Motif Batik untuk Pernikahan Adat Jawa

By | September 24, 2021

Setiap suku di Indonesia memiliki cara untuk merayakannya. Misalnya di jawa ada adat pernikahan yang disebut dengan upacara panggih. Dalam upacara panggih, pasangan yang menikah beserta keluarganya menggunakan budaya adat jawa berupa kain batik. Motif batik untuk pernikahan adat jawa dapat berupa motif batik sidomukti, sidoasih, dan sidoluhur. Selain itu, dalam pernikahan adat jawa juga dapat menggunakan motif batik truntum, grompol, cakar ayam, simbar lintang, parang kusuma, dan semen ageng.

Secara konotatif, motif kain batik tersebut mempunyai arti lambang yang berbeda. Tetapi, motif batik untuk pernikahan adat jawa secara garis besar memiliki makna tentang hidup, cinta, dan kebahagiaan. Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, motif kain batik memiliki makna dan dapat mempengaruhi kehidupan. Sehingga, penggunaan kain dengan motif batik tertentu perlu disesuaikan dengan acaranya.

Contoh Penggunaan Motif Batik pada Pernikahan Adat Jawa
sumber gambar: instagram @marpanda (dok. Instagram @pyaraphoto)

Tradisi upacara pernikahan adat Jawa pada mengacu pada tradisi di Keraton, baik Keraton Yogyakarta atau Surakarta. Dua keraton tersebut dahulunya merupakan ibu kota kerajaan-kerajaan yang sekarang menjadi pusat kebudayaan seni dan satra Jawa. Beberapa motif batik untuk pernikagan adat jawa beserta gambarnya dapat dicari tahu melalui ulasan di bawah.

Motif Batik untuk Pernikahan Adat Jawa

Baca Juga: 5 Keunikan Joglo (Rumah Adat dari Jawa)

1. Batik Sidomukti

Penamaan sidomukti berasal dari Bahasa Jawa yang terdiri dari kata sida dan mukti. Sida dalam Bahasa Indonesia berarti jadi atau menjadi, sedangkan mukti artinya bahagia. Sehingga, motif sidomukti memiliki pengharapan bahwa pemakainya dapat hidup bahagia dan makmur sentosa. Selain itu motif batik sidomukti juga memiliki simbol harapan akan kedudukan tinggi, bersifat pemurah, dan dapat melaksanakan tugas kepemimpinan dengan baik.

Motif batik Sidomukti dipergunakan oleh kedua mempelai (pasangan pengantin) pada upacara pernikahan adat jawa.

Bentuk motif batik sidamukti berupa pola yang terdiri dari kerang, pohon hayat, burung, bintang, sawat/sayap, dan garuda. Makna simbol dari setiap bentuk pola/motif tersebut diberikan seperti berikut.

  • Kerang: dunia bawah atau air yang berarti kelapangan hati
  • Pohon hayat: dunia tengah yang memiliki makna kehidupan dan kemakmuran
  • Bintang: kesentosaan, makmur sandang pangan
  • Sawat: perisai berupa satu sayap burung garuda mewakili sifat tabah pada
  • Garuda: kepemimpinan dan kejantanan

2. Sidoasih

Batik sidoasih memiliki motif dengan simbol harapan agar pemakainya disenangi banyak orang. Sebagaimana kata asih yang berarti sayang, motif batik sidoasih dikenal sebagai lambang kasih sayang.

Pola pada motif batik sidoasih berupa gambar tanaman atau gunung. Tanaman merupakan lambang persemaian, sedangkan gunung melambangkan tempat tanaman saling tumbuh. Dalam motof batik sidoasih terdapat detail ornamen-ornamen seperti dedaunan, tangkai tanaman, bunga, atau kuncup bunga.

Dalam adat Jawa, batik Sidoasih biasanya digunakan dalam acara-acara perkawinan dengan harapan kehidupan barunya dengan lebih romantis, semakin penuh cinta dan kasih sayang.

3. Sidoluhur

Bentuk pola/motif batik sidoluhur menggambarkan proses hidup di bumi. Kata sida mempunyai arti jadi/menjadi, kata luhur berarti terpuji tinggi dan berwibawa. Dalam motif batik sidoluhur memlii pengharapan akan kehidupan bahagia dan mempunyai pangkat yang tinggi. Harapan lain dalam motif sidoluhur juga memuat harapan akan sifat adil, berbudi luhur, dan tabah menghadapi badai kehidupan.

Kain batik dengan motif sidoluhur dikenakan oleh pengantin dan kedua orang tua mempelai pada upacara adat jawa.

Kobinasi bentuk pola batik sida luhur terdiri dari meru (puncak gunung), pohon hayat, burung, tumbuh-tumbuhan dan sawat (garuda bersayap satu).

  • Meru: puncak gunung tinggi sebagai tempat para dewa yang menebar keadilan di muka bumi
  • Pohon hayat: simbol kehidupan dan kemakmuran
  • Burung: elemen hidup dari udara/angin yang melambangkan watak luhur
  • Sawat: berupa lambang matahari/mahkota/kejantanan bermakna ketabahan

4. Batik Truntum

Batik dengan motif truntum terletak pada bidang berbentuk segi empat. Bentuk pola batik motif truntum menggambarkan bunga yang bermakna tumbuh lagi. Simbol yang terkandung dalam motif batik truntum memiliki pengharapan agar selalu terjadi hubungan yang harmonis dan penuh kasih sayang.

Kain batik dengan motif truntum biasanya dikenakan oleh kedua orang tua mempelai pada saat midodareni.

Baca Juga: Tahapan-Tahapan dalam Upaca Panggih

5. Motif Batik Grompol

Kata grompol mempunyai makna bergerombol atau berkumpul. Simbol dalam motif batik gerompol memiliki harapan agar dalam kehidupannya seperti pohon dengan bunga dan buah yang lebat. Konotasi simbol tersebut memiliki banyak anak dan rejeki. Makna simbol lain dalam motif batik grompol adalah harapan akan masa depan cerah, senantiasa mendapatkan rahmat, rukun, tentram, dan sejahtera.

Batik dengan motif grompol digunakan oleh calon pengantin wanita dalam upacara perkawinan adat jawa pada saat upacara siraman oleh calon pengantin.

6. Motif Batik Cakar Ayam

Benntuk motif batik cakar ayam berupa motif ceplok yang tersusun atas garis putus-putus, titik titik, dan variasinya. Nama motif batik ini sesuai dengan bentuknya yang menonjol dengan motif yang membentuk jari-jari (cakar) ayam.

Dimana fungsi dari cakar ayam tersebut berguna dalam upaya mencari makan. Bagaimana cara menggunakan cakarnya melambangkan semangat hidup manusia di masa mendatang. Simbol motif batik cakar ayam mengandung harapan dapat mencari nafkah sendiri. Selain itu juga memuat simbol harapan akan banyak rejeki dan anak, serta hidup tenteram dan sejahtera.

7. Motif Batik Simbar Lintang

Batik sambar lintang memiliki motif ceplok yang menggambarkan rupa angkasa dengan hiasan cahaya bintang di malam hari. Kombinasi pola batik simbar lintang terdiri dari bunga bertajuk delapan dan motif bersimbar bertajuk empat. Bentuk motif tersebut memiliki makna simbol serupa dengan jantra atau cakar. Di mana dalam kepercayaan Hindu Jawa dianggap sebagai lambang hidup yang kekal.

Batik simbar lintang dikenakan sebagai busana pengantin pria dan wanita dalam upacara sepasaran.

Simbol dalam motif batik simbar lintang memiliki harapan akan kehidupan akan pasangan pengantin yang senantiasa mendapatkan anugerah. Di mana secara lebih luas lagi bentuk anugerah yang diharakan berupa kesentosaan, kebahagiaan, makmur sandang pangan, dan sejahtera selama-lamanya.

8. Motif Batik Parang Kusuma

Kain batik dengan motif parang kusuma berupa garis diagonal dengan motif api/parang yang saling bertolak belakang dengan motif mlinjon (motif berbentuk belah ketupat). Pada bagian tengah motif api terdapat dua motif bunga kecil bertajuk tiga dan saling bertolak belakang.

Makna kata kusuma berarti bunga yang memiliki makna generasi harapan. Sedangkan parang adalah nama sebuah senjata yang dapat diartikan sebagai simbol keberanian. Motif batik parang kusuma biasanya digunakan untuk busana pengantin Kasatrian Ageng.

9. Motif Batik Semen Ageng

Semen berarti tunas yang memiliki pemkanaan sebagai tumbuhnya tanaman sehingga membuat indahnya alam. Ageng berarti besar yang memiliki pengertian hanya boleh digunakan oleh raja dan kerabatnya.

Pola batik semen ageng mempunyai motif dengan unsur meru/puncak gunung, lidah api, burung, perahu, pusaka, dan sawat/sayap. Bentuk motif batik semen ageng memiliki pengharapan akan hidup bahagia dan dapat menjadi pemimpin yang berbudi luhur. Selain itu dalam motif tersebut juga terdapat harapan akan sifat lapang dada, selalu tabah menghadapi cobaan, dan dapat menunaikan tugas sebaik-baiknya.

Penggunaan motif batik semen ageng dalam upacara adat jawa oleh pengantin pria dan wanita.

Demikianlah tadi ulasan motif batik yang digunakan pada upacara pernikahan adat jawa. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca: Lagu-Lagu Daerah dari Berbagai Wilayah di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.