Penomoran dimulai dari ujung rantai yang paling dekat dengan ikatan rangkap tiga. Perhatikan cara penomoran yang benar dan salah pada senyawa alkuna rantai lurus berikut.

Aturan Penamaan Senyawa Alkuna Rantai Lurus

Senyawa Alkuna Rantai Bercabang

Ketentuan penamaan senyawa alkuna rantai bercabang:

  1. Rantai utama yaitu rantai yang terpanjang dan mengandung ikatan rangkap tiga
  2. Penomoran rantai utama diawali dari yang paling dekat dengan ikatan rangkap tiga, bukan cabang yang terdekat.
  3. Urutan penulisan nama: nomor cabang, nama cabang, nomor ikatan rangkap, nama alkuna.

Contoh penamaan senyawa alkuna dengan rantai bercabang:

  • 2 – pentuna
    2 - pentuna
  •  
  • 4 – metil – 2 – pentuna
    4 - metil - 2 - pentuna
 

Baca Juga: Senyawa Hidrokarbon – Alkana Alkena Alkuna

Contoh Soal Tata Nama Senyawa Alkuna

Bagian ini, sobat idschool akan memberikan contoh soal struktur senyawa alkuna. Kemudian, kita akan mencoba memberi nama senyawa alkuna tersebut.

Perhatikan gambar struktur senyawa alkuna berikut!

Contoh Soal Cara Memberi Nama Senyawa Alkuna

Nama senyawa yang sesuai untuk hidrokarbon alkuna di atas adalah ….

Langkah pertama adalah menentukan rangkaian utama dan melakukan penomoran sesuai dengan ketentuan penamaan senyawa alkuna yang berlaku.

Cara Memberi Nama Senyawa Alkuna

Perhatikan bahwa terdapat delapan atom karbon (C) pada rangkaian utama dan ikatan rangkap tiga melekat pada karbon nomor (terkecil) 2, sehingga senyawa alkuna pada rangkaian utama adalah 2 – oktuna. Perhatikan pula bahwa terdapat cabang etil (C2H5) pada karbon bernomor 4, menjadi 4 – etil.

Jadi, nama senyawa alkuna yang diberikan sesuai pada gambar di atas adalah 4 – etil – 3 – oktuna.

Demikianlah tadi ulasan materi tata nama senyawa alkuna yang meliputi aturan penentuan tata nama senyawa alkuna dan contoh soal cara memberi nama senyawa alkuna. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Isomer Senyawa Hidrokarbon