Penyebab Hujan Asam – Akibat Pencemaran Udara

By | June 24, 2019

Penyebab hujan asam adalah kandungan udara yang tidak sesuai komponen normal di atmosfer. Lebih detailnya, hujan asam timbul dikarenakan terdapat asam di udara. Kondisi ini terjadi saat uap air bertemu dengan gas pembentuk asam. Adanya asam di udara dikarenakan pencemaran udara yang membuat komponen udara di atmosfer tidak normal. Pencemaran udara yang terjadi dapat dipicu oleh aktivitas manusia maupun alam.

Udara di atmosfer bumi merupakan campuran dari gas nitrogen (78%), Oksigen (21%), gas argon (sekitar 1 %), CO2 (0,0035 %), dan sejumlah kecil uap air (sekitar 0,01 %). Dalam keadaan normal, nilai pH menunjukkan nilai 7, dengan 0 untuk nilai sangat asam dan 14 untuk nilai 14. Komposisi gas di atmosfer yang mengalami perubahan karena pencemaran udara bisa berubah menjadi asam karena banyaknya gas seperti belerang oksida, nitrogen oksida, atau karbon dioksida. Dikatakan fenomena alam berupa hujan asam jika segala bentuk hujan memiliki pH di bawah 5,6.

Hujan Asam

Hujan asam yang turun ke bumi dapat berupa deposisi basah atau kering. Hujan asam yang turun dengan material seperti kabut, hujan es, atau salju disebut dengan deposisi basah. Sementara hujan asam dalam bentuk debu, gas, dan partikel padat lainnya disebut deposisi kering. Simak lebih lanjut penjelasan hujan asam yang meliputi bahasan Apa itu hujan asam? Bagaimana hujan asam bisa terjadi? Apa dampak yang ditimbulkan akibat hujan asam?

Apa itu hujan asam?

Hujan secara alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbon dioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang. Namun jika hujan asam memiliki nilai tingkat pH yang semakin kecil dapat menimbulkan berbagai masalah untuk makhluk hidup di bumi.

Hujan asam diartikan sebagai segala macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Pemicu hujan asam dapat disebabkan oleh pencemaran udara akibat aktivitas manusia maupun alam.  Senyawa kimia utama yang menyebabkan terbentuknya hujan asam adalah sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NOx).

Hujan asam dapat timbul akibat terjadinya pencemaran udara oleh SOx (senyawa belerang oksida) dan NOx (Nitrogen oksida).

Hujan asam dapat timbul akibat terjadinya pencemaran udara oleh

Baca Juga: Pelestarian In Situ dan Ex Situ

Bagaimana hujan asam bisa terjadi?

Hujan asam disebabkan oleh belerang yang merupakan pengotor dalam bahan bakar bakar fosil serta nitrogen yang bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida.

Zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan air permukaan yang terbukti berbahaya bagi kehidupan ikan dan tanaman. Usaha untuk mengatasi hal ini saat ini sedang gencar dilaksanakan.

Baca Juga: 10 Pelestarian In Situ

Apa dampak yang ditimbulkan hujan asam?

Dampak yang dikhawatirkan timbul akibat dari hujan asam adalah korosi. Korosi adalah pelapukan logam oleh zat oksidator. Asam adalah zat yang bisa mengoksidasi dengan logam. Jadi saat terjadi hujan asam, maka akan terjadi korosi pada logam yang terkena air hujan tersebut. 

Akibat korosi, senyawa asam dalam air hujan dapat menyebabkan kerusakan bangunan, korosi logam, memudarkan warna cat, menurunkan derajat keasaman tanah, bahkan menyebabkan kematian mikroorganisme tanah.

Demikianlah ulasan materi terkait penyebab hujan asam. Meliputi pengertian hujan asam, proses terjadinya hujan asam, dan dampak yang ditimbulkan akibat hujan asam. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: 5 Contoh Pelestarian Ex Situ