Cara Menentukan Golongan dan Periode Suatu Atom Dari Konfigurasi Elektron

By | July 19, 2019

Cara Menentukan Golongan dan Periode Suatu Atom Dari Konfigurasi Elektron – Terdapat dua cara yang dapat dilakukan untuk melakukan konfigurasi elektron. Cara pertama adalah konfigurasi elektron model Bohr. Kedua adalah cara konfigurasi elektron model mekanika kuantum. Bagaimana cara menentukan golongan dan periode suatu atom dari konfigurasi elektron? Akan dibahas melalui halaman ini.

Fungsi dari konfigurasi elektron digunakan sebagai cara untuk mengetahui jumlah elektron pada setiap kulit atom. Selain itu, konfigurasi elektron dapat memberikan informasi letak golongan dan periode suatu atom. Penentuan letak golongan dan periode suatu atom lebih tepat jika menggunakan konfigurasi elektron model mekanika kuantum. Konfigurasi elektron model Bohr terlihat lebih sederhana namun tidak dapat digunakan untuk menentukan jenis elektron golongan A atau golongan B.

Golongan dan Periode Suatu Atom

Simak ulasan lebih lanjut materi cara menentukan golongan dan periode suatu atom berdasarkan konfigurasi elektron pada bahasan di bawah.

Mengenal Periode dan Golongan dan Sistem Periodik Unsur

Sistem periodik unsur disusun berdasarkan kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat. Lajur horizontal pada tabel sistem periodik unsur disebut sebagai periode. Sedangkan lajur vertikal pada tabel sistem periodik unsur disebut golongan.

Baca Juga: Cara Menentukan Jumlah Proton Neutron Elektron pada Suatu Atom

Dalam susunan tabel periodik unsur terdapat kumpulan atom atau unsur yang berada dalam susunan periode dan golongan. Jenis golongan yang berada pada tabel sistem periodik unsur meliputi golongan A (golongan utama) dan golongan B (golongan transisi). Selain itu juga ada logam – logam transisi dalam yang meliputi Lantanida dan Aktinida.

Letak periode dan golongan suatu atom dapat diketahui melalui konfigurasi elektron dengan memanfaatkan informasi nomor atom yang merujuk pada jumlah elektron.

Contoh Soal Menentukan Golongan dan Periode Suatu Atom

Sebelum ke contoh soal menentukan golongan periode suatu atom, sobat idschool perlu mengetahui cara menentukan elektron valensi dan jumlah kulit atom yang terisi elektron. Kedua informasi tersebut sangat penting untuk mendapatkan informasi letak golongan dan periode suatu atom pada tabel sistem periodik unsur.

Elektron valensi adalah elektron terakhir yang menempati kulit atom.

Baca Juga: Susunan Atom – Proton Neutron Elektron

Contoh – contoh soal berikut akan membantu sobat idschool dalam memahami cara menentukan golongan dan periode suatu atom berdasarkan konfigurasi elektron suatu atom.

Cara Menentukan Golongan dan Periode Suatu Unsur dari Konfigurasi Elektron Model Bohr

Contoh 1: Tentukan letak golongan dan periode atom Litium (Li) dengan nomor atom 3.

Melalui konfigurasi model atom Bohr diperoleh hasil konfigurasi elektron untuk atom Li adalah 3Li = 2, 1.

Elektron valensi untuk konfigurasi elektron Li adalah 1 sehingga atom Li terletak pada golongan I. Elektron valensi mengisi kulit n = 2 (kulit L) sehingga letak periode atom Li berada pada periode 2.

Cara Menentukan Golongan dan Periode Suatu Atom Dari Konfigurasi Elektron

Konfigurasi elektron model Bohr terlihat sederhana, namun memiliki kelemahan karena tidak dapat menentukan suatu atom memiliki jenis golongan A atau golongan B. Sehingga perlu model lain dalam menentukan periode dan golongan suatu atom.

Baca Juga: Konfigurasi Elektron Model Bohr dan Mekanika Kuantum

Cara Menentukan Golongan dan Periode Suatu Unsur dari Konfigurasi Elektron Model Mekanikan Kuantum

Cara menentukan letak golongan dan periode suatu atom dengan model mekanika kuantum lebih memiliki hasil yang baik. Hasil yang diperoleh dapat menentukan letak golongan baik untuk golongan A atau golongan B beserta dengan letak periodenya.

Dalam penentuan golongan dan periode suatu atom pada konfigurasi elektron model mekanika kuantum, penentuan letak periode dan golongan perlu memperhatikan kriteria berikut.

  1. Jika konfigurasi elektron berakhir pada subkulit s atau p maka unsur tersebut berada pada golongan A.
  2. Jika konfigurasi elektron berakhir pada subkulit d maka unsur terletak pada golongan B.
  3. Jika konfigurasi elektron berakhir pada subkulit f maka unsur berada pada Lantanida dan Aktinida.

Contoh 2: 12Mg = 1s2 2s2 2p6 3s2

  • Elektron valensi berada pada subkulit s artinya Mg berada pada golongan A.
  • Karena elektron valensi pada subkulit s adalah 2 elektron artinya berada pada golongan 2, tepatnya golongan 2A.
  • Elektron valensi terdapat pada kulit terluar dengan nilai n = 3, artinya Mg berada pada periode 3.

Jadi, Mg berada di golongan IIA periode 3

Contoh 3: 29Cu = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d10

  • Elektron valensi berada pada subkulit d artinya Cu berada pada golongan B.
  • Elektron valensi pada kulit terluar berjumlah 1 artinya Cu berada pada golongan I, tepatnya golongan IB.
  • Elektron valensi terdapat pada kulit terluar dengan nilai n = 4, artinya Cu berada pada periode 4.

Jadi, Cu berada di golongan IB periode 4.

Demikianlah ulasan materi terkait cara menentukan periode dan golongan suatu atom dari konfigurasi elektron. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Isotop Isobar Isoton