Macam – Macam Sendi Berdasarkan Sifat Gerakan

By | December 17, 2019

Fungsi utama sendi dalam tubuh adalah sebagai poros anggota gerak dan memberikan kefleksibelan sehingga memungkinkan terjadi gerakan. Macam – Macam berdasarkan sifat gerakan yang dapat dihasilkan terdiri atas sinartrosis, diartrosis, dan amfiartrosis. Sinartrosis adalah jenis sendi yang tidak memungkinkan terjadi gerakan. Diartrosis adalah jenis sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan. Amfiartrosis adalah jenis sendi yang memungkikan terjadinya sedikit gerakan. Di mana saja letak sendi – sendi tersebut dalam tubuh? Melalui halaman ini, sobat idschool dapat mencari tahu lebih jauh mengenai macam – macam sendi.

Sebelumnya, ingat kembali pengertian sendi. Sendi adalah penghubung antartulang yang membuat tulang dapat digerakkan. Atau, sendi merupakan perantara antara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya sehingga tulang tersebut menyatu. Komponen penunjang persendian yaitu kapsula sendi, ligamen, tulang rawan hialin (kartilago hialin), dan cairan sinovial. Kapsula sendi adalah lapisan yang melapisi sendi dan berserabut, di bagian dalamnya terdapat rongga. Ligamen (ligamentum) adalah jaringan berbentuk pita yang tersusun dari serabut – serabut liat yang mengikat tulang satu dengan tulang lain pada sendi. Tulang rawan hialin (kartilago hialin) adalah jaringan tulang rawan yang menutupi kedua ujung tulang yang berguna untuk menjaga dari benturan. Cairan sinovial adalah cairan pelumas pada kapsula sendi.

Macam - Macam Sendi Berdasarkan Sifat Gerakan

Sendi apa yang memungkinkan kita dapat berjalan? Jenis sendi mana yang dapat memungkinkan sobat idschool melakukan gerakan tangan naik – turun? Cari tahu jawabannya melalui bahasan berikut.

Sendi yang Tidak Memungkinkan Terjadi Gerakan – Sinartrosis

Sinartrosis sering disebut juga sebagai sendi mati. Bagian tulang yang dihubungkan oleh jenis sendi ini tidak mempunyai kemungkinan untuk terdapat gerakan. Contohnya adalah persendian pada tulang belakang dan antarsegmen tulang belakang. Jenis sendi yang tidak memungkinkan terjadinya gerakan (sinartrosis) terdiri atas dua macam yaitu sinartrosis sinfibrosis dan sinartrosis sinkondrosis. Pengelompokan sinartrosis menjadi dua macam didasarkan pada jaringan penghubung antar tulangnya.

Sendi Mati - Sinartrosis

Sinartrosis sinfibrosis: sinartrosis yang menghubungkan antar tulang dengan jaringan ikat fibrosa, contoh: persendian tulang tengkorak.

Sinartrosis sinkondrosis: sinartrosis yang menghubungkan antar tulang dengan tulang rawan, contoh: hubungan antarsegmen pada tulang belakang.

Baca Juga: Sistem Gerak Manusia

Sendi yang Memungkikan Adanya Gerakannya – Diartrosis

Diartrosis adalah jenis sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan, sering disebut juga sebagai sendi gerak. Hubungan antar tulang yang terdapat jenis sendi ini memungkinkan terjadi banyak gerakan sehingga memungkinkan sobat idschool untuk melakukan berbagai kegiatan seperti melompat, menulis, berjalan, dan lain sebagainya. Macam – macam sendi gerak terdiri atas sendi engsel, sendi peluru, sendi putar, sendi geser, dan sendi pelana.

Sendi Engsel adalah hubungan antartulang yang dapat digerakan satu arah berupa maju atau mundur. Contoh: persendian siku, persendian lutut, dan persendian antar ruas jari tangan.

Sendi Engsel

Sendi Peluru adalah hubungan antartulang yang dapat digerakkan ke segala arah. Contoh: persendian antara tulang paha dan tulang gelang panggul, persendian pangkal lengan atas (tulang lengan) dan gelang bahu (tulang belikat).

Sendi Peluru

Sendi Putar adalah yaitu hubungan antartulang yang dapat digerakan secara rotasi. Contoh: persendian tulang tengkorak dan tulang atlas, persendian tulang hasta dan tulang pengumpil.

Sendi Putar

Sendi Geser adalah hubungan antartulang yang memungkinkan gerakan tulang yang satu menggeser pada tulang yang lain. Contoh: pada persendian antar tulang karpal, persendian antar tulang belakang.

Sendi Geser

Sendi Pelana adalah hubungan antartulang yang dapat digerakkan ke dua arah yang saling tegak lurus. Contoh: persendian tulang tumit dan tulang kering, persendian pada telapak tangan dan jari tangan.

Sendi Pelana

Sendi yang Memungkinkan Sedikit Gerakan – Amfiartrosis

Amfiartrosis sering disebut juga sebagai sendi kaku. Bagian tulang yang dihubungkan oleh jenis sendi ini mempunyai sedikit kemungkinan untuk terdapat gerakan. Contohnya adalah persendian antara fibula dan tibia, hubungan antara ruas – ruas tulang belakang. Jenis sendi yang memungkinkan terjadi sedikit gerakan (amfiartrosis) terdiri atas dua macam yaitu sindesmosis dan simfisis.

Sendi Kaku - Amfiartrosis

Sindesmosis adalah hubungan antar tulang oleh jaringan ikat serabut dan ligamen, contoh persendian antara fibula (tulang betis) dan tibia (tulang kering).

Simfisis adalah hubungan antar tulang oleh jaringan tulang rawan yang berbentuk seperti cakram, contoh: hubungan antara ruas – ruas tulang belakang.

Demikianlah tadi ulasan mengenai jenis – jenis sendi yang dilihat berdasarkan kemungkinan gerakan yang dapat ditimbulkan, berdasarkan sifatnya, dan berdasarkan strukturnya. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Cara Kerja Otot Bisep dan Trisep

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.