Cara Membaca Jangka Sorong

By | January 30, 2018

Cara Membaca Jangka Sorong adalah ulasan materi tentang cara menentukan ukuran dari alat ukur jangka sorong. Salah satu nama alat ukur yang sering dipakai dalam dunia teknik atau fisika adalah jangka sorong. Apa itu jangka sorong? Bagaimana cara menggunakan jangka sorong? Bagaimana cara membaca jangka sorong? Melalui halaman ini, sobat idschool akan mempelajarinya. Pada bahasa akan diberikan contoh cara membaca jangka sorong.

Fungsi jangka sorong mirip seperti penggaris yang kita gunakan sehari-hari. Yaitu untuk mengukur panjang suatu benda. Namun, cara membaca jangka sorong tidak semudah membaca penggaris biasa. Untuk membaca jangka sorong membutuhkan ketelitian yang lebih. Kelebihan dari alat ukur jangka sorong mampu mengukur panjang suatu benda lebih akurat dibandingkan penggaris. Tingkat ketelitian alat ukur jangka sorong berada pada rentang – 0,05 mm sampai dengan 0,05 mm.

jangka sorong
Jangka Sorong

Jangka sorong juga dilengkapi dengan tangkai ukur kedalaman. Sehingga, memiliki fungsi sebagai pengukur panjang suatu benda, jangka sorong juga dapat digunakan untuk mengukur kedalaman air dalam botol atau gelas.

Bagian – Bagian Jangka Sorong

Dalam bahasa inggris, jangka sorong disebut dengan vernier caliper. Jangka sorong disusun oleh beberapa bagian. Bagian-bagian yang menyusun jangka sorong terdiri atas dua pasang rahang yaitu sepasang rahang atas dan sepasang rahang bawah. Jangka sorong juga dilengkapi dengan tangkai ukur kedalaman.

Sobat idschool hanya perlu menggerakkan rahang geser ke arah kanan atau kiri, sesuai dengan benda yang akan diukur. Alat ukur jangka sorong dapat digunakan untuk mengukur panjang benda, diameter beda, dan kedalaman gelas atau botol. Meskipun memiliki tiga fungsi alat ukur, yaitu panjang, diameter, dan kedalaman, tetapi cara membaca jangka sorong tetap sama.

Sebelum belajar cara membaca jangka sorong, sebaiknya sobat idschool mengetahui bagian – bagian jangka sorong. Bagian-bagian jangka sorong secara lebih detail dapat dilihat pada gambar dibawah.

bagian-bagian jangka sorong

Selanjutnya, akan masuk pada pembahasan cara membaca jangka sorong.

Cara Membaca Jangka Sorong

Seperti ulasan di atas, kita dapat mengetahui bahwa jangka sorong memiliki dua skala, yaitu skala utama dan skala nonius. Skala utama merupakan ukuran pokoknya. Skala nonius (skala vernier) merupakan skala tambahan tingkat ketelitian pengukur untuk skala utama.

Intinya, skala utama berperan sebagai ukuran pokoknya, sedangkan skala nonius memberikan tingkat ketelitian sampai 0,01 cm. Sehingga, cara membaca jangka sorong dapat diperoleh melalui persamaan hasil ukur sama dengan skala utama ditambah skala nonius.

Hasil Ukur = skala utama + skala nonius

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengukur suatu benda menggunakan jangka sorong dapat disimak melalui langkah-langkah di bawah.

Langkah-langkah menggunakan jangka sorong:

  1. Letakkan benda pada rahang jangka sorong. Jika akan mengukur panjang gunakan rahang bawah. Jika akan mengukur diameter gunakan rahang atas. Sedangkan untuk mengukur kedalaman gunakan tangkai ukur kedalaman.
  2. Jika akan mengukur diameter atau panjang, geser rahang jangka sorong sampai kedua rahang jangka sorong mengapit benda yang akan diukur.
  3. Jika akan mengukur kedalaman, gunakan tangkai ukur kedalaman, kemudian geser rahang jangka sorong sesuai ketinggian yang akan diukur.
  4. Selanjutnya, sobat idschool hanya perlu memperhatikan skala ukur yang ditunjukkan jangka sorong kemudian membaca skala yang ditunjukkan jangka sorong.
  5. Cara membaca jangka sorong akan diulas pada pembahasan di bawah.

Untuk mempermudah sobat idschool dalam memahami cara membaca jangka sorong, akan diberikan contoh cara membaca jangka sorong yang akan diulas di bawah.

Cara Membaca Jangka Sorong:

Perhatikan ukuran yang ditunjukkan jangka sorong untuk mengukur pangjang suatu benda seperti terlihat pada gambar di bawah.

contoh soal cara membaca jangka sorong

Berdasarkan skala yang ditunjukkan jangka sorong pada pengukuran di atas, diperoleh informasi berikut.

Skala utama = 4,2 cm
Skala nonius = 4 yang artinya sama dengan 0,04 cm

Hasil pengukuran benda tersebut adalah sebagai berikut.

    \[ \textrm{Hasil ukur} = 4,2 \; cm + \left( 4 \times 0,01 \right) \; cm \]

    \[ \textrm{Hasil ukur} = 4,2 \; cm + 0,04 \; cm \]

    \[ \textrm{Hasil ukur} = 4,24 \; cm \]

Jadi, ukuran benda yang diukur menggunakan jangka sorong seperti di atas adalah 4,24 cm.

Bagaimana proses cara menggunakan jangka sorong? Mudah bukan?

Selanjutnya akan diberikan contoh soal cara membaca jangka sorong agar sobat idschool lebih paham cara membaca jangka sorong. Simak pada contoh soal yang diberikan di bawah.

Contoh Soal Cara Membaca Jangka Sorong dan Pembahasan

Perhatikan gambar di bawah!

contoh soal cara membaca jangka sorong

Suatu kelereng diukur menggunakan jangka sorong. Jika diameter kelereng ditunjukkan serti pada gambar jangka sorong di atas maka diameter kelereng tersebut adalah ….
A.     1,07cm
B.     1,57 cm
C.     1,67 cm
D.     1,7cm
 
Pembahasan:

Skala yang ditunjukkan jangka sorong seperti gambar di atas dapat dilihat secara lebih jelas pada gambar di bawah.

cara membaca jangka sorong 1

Berdasarkan pengukuran yang terihat seperti gambar di atas dapat disimpulkan bahwa:

    \[ \textrm{Skala utama} = 1,5 \; \textrm{cm} \]

    \[ \textrm{Skala nonius} = 7 \times 0,01 = 0,07 \; \textrm{cm} \]

    \[ \textrm{Hasil ukur} = 1,5 \; \textrm{cm} + 0,07 \; \textrm{cm} = 1,57 \; \textrm{cm} \]

Jadi, diameter kelereng tersebut adalah 1,57 cm.

Jawaban: B

Sekian pembahasan materi mengenai cara membaca jangka sorong. Meliputi juga ulasan bagian – bagian jangka sorong dan contoh soal jangka sorong. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!
 
Baca Juga: Cara Membaca Mikrometer Sekrup