Perbedaan Unsur, Senyawa, dan Campuran

By | October 25, 2019

Fungsi dari mempelajari perbedaan unsur senyawa campuran adalah agar sobat idschool dapat membedakan mana yang objek yang merupakan unsur, merupakan senyawa, atau merupakan campuran. Untuk mengenali suatu objek termasuk unsur, senyawa, atau campuran dapat dilihat dari materi penyusunnya. Apa perbedaan dari tiga objek berupa unsur, senyawa, dan campuran? Melalui halaman ini, sobat idschool dapat mencari tahunya lebih jauh.

Sebelum ke pembahasan perbedaan unsur senyawa campuran, kenali dulu objek yang ada di sekitar sobat idschool. Semua objek yang ada disekitar kita tersusun oleh materi – materi. Apa itu materi? Yaitu objek yang menempati volume dan memiliki massa. Wujud dari materi itu sendiri dapat berupa benda padat, cair maupun gas. Jika sobat idschool mengamati lingkungan di sekitar, maka sobat idschool akan dapat menemukan banyak sekali materi baik yang anda sadari seperti batu, besi, kayu, kertas maupun yang tidak kita sadari seperti oksigen dan air. Benda – benda tersebut dapat dikenali sebagai benda padat, cair, atau gas.

Benda Padat Cair dan Gas

Contoh benda padat adalah batu, kayu, besi, plastik. Untuk benda cair meliputi air, minyak, oli, sirup, dan lain sebagainya. Sedangkan benda gas meliputi udara yang kita gunakan untuk bernafas yaitu oksigen, helium, argon, nitrogen, karbon dioksida, dan masih banyak lagi yang lainnya. Itulah beberapa objek yang dapat sobat idschool temui di lingkungan sekitar sobat idschool.

Selanjutnya, terdapat kelompok objek yang merupakan unsur, objek yang merupakan senyawa, dan objek yang merupakan campuran. Untuk dapat mengenali perbedaan unsur, senyawa, dan campuran pelajari bahasan pengertian unsur, pengertian senyawa, dan pengertian campuran. Jangan lewatkan juga bahasan perbedaan unsur senyawa campuran yang akan diberikan setelah pembahasan pengertian masing – masing unsur, senyawa, dan campuran.

Pada bagian akhir bahasan juga akan diberikan contoh soal cara menentukan unsur, senyawa, dan campuran. Jadi, simak bahasannya sampai akhir.

Pengertian Unsur

Unsur adalah zat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi unsur lain yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Suatu unsur memang tidak dapat dipisahkan lagi menjadi zat yang lebih sederhana. Namun, gabungan unsur dapat membuat suatu zat yang disebut senyawa. Banyak sekali unsur yang ada di alam semesta, tercatat bahwa bumi memiliki lebih dari unsur yang telah berhasil ditemukan oleh beberapa ilmuwan. Unsur yang berhasil ditemukan terbagi dalam tiga kelompok besar yaitu unsur logam, unsur non – logam, dan unsur semi logam.

Pengertian Unsur

Karakteristik utama dari unsur logam adalah berupa zat padat, dapat berperan sebagai penghantar listrik yang baik, dan mempunyai titik didih atau titik leleh yang tinggi. Untuk unsur non logam memiliki karakteristik dapat berupa zat padat, cair, atau gas dan bukan merupakan penghantar listrik dan panas yang baik. Sedangkan unsur semi logam memiliki karakteristik berupa zat padat namun teksturnya lebih rapuh dibandingkan unsur logam, sebagai isolator (saat suhu rendah), dan sebagai konduktor (saat suhu tinggi).

Contoh zat yang termasuk sebagai unsur:

  1. Unsur logam: Besi (Fe), Emas (Au), Perak (Ag), Alumunium (Al)
  2. Unsur Non logam: Hidrogen (H), Oksigen (O), Florin (F), Karbon (C)
  3. Unsur Semilogam: Boron (B) Semilogam, Arsen (As) Semilogam

Pengetian Senyawa

Senyawa terbentuk dari reaksi kimia oleh beberapa unsur dan dapat dipisah menjadi unsur atau senyawa lain melalui reaksi kimia. Dalam bahasan kimia, senyawa dapat diartikan sebagai zat kimia murni yang terdiri dari dua atau beberapa unsur, di mana zat tersebut dapat dipecah – pecah lagi menjadi unsur – unsur pembentuknya dengan reaksi kimia tersebut. Atau dapat disederhanakan dalam pengertian bahwa senyawa adalah zat yang tersusun oleh dua unsur atau lebih yang berbeda dan dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana melalui suatu reaksi kimia.

Misalnya pada senyawa air (H2O) yang dapat dipisahkan melalui reaksi kimia menjadi unsur penyusunnya yaitu hidrogen dan oksigen.

Pengertian Senyawa

Berdasarkan asal pembentukkannya, senyawa digolongkan menjadi dua jenis, yaitu senyawa organik dan senyawa anorganik. Senyawa organik berasal dari makhluk hidup. Sedangkan senyawa anorganik berasal dari sumber daya mineral yang terdapat di bumi.

Contoh senyawa organik:

  1. Alkohol: C2H5OH
  2. Cuka Makanan: CH3COOH (Asam Asetat)
  3. Gula: C12H22O11
  4. Urea: CO(NH2)2

Contoh senyawa anorganik:

  1. Air (H2O)
  2. Garam dapur: NaCl (Natrium klorida)
  3. Karbon dioksida: CO2

Pengertian Campuran

Campuran adalah zat yang terdiri dari dua zat atau lebih dari zat berbeda tanpa adanya reaksi kimia yang terjadi. Campuran terbentuk melalui penggabungan dua macam zat yang dapat dipisahkan secara fisik. Proses pemisahan zat dalam campuran dapat dilakukan melalui penyaringan.

Pengertian Campuran

Contoh campuran:

  1. Pasir dalam air
  2. Susu bubuk cokelat dalam air yang sering kamu santap setiap hari

Baca Juga: Penyebab Hujan Asam

Perbedaan Unsur, Senyawa, dan Campuran

Secara keseluruhan pengertian dari unsur adalah zat yang tidak dapat diuraikan lagi, senyawa adalah gabungan dua atau lebih unsur berbeda, dan campuran adalah gabungan dua atau lebih zat berbeda (bisa senyawa dengan senyawa, senyawa dengan unsur, atau unsur dengan senyawa). Lebih lengkapnya, perbedaan unsur senyawa campuran diberikan seperti pada tabel berikut.

Perbedaan Unsur, Senyawa, dan Campuran

Untuk lebih memperdalam pemahaman sobat idschool, perhatikan contoh soal menentukan unsur, senyawa, dan campuran pada latihan soal berikut.

Contoh Soal Menentukan Unsur, Senyawa, dan Campuran

Contoh 1 – Membedakan Unsur, Senyawa, dan Campuran

Perhatikan gambar berikut!

Contoh Soal Menentukan Unsur Senyawa dan Campuran

Berdasarkan gambar, campuran, senyawa, dan unsur secara berurutan ditunjukkan oleh angka …. (Soal UN SMP/MTs/Sederajat 2017)
A.    (1) – (2) – (3)
B.    (2) – (3) – (1)
C.    (2) – (1) – (3)
D.   (3) – (2) – (1)

Pembahasan:

Campuran adalah adalah zat yang terdiri dari dua zat atau lebih dari zat berbeda tanpa adanya reaksi kimia yang terjadi. Gambar yang menunjukkan campuran adalah gambar (3).

Senyawa adalah zat kimia murni yang terdiri dari dua atau beberapa unsur, di mmana zat tersebut dapat dipecah – pecah lagi menjadi unsur – unsur pembentuknya dengan reaksi kimia tersebut. Gambar yang menunjukkan senyawa adalah gambar (2).

Unsur adalah zat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi unsur lain yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Gambar yang menunjukkan unsur adalah gambar (1).

Jadi, berdasarkan gambar, campuran, senyawa, dan unsur secara berurutan ditunjukkan oleh angka (3) – (2) – (1).

Jawaban: D

Sekian ulasam materi tentang perbedaan unsur senyawa campuran, telah dilengkapi pula tabel perbedaan unsur, senyawa, dan campuran dan contoh soal cara mengetahui unsur, senyawa, dan campuran yang sering menjadi soal pertanyaan. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Keuntungan Mekanis Pesawat Sederhana