Pronomina (Kata Ganti)

By | December 21, 2018

Pronomina (Kata Ganti) – Penggunaan kata ganti dalam Bahasa Indonesia cukup sering dilakukan. Pembahasan tentang kata ganti pada pelajaran Bahasa Indonesia sering disebut dengan promina. Pengertian pronomina adalah kata yang digunakan untuk mengganti panggilan pada orang atau menyebut benda. Menurut laman wikipedia, kata ganti atau pronomina diartikan sebagai sebuah kata yang berfungsi sebagai pengganti dari jenis-jenis kata benda atau frasa nomina. Contoh kata yang termasuk pronomina adalah aku, dia, kamu, dan lain sebagainya.

Pronomina dapat berperan sebagai kata ganti untuk objek atau subjek tertentu. Ada dua jenis pronomina yang akan dibahas pada ulasan di halaman ini. Kedua jenis pronomina tersebut adalah pronomina persona dan pronomina posesiva? Apa perbedaan dari keduanya? Bagaimana cara menggunakan kedua promina tersebut pada kondisi yang tepat? Untuk mengetahuinya, sobat dapat menyimaknya melalui pembahasan promina melalui halaman ini.

Kata Ganti - Pronomina

Pronomina Persona (Kata Ganti Orang)

Jenis pronomina pertama yang akan dibahas adalah pronomina persona atau kata ganti orang. Fungsi dari pronomina persona digunakan untuk menggantikan penyebutan orang. Atau, pronomina persona digunakan untuk menyatakan penyebutan/pemanggilan kepada seseorang atau beberapa orang.

Contoh kata yang termasuk dalam pronomina persona adalah saya, kamu, kita, dia, kalian, mereka, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak kata ganti orang tersebut, pronomina persona dikelompokkan ke dalam tiga kelompok. Tiga jenis pronomina persona meliputi kata ganti orang pertama, kata ganti orang kedua, dan kata ganti orang ketiga. Kata ganti orang pertama adalah subjek yang menyatakan pernyataan. Kata ganti orang kedua adalah subjek yang diajak berbicara oleh orang pertama. Sedangkan kata ganti orang ketiga adalah subjek yang dibicarakan.

Masing-masing jenis kata ganti orang dikelompokkan lagi ke dalam dua kelompok, yaitu jamak dan tunggal. Sehingga, total kelompok kata pronomina persona adalah enam kelompok. Enam Kelompok Pronomina Persona (Kata Ganti Orang):

Jenis-jenis kata ganti orang

Berikut ini adakan diberikan beberapa contoh penggunaan kata yang termasuk dalam pronomina persona pada kalimat yang benar.

Kata Ganti Orang Pertama Tunggal

  • Saya sangat setuju dengan adanya pemberantasan pornografi melalui internet karena sudah sangat meresahkan.
  • Aku mempunyai seorang kakak yang bekerja di perusahaan besar.

Kata Ganti Orang Pertama Jamak

  • Kita semestinya dapat bersikap lebih baik kepada tamu dalam menyambut kunjungannya.
  • Kami sudah bekerja di sini sejak perusahaan baru dirintis.

Kata Ganti Orang Kedua Tunggal

  • Apakah kamu mengenali kakek di ujung jalan itu?
  • Selamat, Anda resmi diterima sebagai salah satu mahasiswi kedokteran tahun ini.
  • Akhir-akhir ini, engkau terlihat begitu murung.

Kata Ganti Orang Kedua Jamak

  • Bagaimana kabar kalian?
  • Kalian akan memetik hasil jerih payah di kemudian hari.

Kata Ganti Orang Ketiga Tunggal

  • Ibu guru selalu menasehati muridnya agar rajin belajar setiap hari.
  • Beliau sudah mengajar di sekolah ini sejak tahun 1990.
  • Dia adalah orang yang sangat ramah.

Kata Ganti Orang Ketiga Jamak

  • Mereka berwisata ke Kota Semarang untuk menghabiskan liburan akhir tahun.
  • Keluarga saya sudah menganggap mereka seperti keluarga sendiri.

Pronomina Posesiva (Kata Ganti Kepemilikan)

Ulasan berikutnya adalah kata ganti kepemilikan atau yang biasa disebut pronomina posesiva. Fungsi dari kata ganti kepemilikan adalah untuk menunjuk kepemilikan suatu benda. Caranya dengan menambahkan kata akhiran – ku, – mu, atau – nya setelah kata benda.

Kata Ganti Milik - Pronomina Posesiva

Seperti dengan jenis nama dari sebutan kata ganti ini, kata ganti kepemilikan digunakan untuk menyatakan kepunyaan atau milik. Contoh kata yang termasuk dalam pronomina posesiva adalah bukuku, topinya, rumahnya, mobilku, dan lain sebagainya.

Contoh kata ganti kepemilikan dalam kalimat (pronomina posesiva):

  • Jeanny meminjam bukuku karena dia ingin mengejar ketinggalan pelajaran.
  • Komputernya baru saja diperbaiki tetapi masih saja tidak berfungsi dengan baik.
  • Dani, sepedamu tertinggal di rumahku.

Kata Ganti Petunjuk (Pronomina Demonstrativa)

Jenis kata ganti ketiga yang akan diulas adalah pronomina demonstrative. Pengertian dari pronomina demonstrativa atau yang lebih kita kenal sebagai kata ganti petunjuk adalah kata ganti yang digunakan untuk menunjuk suatu benda, lokasi atau tempat.

Kata Ganti Petunjuk - Pronomina Demonstrativa

Contoh kata yang termasuk dalam pronomina demonstrativa adalah ini, itu, sana, sini, begini, begitu. Sedangkan penggunaan kata tersebut dalam kalimat dapat dilihat seperti berikut ini.

  • Kami akan menbangun rumah di sini.
  • Jika semua murid rajin belajar begini, Indonesia akan memiliki banyak generasi penerus yang berkualitas.
  • Barang ini sangat berharga bagi ayah.

Kata Ganti Tanya (Pronomina Interogativa)

Berikutnya adalah jenis pronomina interogativa atau kata ganti tanya. Penggunaan kata ganti tanya berfungsi untuk menggali informasi. Informasi yang dibutuhkan dapat berupa apa saja, seperti peristiwa, kejadian, atau hal penting lainnya. Contoh kata ganti interogativa adalah apa, bagaimana, kapan, mengapa, siapa, dan di mana.

Kata Ganti Tanya - Pronomina Interogativa

Contoh penggunaan kata ganti tanya (Pronomina Interogativa) dalam kalimat:

  • Siapa orang yang datang bersamamu tadi pagi?
  • Bagaimana jika kita mengambil semester pendek liburan nanti?

Kata Ganti Penghubung (Pronomina Relativa)

Kata ganti ini digunakan dan berfungsi menjadi penghubung antara 2 kalimat, meliputi kalimat awal dan kalimat akhir atau yang sering disebut sebagai induk kalimat dan anak kalimat. Contoh kata yang termasuk dalam kata ganti penghubung adalah yang.

Kata Ganti Penghubung - Pronomina Relativa

Contoh kalimat yang menggunakan kata ganti penghubung (pronomina relativa):

  • Rumah yang sedang diperbaiki itu adalah rumahku.
  • Baju yang baru saja kering ini akan besok saya gunakan ke pesta.

Kata Ganti Tidak Tentu

Ulasan terakhir yang akan diberikan adalah kata ganti tak tentu. Jenis kata ganti yang digunakan untuk benda ataupun orang yang tak terbatas jumlahnya. Contoh kata ganti tidak tentu adalah seseorang, para, sesuatu, masing-masing. Ada kata ganti tidak tentu yang dapat digunakan untuk benda dan orang, contohnya masing-masing. Ada juga kata ganti tidak tentu yang hanya dapat digunakan untuk benda atau orang, seperti para (untuk orang), seseorang (untuk orang), sesuatu (untuk benda).

Kata Ganti Tidak Tentu

Contoh kata ganti tidak tentu dalam kalimat akan diberikan seperti kalimat berikut.

  • Semua anak membawa bekal masing-masing.
  • Para siswa sibuk belajar untuk mempersiapkan ujian nasional.
  • Ayah mempunyai sesuatu untukku karena hari ini adalah hari ulang tahunku.
  • Seseorang akan berkunjung ke rumahku nanti malam.

Demikianlah ulasan tentang pronomina atau kata ganti yang meliputi pronomina persona (kata ganti orang), pronomina posesiva (kata ganti kepemilikan), pronomina demonstrative (kata ganti petunjuk), dan pronomina interogative (kata ganti tanya). Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Kalimat Majemuk Setara Beserta Pola SPOK