Struktur Ginjal

By | February 22, 2020

Tubuh manusia normal pada umumnya memiliki dua buah ginjal, yaitu ginjal kiri dan kanan. Fungsi utama ginjal adalah menyaring darah dari untuk memisahkan zat – zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh kemudian akan dikeluarkan dalam bentuk urin. Sehingga membuat ginjal termasuk sebagai organ pada sistem ekskresi, yaitu sebuah sistem pembuangan pada makhluk hidup untuk mengeluarkan zat – zat sisa yang tidak dibutuhkan tubuh seperti karbon dioksida, urea, dan racun. Ginjal terdiri atas bagian – bagian kecil penyusun struktur ginjal yang saling terhubung dan bekerja sesuai fungsinya masing – masing. Pembahasan struktur ginjal beserta fungsi pada bagiannya akan menjadi topik pembahasan halaman ini.

Bentuk ginjal seperti kacang merah dengan ukuran sekitar sekepalan tangan. Letak ginjal berada di bawah perut sebelah kanan dan kiri tulang vertebrata. Ginjal dilindungi oleh tulang rusuk dan otot punggung, serta jaringan lemak/adiposa yang mengelilingi ginjal. Besar dan berat ginjal manusia tidak seragam (bervariasi) yang dipengaruhi jenis kelamin, umur, serta ada tidaknya ginjal pada sisi lain. Pada lelaki dewasa, rata – rata berat ginjal adalah sekitar 120 – 170 gram atau kurang lebih 0,4% dari berat badan, sedangkan pada wanita dewasa, rata – rata berat ginjal adalah 115 – 155 gram (sumber: wikipedia).

Berat Ginjal Manusia

Bagaimanakah struktur ginjal sehingga bisa melakukan tugasnya dalam memproses darah menjadi urin? Melalui halaman ini sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya.

Ginjal Sebagai Sistem Urinaria

Organ ginjal terhubung dalam sistem urinaria, yaitu sistem perkemihan yang memproduksi, menyimpan, dan mengalirkan urine. Penyusun sistem urin tersusun atas ginjal, ureter, vesica urinaria/kandung kemis, dan urethra. Darah yang masuk ke dalam darah akan diproses sehingga akan terbentuk produk sisa metabolisme berupa urin.

Urin dari ginjal kemudian akan dialirkan ke tempat penampungan urin yang disebut kandung kemih (vesika urinaria) melalui ureter. Setelah kandung kemih penuh, urin kemudian akan dikeluarkan melalui saluran yang disebut uretra.

Aliran urine

Urutan jalannya urine dari ginjal:
Ginjal → Ureter → Kandung Kemih (Vesika Urinaria) → Uretra

Selain berfungsi sebagai alat ekskresi, ginjal juga berperan dalam menghasilkan hormon renin – angiotensin, erythropoietin, dan mengubah provitamin D menjadi bentuk aktif (vit.D).

Struktur Utama Ginjal: Korteks, Medula, dan Pelvis

Struktur Utama Ginjal

Bagian utama ginjal manusia terdiri dari tiga bagian yaitu korteks, pelvis, medula.

Korteks (Bagian Luar )

Bagian korteks ginjal terdapat nefron yang terdiri:

  • Badan Malphigi (glomerulus & kapsula bowman)
  • Tubulus Kontortus Proksimal
  • Lengkung Henle
  • Tubulus Kontortus Distal

Pada bagian nefron inilah terjadinya proses penyaringan ginjal menjadi urin melalui tiga tahapan yaitu filtrasi (di glomerulus), reabsorpsi (di tubulus kontortus proksimal), dan augmentasi (di tubulus kontortus distal). Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron, sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas yang mengakibatkan perembesan zat buangan menjadi banyak.

Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Medula (Sumsum Ginjal)

Medula atau sumsum ginjal disebut memiliki bentuk kerucut atau renal pyramid. Medula merupakan tempat berkumpulnya pembuluh darah kapiler dari kapsula Bowman. Di dalam medula terjadi proses reabsorbsi dan augmentasi oleh tubulus proksimal dan tubulus distal. Pada bagian medula terdapat tubulus kolektivus yang fungsinya untuk mengumpulkan urin.

Pelvis (Rongga Ginjal)

Bagian pelvis ginjal merupakan muara tubulus kolektivus yang berfungsi untuk menampung dan menyalurkan urin ke ureter. Urine yang mengalir dari rongga ginjal melalui ureter akan ditampung dalam kandung kemih (vesika urinaria) melalui ureter. Setelah penuh, urine dikeluarkan dari dalam tubuh melalui saluran uretra.

Bagian – Bagian ginjal secara lebih lengkap dapat dilihat melalui gambar berikut.

Struktur Ginjal

Baca Juga: Proses Pembentukan Urine

Struktur Nefron Ginjal – Tempat Berlangsung Penyaringan Darah

Bagian ginjal yang berperan penting dalam proses penyaringan darah dan memprosesnya sehingga terbentuk urin adalah nefron, yaitu unit fungsional terkecil dari ginjal yang terdiri atas tubulus kontortus proximal, tubulus kontortus distal, dan duktus koligentes (tubulus kolektivus). Jumlah masing – masing ginjal manusia terdiri dari sekitar 1 juta nefron yang menjalankan fungsinya secara bersamaan. Artinya, proses pembentukan urine tidak hanya terjadi di satu tempat, namun terjadi di setiap nefron yang terdapat pada ginjal.

Satu bagian nefron ginjal jika diperbesar akan terlihat seperti gambar di bawah.

Struktur Nefron Ginjal

Ginjal mendapatkan aliran darah dari aorta abdominalis yang bercabang menjadi arteri renalis. Kemudian, darah yang masuk ke dalam ginjal akan mengalami proses pemisahan zat – zat yang masih dibutuhkan tubuh dan zat – zat yang tidak dibutuhkan tubuh (termasuk zat – zat beracun).

Urutan perjalanan darah di dalam ginjal adalah sebagai berikut.

arteri renalis → arteriole aferen → glomerulus → arteriole eferen → kapiler juksta glomerular → peritubular → vena renalis

Penjelasan masing – masing bagian struktur nefron ginjal diberikan seperti berikut.

Glomerulus

Glomerulus merupakan kumpulan pembuluh darah halus yang berasal dari nadi ginjal yang berbentuk jalinan kapiler arterial. Fungsi glomerulus adalah sebagai tempat filtrasi, yaitu penyaringan darah yang akan menyaring air, garam, asam amino, glukosa, dan urea. Produk yang dihasilkan dari proses filtrasi di glomerulus adalah urin primer.

Arteriole Aferen

Letak arteriole aferen berada dekat dengan badan malphigi yang terhubung ke glomerulus dari arteri renalis. Pada arteriole aferen terdapat sel – sel jukstaglomeruler yang merupakan modifikasi otot polos.

Arteriole Eferen

Arteriole eferen merupakan ujung lain dari glomerulus. Darah yang telah disaring dari glomerulus kemudian menuju arteriol eferen. Diameter arteriol eferen lebih kecil dari arteriol aferen, hal tersebut dapat meningkatkan tekanan hidrostatik di glomerulus.

Kapsula Bowman

Peran dari kapsula Bowman adalah menyimpan sementara urin primer dari proses filtrasi yang terjadi di glomerulus. Merupakan kantong/kapsul yang membungkus glomerulus. Kapsula bowman ditemukan oleh Sir William Bowman.

Tubulus Kontortus Proksimal

Letak tubulus proksimal berada di dekat dekat kapsul Bowman. Pada tubulus kontortus proksimal terjadi proses reabsorbsi yang menyerap glukosa, garam, air, dan asam amino. Fungsi tubulus kontortus proksimal adalah untuk menghasilkan urin sekunder dengan kadar urea tinggi.

Lengkung Henle

Antara tubulus proksimal dan tubulus kontortus distal dihubungkan oleh sebuah saluran setengah lingkaran. Saluran setengah lingkaran yang menghubungkan tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distal disebut sebagai lengkung henle. Lengkung henle mempunyai peran untuk menjaga urine tidak kembali ke tubulus kontortus proksimal.

Tubulus Kontortus Distal

Tubulus distal adalah tubulus yang jauh dari badan malpighi. Pada tubulus kontortus distal terjadi proses augmentasi yang merupakan kelanjutan dari proses reabsorbsi pada tubulus kontortus proksimal. Proses yang terjadi adalah melepaskan zat – zat yang tidak berguna lagi atau berlebihan ke dalam urin sekunder dengan menghasilkan urin sesungguhnya.

Kapiler Pertibular

Kapiler peritubular berperan untuk menyerap kembali zat yang berguna seperti glukosa dan asam amino dan mengeluarkan ion mineral tertentu dan kelebihan air ke tubulus. Pertukaran melalui kapiler peritubular terjadi karena gradien kimia osmosis dan tekanan hidrostatik. Pergerakan air ke kapiler peritubular disebabkan oleh hilangnya air dari glomerulus selama filtrasi, yang meningkatkan tekanan osmotik koloid darah.

Osmolaritas darah yang lebih tinggi dalam kapiler peritubular menciptakan tekanan osmotik yang menyebabkan pengambilan air.

Tubulus Koligentes

Saluran tempat berkumpulnya tubulus koligens dengan membentuk saluran lurus yang lebih besar disebut duktus papilaris Bellini. Peristiwa penting pada tubulus koligens adalah mekanisme pemekatan atau pengenceran urin yang diatur oleh hormon antidiuretik (ADH).

Baca Juga: Faktor yang Mempengaruhi Produksi Urin

Tubulus Kolektivus

Dari tubulus distal, produk urine sesungguhnya akan mengalir melalui sistem pengumpul yang terdiri dari tubulus kolektivus, tubulus kolektivus kortikal, dan tubulus kolektivus medullaris.

Tubulus kolektivus bermula di korteks dan berakhir di medula. Dinding tubulus kolektivus tidak permeabel terhadap air, namun permeabel terhadap ADH. Kadar ADH menentukan apakah urine yang keluar akan terkonsentrasi atau encer. Peningkatan kadar ADH pada urine menandakan seseorang mengalami dehidrasi.

Tubulus kolektivus berbentuk tabung sempit panjang dalam ginjal yang menampung urin dari nefron yang siap untuk disalurkan ke pelvis menuju kandung kemih. Fungsi tubulus kolektivus adalah untuk mengumpulkan urin dari beberapa tubulus kontortus proksimal lalu dibawa ke pelvis.

Apparatus Juksta Glomerular

Pada bagian sel – sel jukstaglomelurus mempunyai kemampuan untuk menghasilkan enzim renin. Apparatus juksta glomerulus mempunyai peranan homeostatic dalam mengawasi keseimbangan ion natrium. Kelebihan natrium dalam darah akan menekan sekresi renin yang mengakibatkan penghambatan pembentukan aldosteron yang akan meningkatkan konsentrasi natrium urin.

Itulah tadi bagian – bagian penyusun struktur nefron ginjal. Ginjal tidak dapat membentuk nefron baru, jika terjadi kerusakan nefron karena trauma ginjal atau penyakit ginjal akan menyebabkan jumlah nefron akan berkurang secara bertahap. Sehingga, penting untuk kita agar selalu menjaga kondisi ginjal agar tetap bekerja dengan normal.

Itulah tadi ulasan materi struktur ginjal yang terdiri dari bahasan ginjal sebagai sistem urinaria, tiga struktur utama ginjal, dan struktur nefron ginjal (tempat dimana proses penyaringan darah berlangsung). Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Jaringan Epitel pada Hewan dan Manusia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.