Tag Archives: Logika Matematika

Bentuk Soal Diagram Venn pada TPA/TPS UTBK

UTBK merupakan kepanjangan dari Ujian Tulis Berbasis Komputer yaitu salah satu jenis tes masuk perguruan tinggi negeri. Penyelenggara UTBK adalah Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Salah satu jenis soal yang diujikan adalah Tes Potensi Akademik (TPA) atau Tes Potensi Skolastik (TPS). Bentuk soal dalam TPA/TPS lebih menguji kemampuan nalar peserta sel dalam menyelesaikan permasalahan… Read More »

Bentuk Ekuivalen Pernyataan Majemuk

Ekuivalen secara umum dinyatakan dalam arti mempunyai nilai/ukuran/makna yang sama atau seharga. Kondisi ini bukan berarti bahwa ekuivalen dan sama dengan adalah hal yang sama. Pengertian sama dengan mengarah pada kondisi yang menunjukkan sama dan setara. Sedangkan ekuivalen memiliki kondisi lebih luas dari pengertian sama dengan. Misalkan nilai beras dengan berat dan jenis yang sama… Read More »

Pernyataan Berkuantor Universal dan Eksistensial

Quantifier atau kuantor adalah kata yang mendahului kata benda sebagai fungsi untuk menunjukkan jumlah dari benda tersebut. Sehingga, pernyataan berkuantor merupakan pernyataan yang mengandung ukuran kuantitas atau jumlah. Kata yang digunakan sebagai penunjuk kuantitas/jumlah biasanya adalah semua, beberapa, ada, dan lain sebagainya. Dalam bahasan logika matematika, pernyataan berkuantor terdiri dari dua kelompok berdasarkan penggunaan kuantornya.… Read More »

Negasi Pernyataan Majemuk (Konjungsi, Disjungsi, Implikasi, dan Biimplikasi)

Negasi atau ingkaran dalam bahasan logika matematika memiliki makna kebalikan dari pernyataan awal. Karakteristik dari pernyataan negasi biasanya ditandai dengan penambahan kata bukan atau tidak. Sebagai contoh diberikan sebuah pernyataan: saya bisa mengerjakan semua soal dengan baik. Negasi dari pernyataan tersebut adalah saya tidak bisa mengerjakan semua soal dengan baik. Pernyataan dan negasinya memiliki nilai… Read More »

3 Metode Penarikan Kesimpulan

Kesimpulan merupakan hasil akhir dari sebuah pemikiran. Kesimpulan juga dapat dikatakan sebagai sebuah gagasan yang tercapai pada akhir pembicaraan. Pada bahasan logika matematika, kesimpulan adalah suatu proposisi dari beberapa premis atau argumen/ide pemikiran dengan aturan – aturan yang telah ditetapkan. Penarikan kesimpulan dalam logika matematika sama dengan mendapatkan argumen yang tidak bertentangan dengan premis – premis.… Read More »

Tautologi, Kontradiksi, dan Kontingensi

Sebuah proposisi tunggal hanya dapat memiliki satu nilai kebenaran, yaitu salah (S) atau benar (B). Nilai kebenaran dari proposisi majemuk bergantung pada nilai kebenaran proposisi tunggal dan operator logikanya. Tabel kebenaran memuat nilai kebenaran proposisi majemuk untuk beberapa kombinasi nilai kebenaran proposisi. Beberapa kasus, nilai kebenaran untuk semua kombinasi nilai kebenaran proposisi tunggal menghasilkan nilai… Read More »

Konvers, Invers, dan Kontraposisi dari Suatu Implikasi

Pernyataan majemuk dengan kata penghubung jika … maka … dalam logika matematika disebut sebagai implikasi. Operator logika matematika untuk implikasi diberikan dalam bentuk garis lurus dengan sebuah anak panah pada ujung kanan (simbol implikasi: →). Implikasi merupakan proposisi bersyarat berbentuk jika … maka …. Sebuah pernyataan majemuk dengan implikasi akan memiliki nilai kebenaran false/salah (S)… Read More »

Logika Matematika (Konjungsi, Disjungsi, Implikasi, Biimplikasi)

Logika matematika mempelajari bagaimana cara kerja penalaran manusia. Materi didalamnya berkaitan dengan pemecahan masalah pernyataan majemuk dan berkuantor. Bahasan materi tersebut meliputi cara menentukan penalaran yang tepat dengan penalaran yang tidak tepat. Pernyataan majemuk dalam materi logika matematika dihubungkan dalam empat kata penghubung yang berbeda. Empat kata hubung tersebut meliputi konjungsi (∧), disjungsi (∨), implikasi… Read More »