Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Penawaran

By | June 25, 2020

Penawaran adalah upaya produsen sebagai penjual untuk menjual suatu barang/jasa pada berbagai tingkat harga dalam waktu tertentu. Produk berupa barang/jasa yang ditawarkan dengan tingkat harga barang/jasa memiliki hubungan sebanding. Pernyataan ini sesuai dengan hukum penawaran dalam keadaan ceteris paribus. Ceteris paribus adalah keadaan di mana faktor – faktor yang mempengaruhi penawaran dalam keadaan tetap/normal.

Bunyi hukum penawaran menyatakan apabila terdapat kenaikan harga jual barang/jasa maka jumlah penawaran akan barang/jasa tersebut akan bertambah. Sebaliknya, apabila terjadi penurunan harga jual suatu barang/jasa maka jumlah penawaran barang/jasa yang ditawarkan akan berkurang. Bunyi hukum penawaran tersebut dapat digambarkan melalui sebuah kurva yang disebut kurva penawaran.

Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Penawaran dalam Kurva Penawaran

Penawaran produk suatu barang atau jasa bisa naik atau turun. Berubahnya penawaran suatu produk barang atau jasa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi penawaran? Daftar dan penjelasan faktor tersebut diberikan seperti pada ulasan di bawah.

Baca Juga: Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Biaya produksi

Faktor pertama yang mempengaruhi jumlah penawaran adalah biaya produksi dari suatu barang atau jasa itu sendiri. Apabila biaya produksi suatu barang atau jasa tinggi maka produsen akan mengurangi jumlah produksi barang. Akibatnya, penawaran produk untuk pasar juga akan berkurang.

Kondisi sebaliknya, apabila biaya produksi suatu barang atau jasa relatif rendah makan produsen dapat memproduksi dalam jumlah banyak. Sebagai hasil dari dampak tersebut akan membuat penawaran akan barang atau jasa menjadi bertambah. Dalam kata lain, jumlah penawaran akan mengalami peningkatan.

Baca Juga: Kegiatan Ekonomi

Teknologi

Teknologi juga dapat menjadi faktor yang mempengaruhi penawaran. Semakin baik/tinggi teknologi yang digunakan untuk kegiatan produksi akan meningkatkan jumlah produksi. Rendahnya teknologi yang digunakan dapat menghambat produksi suatu barang/jasa, sehingga jumlah produksi menjadi terbatas.

Teknologi yang semakin baik dapat meningkatkan kualitas dan jumlah suatu barang atau jasa. Akibatnya, penawaran akan produk barang/jasa tersebut akan meningkat. Sebaliknya, penggunaan teknologi yang kurang baik akan mempengaruhi proses produksi. Hasil produksi dan kualitasnya menjadi terbatas. Sehingga, penawaran akan produk menjadi berkurang/menurun.

Baca Juga: 3 Cara Menghitung Pendapatan Nasional

Prediksi/Ekspektasi Pasar

Prediksi atau ekspektasi pasar dapat menimbulkan harapan untuk memperoleh keuntungan/laba. Adanya harapan untuk memperoleh keuntungan atau laba ini akan mendorong produsen dalam meningkatkan produksinya. Tingginya hasil produksi dapat memperbesar peluang mendapat keuntungan lebih banyak. Produksi yang meningkat ini akan mengakibatkan peningkatan jumlah penawaran pula.

Kondisi sebaliknya juga dapat terjadi. Apabila prediksi pasar menunjukkan harapan kecil untuk mendapat keuntungan/laba maka produsen akan mengurangi jumlah produksinya. Berkurangnya produksi suatu barang/jasa akan mengurangi penawaran akan produk barang/jasa terkait.

Baca Juga: Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi

Harga Barang

Hukum penawaran menyatakan hubungan sebanding antara harga barang dan jumlah penawaran.

Semakin tinggi harga barang akan membuat jumlah penawaran meningkat. Hal ini dikarenakan, harga barang yang tinggi dapat menghasilkan keuntungan yang lebih banyak. Penawaran yang banyak akan memperbesar kemungkinan untuk mendapat keuntungan semakin banyak.

Harga barang yang rendah akan mempengaruhi jumlah keuntungan menjadi terbatas. Akibatnya, penawaran akan barang/jasa dengan harga relatif rendah akan berkurang.

Baca Juga: Masalah Pokok Ekonomi

Kebijakan Pemerintah

Pemerintah cukup memegang peranan penting dalam mengatur kegiatan ekonomi. Campur tangan pemerintah dalam kegiatan pasar terdapat pada dan kebijakan pemerintah seperti larangan impor, monopoli usaha vitas, pajak, dan lain sebagainya.

Sebagai contoh, penerapan pajak yang besar akan suatu produk barang/jasa. Semakin tinggi besar pajak akan mengakibatkan jumlah penawaran produk barang/jasa tersebut menurun. Semakin rendah pajak suatu barang/jasa akan mengakibatkan jumlah penawaran produk/jasa menjadi berkurang.

Baca Juga: Perbedaan Kebijakan Fiskal dan Moneter

Jumlah Produsen

Faktor yang mempengaruhi penawaran berikutnya adalah jumlah produsen. Faktor ini terkait dengan jumlah produksi suatu barang/jasa. Jumlah produsen dan jumlah produksi menunjukkan hubungan senilai/sebanding

Semakin banyak produsen suatu barang/jasa akan meningkatkan jumlah hasil produksi. Kondisi ini akan mengakibatkan pasar mendapat jumlah penawaran yang meningkat. Sedikitnya jumlah produsen yang memproduksi suatu barang/jasa akan membuat pasar mengalami penurunan penawaran.

Demikianlah tadi ulasan mengenai faktor – faktor yang mempengaruhi penawaran beserta penjelasannya. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

Baca Juga: 4 Macam Sistem Ekonomi

Category: SMA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.